Tradisi Suro di Sleman

Tradisi Suro di Sleman
5 (100%) 1 vote

Bulan Suro atau Muharram merupakan bulan pertama atau bulan baru dalam kalender penanggalan Jawa/Islam.  Beberapa tradisi berkembang berkenaan dengan peringatan bulan ini dan sebagian menjadi wisata religi serta budaya. Berikut tradisi peringatan bulan Suro di sekitar Sleman antara lain:

1. Tradisi Suran Kirab Mbah Demang

Salah Satu Barisan Prajurit Kirab Mbah Demang Sleman

Tradisi Suran Kirab Mbah Demang merupakan tradisi turun temurun yang diselenggarakan dalam menyambut bulan Suro dalam penanggalan Jawa. Waktu pelaksanaannya pada awal bulan Suro. Tradisi ini diselenggarakan di desa Banyuraden, kecamatan Gamping, kabupaten Sleman. Acara utama tradisi ini adalah pasar malam selama dua minggu kemudian ditutup dengan ritual kirab pusaka peninggalan Mbah Demang Cokrodikromo.

Baca artikel selengkapnya di Tradisi Suran Kirab Mbah Demang Di Banyuraden Sleman

2. Upacara Adat bathok Bolu Alas Ketonggo

Upacara Adat bathok Bolu Alas Ketonggo merupakan tradisi turun temurun yang diselenggarakan dalam menyambut bulan Suro dalam penanggalan Jawa. Waktu pelaksanaannya pada awal bulan Suro. Tradisi ini diselenggarakan di petilasan Alas Ketonggo Bathok Bolu, dusun Sambiroto, desa Purwomartani, kecamatan Kalasan, kabupaten Sleman.

Baca artikel selengkapnya di Upacara Adat Bathok Bolu Alas Ketonggo

Ada 2 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. geguritan:

    pernah nih aku lihat tradisi ini,, tapi lupa pas mampir kemana ya?

  2. Emitia HM:

    Sayang udah kelewat ya, harus nunggu tahun depan buat nonton _

    keren juga kayaknya walau kadang satu suro kesannya serem gara-gara suzana . haha

Kirim pendapat