Perjalanan Yogyakarta-Kebumen Via Purworejo

Jalan Raya Yogyakarta-Wates-Purworejo-Kutoarjo-Kebumen merupakan Jalan Nasional yang menghubungkan antar wilayah di selatan Pulau Jawa. Jalan ini masih menjadi pilihan utama meskipun Jalan Daendels Pantai Selatan sudah lebih dahulu ada. Jalan ini menjadi jalur utama transportasi umum yang melewati wilayah selatan Pulau Jawa

Jalan Wates Yogyakarta

Perjalanan dimulai dari kota Yogyakarta ke arah barat melewati Jalan Wates. Kondisi jalan yang dilalui cukup lebar dan beraspal baik hingga tiba di kota Wates kabupaten Kulon Progo. Hanya sedikit terlihat adanya tambalan jalan dan nyaris tidak ada lubang di jalan raya. Kondisi jalan seperti ini cukup nyaman bagi pengguna kendaraan beroda dua khususnya sepeda motor. Jalan Wates sebelum Sungai Progo terbagi dalam dua wilayah kabupaten yaitu kabupaten Sleman dan kabupaten Bantul. Batas wilayah antara kabupaten Bantul dengan kabupaten Kulon Progo adalah Jembatan Bantar yang membelah Sungai Progo. Sebelum Jembatan Bantar dari arah Yogyakarta, ada wisata kuliner menarik untuk dicicipi yang bernama Sate Bantar. Setelah Jembatan Bantar pun ada kuliner menarik lainnya yaitu Soto Pak Ismo, soto khas Kulon Progo. Dari kota Wates, kendaraan terus melaju ke arah barat. Kondisi jalan mulai menyempit menjadi satu lajur namun tetap dalam kondisi baik.

Gerbang Kabupaten Purworejo

Jalan Lingkar Purworejo kondisinya sudah lebih baik dari beberapa tahun yang lalu karena telah dilakukan pengecoran jalan. Penggantian jalan aspal ke jalan cor semen dikarenakan struktur tanah yang labil ketika basah dan tidak mampu menahan beban yang berat. Kondisi jalan cor semen tidak semulus jalan aspal namun lebih baik dibandingkan kondisi jalan yang berlubang dan bergelombang. Keluar dari Jalan Lingkar Purworejo menuju ke arah terminal Purworejo, kondisi jalan sudah dibuat 2 (dua) lajur dan kondisinya sudah cukup baik. Namun beberapa kilometer berselang, jalan kembali menjadi 1 (satu) lajur dan banyak terdapat tambalan jalan.

Baca Juga  Penjelasan Rute Jogja-Tawangmangu

Mendekati perbatasan antara kabupaten Purworejo dengan kabupaten Kebumen terdapat kuliner menarik yang disebut dengan Dawet Ireng khas Purworejo. Warung Dawet Ireng yang cukup legendaris bernama Warung Pak Wagiman yang berada di timur Jembatan Butuh. Tidak heran bila warung tersebut disebut Dawet Jembut atau Dawet Jembatan Butuh.

Persimpangan Menuju Kota Kebumen

Gerbang masuk wilayah kabupaten Kebumen telah dilewati namun kondisi jalan masih belum baik. Tepatnya di daerah Prembun, kondisi jalan cukup sempit dan banyak tambalan lubang di sebelah kiri dan kanan jalan. Hal ini mengurangi kenyamanan dalam berkendaran khususnya kendaraan beroda dua. Beberapa titik jalan yang berlobang hanya dilingkari dengan garis putih dan tidak segera diperbaiki. Kondisi jalan mulai membaik setelah melewati kota kecamatan Kutowinangun hingga mendekati kota Kebumen. Perjalanan berakhir di kota Kebumen setelah memilih jalan lurus dari persimpangan menuju Jalan Lingkar Selatan Kebumen. Kesimpulannya total lama perjalanan dari kota Yogyakarta menuju ke Kebumen melalui Purworejo membutuhkan waktu 2,5-3 jam. (text/foto: annosmile)

 

Ada 1 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Umami:

    Berapa jam ini mas?

Kirim pendapat