Tugu Ngejaman Kraton Yogyakarta

Tugu Ngejaman Kraton Yogyakarta
3.5 (70%) 2 votes

Tugu Ngejaman Kraton Yogyakarta merupakan sebuah monumen atau tugu yang dibangun di barat Masjid Kagungan nDalem Rotowijayan atau di dekat pintu masuk bagian Keben Kraton Yogyakarta. Tugu ini dibangun di dalam pagar setinggi dua meter lebih dan pada bagian atas terdapat jam tua yang menunjukkan arah waktu. Menurut informasi yang ada, tugu ngejaman merupakan hadiah atau persembahan untuk Sultan Hamengku Buwono VIII (delapan).

Tugu atau Prasasti Ngejaman Kraton Yogyakarta terletak di Jalan Rotowijayan pada persimpangan jalan menuju pintu masuk wisata masuk ke Kraton Yogyakarta dan disebelah masjid Kagungan Ndalem Rotowijayan.

Situs Tugu Ngejaman Kraton Yogyakarta

Saya mencoba mengamati lebih dekat mengenai Tugu Ngejaman Kraton tersebut. Tugu ini dikelilingi oleh pagar besi dan jarang mendapat perhatian wisatawan ketika mengunjungi ke dalam Kraton Yogyakarta. Lokasinya yang sedikit tersembunyi dengan pagar setinggi hampir 2 meter dan kadang tertutup oleh pedagang yang membuka lapak atau kendaraan wisata yang sedang diparkir.

Tugu Ngejam Kraton merupakan persembahan dari masyarakat Tionghoa kepada Sultan Hamengkubuwono VIII

Prasasti Tugu Ngejaman Kraton Yogyakarta

Bila diperhatikan pada tugu tersebut terdapat prasasti atau tulisan. Jam tua yang sekarang masih berfungsi ditaruh diatas tugu dimana dibagian paling atas terdapat logo atau lambang Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Prasasti pada dinding tugu terdapat tulisan yang ditulis dengan huruf Jawa, huruf latin, dan huruf china.

Berikut isi yang tertulis pada prasasti di Tugu Ngejaman Kraton Yogyakarta, “Persembahan dari paguyuban para pegawai pemerintah dan masyarakat Tionghoa yang bertempat tinggal di wilayah Ngayogyakarta Hadiningrat dalam rangka memperingati hari penobatan Sri Sultan Hamengku Buwono VIII tepat dua windu, pada hari Senin Wage Tanggal 29 bulan Jumadilawal tahun Alip 1867 atau 17 Agustus 1936”.

Ada 5 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Zippy:

    Saya pernah sih lewat situ, tapi gak perhatikan secara detail, hahaha… :))
    Waktu itu sih masih sibuk mainin Hp dan update status di Facebook atau Friendster gitu :lol: *masih jaman2nya ngalai :lol:

  2. anazkia:

    Kakaknyaaaaaaaaaaa, rajin BW sekarang :)
    Masih rajin terus jalan-jalannya :)

    Nanti kalau mampir Jogja lagi ajak ke mari, yah, No? :)

  3. Triunt:

    kapan2 mampir lah *fastreading* :D

  4. pututik:

    ini informasi berharga mas, saya sudah lama tinggal di yogyakarta kok kurang memperhatikan lokasi tugu ngajeman itu. next day kalo saya kesana nyoba nyari kesana.

  5. dayskun:

    Mau nanya, itu di jalan rotowijayan ada tempat batik ya? Ada yang tau ga, teleponnya? terima kasih sebelumnya, jangan lupa mampir ke blog saya :-D

Kirim pendapat