Watu Tumpeng Kinahrejo Sleman, Daya Tarik Wisata Yang Penuh Coretan

Watu Tumpeng Kinahrejo Sleman, Daya Tarik Wisata Yang Penuh Coretan
1.3 (26.67%) 3 votes

Watu Tumpeng atau Batu Tumpeng merupakan salah satu daya tarik Wisata Lava Merapi Kinahrejo selain puncak Kinahrejo, petilasan rumah almarhum Mbah Maridjan, dan Watu Alien. Watu atau batu ini memiliki keunikan dimana selama beberapa tahun masih keluar asap panas dan tercatat masih mengeluarkan sedikit asap hingga tahun 2012. Saat ini Watu Tumpeng sudah padam dan aman dikunjungi wisatawan.

Watu Tumpeng Merapi atau Kinahrejo berada di dalam kawasan Wisata Lava Merapi Desa Wisata Kinahrejo atau secara administratif dusun Kinahrejo, desa Umbulharjo, kecamatan Cangkringan, kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.

Suasana Sekitar Watu Tumpeng Kinahrejo Sleman

Lokasi Watu Tumpeng Kinahrejo berjarak sekitar 100 meter dari petilasan rumah almarhum Mbah Maridjan yang terkena terjangan awan panas erupsi Gunung Merapi pada tahun 2010 lalu. Akses menuju ke batu ini dapat dilakukan dengan berjalan kaki ke arah timur dari petilasan rumah almarhum Mbah Maridjan atau bila menggunakan kendaraan roda dua mengikuti petunjuk arah menuju tempat tersebut dari pintu masuk.

Pengunjung Berfoto Di Depan Watu Tumpeng Kinahrejo Sleman

Watu Tumpeng Kinahrejo Sleman merupakan bongkahan batu yang berasal dari luncuran awan panas Gunung Merapi pada erupsi tahun 2010. Bongkahan batu ini paling besar diantara batuan lain yang ada disekitarnya. Penamaan batu tersebut didasari atas bentuk batu yang condong segitiga dan mirip seperti tumpeng. Selama lebih dari satu tahun, Batuan Watu Tumpeng masih membara dan mengeluarkan asap panas dari dalam batu. Tercatat pada tahun 2012 batu ini masih mengeluarkan asap dan belum aman didekati. Saat ini, bara api di batuan ini telah padam, dingin, dan tidak mengeluarkan asap dari dalam lagi. Pengunjung cukup aman dan diperbolehkan mendekati tempat ini dan berfoto di atasnya.

Watu Tumpeng Kinahrejo Sleman Dipenuhi Coretan

Kondisi Watu Tumpeng Kinahrejo Sleman saat ini dipenuhi dengan corat-coretan yang tidak bertanggungjawab. Corat coretan tersebut dibuat dengan menggunakan spidol, tipex, hingga cat permanen. Entah sejak kapan corat coret tangan jahil ini mulai ada pada batu tersebut. Hal ini cukup mengganggu keindahan dan batu tersebut terlihat tidak menarik. Orang-orang yang datang sekedar penasaran dengan Watu tumpeng kemudian tanpa berlama-lama segera meninggalkan tempat ini. (text/foto: annosmile)

INFORMASI
Watu Tumpeng Merapi
Dusun Kinahrejo, desa Umbulharjo, kecamatan Cangkringan, kabupaten Sleman, DI Yogyakarta

Kirim pendapat