Apa Saja Tradisi Malam 1 Suro Di Sekitar Yogyakarta

Apa Saja Tradisi Malam 1 Suro Di Sekitar Yogyakarta
4 (80%) 1 vote

Tradisi atau kegiatan menyambut Malam 1 (Satu) Suro atau Tahun Baru Suro/Muharram Di sekitar Yogyakarta/Jogja antara lain :

Ritual Mubeng Beteng Kraton Yogyakarta

Kraton Yogyakarta menyelenggarakan Lampah Budaya Mubeng Beteng atau jalan membisu (tapa bisu) mengelilingi bangunan benteng kraton untuk menyambut tahun baru 1 suro. Tradisi ini juga bertujuan sebagai permohonan doa untuk keselamatan dan kesejahteraan untuk rakyat Kraton Yogyakarta.

Ritual Mubeng Beteng Puro Pakualaman

Kadipaten Puro Pakualaman menyelenggarakan “Lampah Ratri Mubeng Beteng Kadipaten Pakualaman” atau jalan mengelilingi bangunan benteng kraton sebagai permohonan doa untuk kesejahteraan Kadipaten Pakualaman, KGPAA Pakualam X, seluruh keluarga kraton, dan rakyatnya. Acara diawali dengan pagelaran wayang kulit dan diakhiri dengan kirab mengelilingi beteng kraton Pakualaman.

Tradisi Malam 1 Suro Makam Raja-Raja Kotagede

Warga Kotagede yang tinggal di area Makam Raja-Raja Mataram Kotagede menyelenggarakan kegiatan doa bersama menyambut tahun baru suro atau muharram. Rangkaian acara di tempat ini cukup beragam mulai dari pembersihan diri melalui mandi di Sendang Seliran Kotagede, doa bersama, dan ditutup dengan pembagian bubur Suro atau jenang Suro.

Peringatan 1 Suro Pantai Parangtritis

Peringatan Malam 1 Suro Pantai Parangtritis berlokasi di kawasan Cepuri Parangkusumo dan sekitar area Pantai Parangtritis.

Kirim pendapat