Wedang Ronde

Wedang Ronde
3.8 (75%) 4 votes

Nama Wedang Ronde sepertinya sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Di beberapa wilayah di Indonesia sudah banyak restoran, rumah makan, warung makan, dan pedagang keliling yang menjajakan minuman ini. Asal usul minuman Wedang Ronde sudah sulit ditelusuri berasal dari daerah mana. Namun yang pasti minuman ini pertama kali banyak ditemukan di beberapa kota di Jawa Tengah.

Wedang Ronde merupakan minuman tradisional masyarakat Jawa selain jamu. Wedang merupakan bahasa jawa yang berarti minuman sedangkan Ronde merupakan bulatan yang terbuat dari adonan tepung beras yang didalamnya terdapat kacang giling.

Setiap daerah, Wedang Ronde yang disajikan hampir sama bentuknya. Sebagian besar disajikan dengan menggunakan cawan atau sejenis mangkuk yang berukuran kecil, jarang ditemukan penjual wedang ronde yang menggunakan gelas. Dalam secangkir atau satu cawan wedang ronde berisi air seduhan jahe hancur bercampur sereh, ronde, buah kolang kaling, kacang goreng yang sudah dibersihkan kulitnya, potongan roti tawar berbentuk dadu, serta cairan gula sebagai pemanis.

Tidak ada rahasia dalam resep pembuatan Wedang Ronde dan cukup mudah untuk membuatnya sehingga banyak penjual Wedang Ronde di berbagai sudut-sudut kota dan obyek wisata. Harga Wedang Ronde cukup terjangkau oleh kantong bila kita menikmatinya di pinggir jalan yang dijual oleh pedagang keliling. Namun bila kita membelinya di restoran atau rumah makan pasti harganya cukup mahal karena disajikan secara mewah. Meskipun tidak ada perbedaan yang mencolok rasa dan komposisi Wedang Ronde diantara kedua jenis penjual tersebut.

Minuman yang disukai berbagai kalangan ini cocok untuk menghangatkan tubuh di tempat yang berudara dingin. Ketika Wedang Ronde masuk ke dalam tubuh, bagian tenggorokan dan sekujur badan terasa hangat oleh efek jahe. Selain itu minuman ini cocok untuk menambah stamina dan menjaga kesehatan tubuh secara alami. (text/foto: annosmile)

Ada 5 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. applausr:

    saya suka kolang kalingnya tuh… kalau dingin dingin enaknya minum ini… bedanya apa sama sekoteng…:)

  2. marsudiyanto:

    Sayangnya, wedang ronde yg dijual di kaki lima kadang sudah dicampuri zat kimia, terutama pemanisnya

  3. arya:

    di Jakarta jarang yg begini. hiks kangen masa2 di Jogja.

  4. atmo:

    jadi inget kalo ke Klaten malam2, di alun2 ada Ronde Bu Indri, luaris tenan…panas seger…

  5. house residence:

    area jawa timur ada gak pengen coba tapi klo yang jual cuma ada di pedangang kaki lima mungkin gak deh buat aku takut ama kimianya

Kirim pendapat