Sarapan Nasi Koyor Di Warung Pak Wagimin Ungaran

Berhenti sejenak di kota Ungaran untuk mencari sarapan pagi, pandangan kami tertuju pada sebuah warung sempit yang terlihat ramai dibandingkan warung-warung yang ada disebelahnya. Hanya ada dua alasan mengapa warung tersebut ramai, satu karena masakannya enak dan satunya lagi adalah harganya cukup murah. Kami pun langsung bergegas menuju warung makan Pak Wagimin yang terlihat ramai tersebut.

Warung Makan Pak Wagimin beralamat di Aluun Aluun 49 Ungaran, kabupaten Semarang. Menyediakan menu utama berupa nasi koyor, nasi opor, soto ayam, dan sebagainya.

Warung Makan Pak Wagimin Dari Depan

Benar saja, Warung pak Wagimin yang sempit tersebut hanya mampu menampung pengunjung kurang dari 10 orang dan itupun harus berdesak-desakan. Satu atau dua orang yang sedang berdiri ternyata sedang mengantri tempat duduk. Kami pun harus ikut mengantri untuk menunggu tempat duduk kosong.

Tidak lama kemudian kamipun mendapatkan tempat duduk dan segera memesan menu yang tersedia. Rata-rata orang yang mampir di warung makan Pak Wagimin tidak berlama-lama berada di dalam warung dan segera meninggalkan lokasi. Tentu saja alasan utama karena suasana ruangan warung yang sempit dan tidak nyaman untuk berlama-lama berada disana.

Beragam Lauk di Warung Makan Pak Wagimin

Saya memilih nasi rames koyor karena jarang menemui makanan ini di kota asal saya yaitu Yogyakarta. Diantara teman yang menghindari koleserol dan lemak memilih nasi opor dan soto ayam. Tanpa menunggu lama sepiring nasi rames koyor tersaji dihadapan saya. Porsi nasi di Warung Makan Pak Wagimin cukup banyak dengan potongan koyor (lemak daging sapi) yang cukup melimpah.

Baca Juga  Kalimilk, Cita Rasa Baru Olahan Susu Sapi

Kami pun segera menyantap pesanan masing-masing karena sudah cukup lapar dan terlambat sarapan pagi. Untuk ukuran orang lapar, porsi makan di Warung Makan Pak Wagimin cukup mengenyangkan, apalagi bila menambah lauk tambahan yang tersedia di meja makan. Lauk tambahan yang dimaksud seperti tempe goreng, tempe bacem, bakwan goreng, perkedel, dan sebagainya.

Nasi Rames Koyor

Rasa masakan di Warung Makan Pak Wagimin cukup lezat dengan cita rasa masakan mirip dengan warung tegal. Nasi rames koyor yang saya makan pun terasa empuk dan tidak alot seperti nasi koyor yang pernah saya cicipi sebelumnya. Sayur ditambahkan dalam Nasi rames koyor pun tidak ada dominasi rasa atau terkesan rasanya merata. Sepertinya masakan di daerah Ungaran terpengaruh cita rasa masakan dari daerah pantura Jawa Tengah.

Selesai menikmati sarapan nasi rames koyor, suasana berubah menjadi pengab dan panas. Sepertinya kami sedikit melupakan suasana di dalam Warung Makan Pak Wagimin ketika menikmati sarapan. Akhirnya kami tidak berlama-lama berada di dalam Warung pak Wagimin  dan segera meninggalkan lokasi. Harga yang dipatok warung ini murah dan cocok untuk orang yang berkantong tipis. Tidak heran bila warung ini selalu penuh dengan pembeli yang datang dan pergi. (text/foto: annosmile)

Ada 1 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Idah Ceris:

    Nyong belum pernah makan nasi koyor. Kalau Kopyor lha sering. Hehehe

    Semoga Pak Wagimin segera menambah ruang untuk warungnya ya.Biar pembeli makannya bisa santai.

Kirim pendapat