Manisnya Tongseng Ayam Kampung Warung Sudimoro Bantul

Manisnya Tongseng Ayam Kampung Warung Sudimoro Bantul
5 (100%) 1 vote[s]

Kuliner tongseng ayam memang jarang terdengar ketimbang tongseng kambing. Di sisi lain, banyak orang beranggapan bahwa kurang mantap bila menikmati tongseng selain menggunakan daging kambing. Namun pendapat tersebut seakan tidak berarti ketika melihat keramaian Warung Sudimoro yang menyediakan menu utama berupa tongseng dan gulai ayam kampung.

Warung Tongseng dan Gulai Ayam Kampung “Sudimoro” terletak di Jalan Jendral Sudirman No 2 Bantul atau diselatan Pasar Bantul. Buka mulai pukul 08.00 hingga pukul 15.00 WIB. Sudimoro dalam bahasa Indonesia berarti bersedia mampir.

Warung Tongseng Ayam Sudimoro Dari Depan

Kami langsung memarkir sepeda motor ketika melewati Warung Tongseng dan Gulai Ayam Kampung “Sudimoro” yang terletak di selatan Pasar Bantul. Untung saja bukan jam makan siang sehingga suasana warung tidak begitu ramai. Kami langsung memasuki warung dan mencari tempat duduk yang masih kosong. Menu yang tersedia hanyalah tongseng dan gulai ayam kampung, kami disuruh memilih salah satu atau keduanya.

Meskipun hanya ada menu utama berupa tongseng dan gulai, di Warung Sudimoro tersaji beberapa makanan pendamping seperti krupuk, lumpia, tempe benguk goreng dan pisang goreng yang menarik untuk dicicipi. Minuman yang tersedia pun tidak kalah menarik diantaranya teh tubruk gula batu dan jeruk gula batu. Sambil menunggu pesanan tiba, kami duduk-duduk santai di warung yang terlihat sederhana ini.

Baca Juga  Goa Sunan Mas Bantul Dan Beberapa Versi Ceritanya

Warung Tongseng dan Gulai Ayam Kampung Sudimoro berdiri sejak tahun 1967 atau dekade tahun 60an. Mugirah (alm) sebagai pemilik membangun usaha ini dengan bahan baku utama ayam kampung dan saat ini dilanjutkan oleh cucunya. Tujuan membangun usaha ini cukup sederhana yaitu untuk memenuhi keinginan penderita darah tinggi dan kolesterol tinggi agar bisa menikmati gulai dan tongseng tanpa khawatir akan penyakitnya.

Suasana Warung Tongseng Ayam Sudimoro

Tidak berapa lama, beberapa porsi tongseng dan gulai ayam kampung tersaji di meja makan. Proses pemasakan tongseng dan gulai di Warung Sudimoro ini menggunakan cara tradisional dan modern. Artinya selain menggunakan kompor gas, juga menggunakan arang dan keren/anglo dan alat yang dipakai untuk memasak menggunakan wajan dan kuali. Teknik memasak yang cukup menarik dan membuat kami tidak sabar untuk segera mencicipinya.

Dari penampilannya, sepintas tidak jauh berbeda dengan gulai dan tongseng kambing. Tongseng dan gulai ayam kampung disajikan dengan taburan bawang goreng dan potongan kubis. Warna kuah tongseng dan gulai ayam kampung tidak berbeda dengan tongseng dan gulai kambing kebanyakan. Dominasi rasa manis hadir dalam masakan ini dan ini merupakan salah satu cirikhas tongseng dan gulai di kawasan Bantul.

Sajian Tongseng Ayam Sudimoro

Potongan daging ayam kampung yang berasal dari ayam jantan cukup besar memberikan kesan mantap saat menyantapnya. Tekstur daging ayam kampung yang sedikit alot, kesat, dan kenyal susah dibedakan dengan daging kambing yang memiliki tekstur yang hampir serupa. Namun kita tidak perlu khawatir karena daging ayam kampung sudah cukup empuk untuk dimakan karena telah melewati proses pelunakan.

Baca Juga  Tung...Tak...Tung...Jazz Ngayogjazz 2014 Kembali Ke Brayut

Saat mencicipi kuahnya, terasa bumbu yang sama dengan tongseng dan gulai kambing. Dominasi rasa manis hadir diantara bumbu-bumbu yang dicampurkan dalam tongseng dan gulai ayam kampung ini. Hal ini merupakan ciri khas rasa makanan tradisional dan pedesaan di kawasan Bantul dan sekitarnya. Secara keseluruhan tongseng dan gulai ayam kampung di Warung Sudimoro menarik untuk dicicipi dan disarankan bagi penderita tekanan darah tinggi yang ingin menikmati tongseng dan gulai dengan rasa daging mirip daging kambing. Harga yang ditawarkan cukup murah dan sebanding dengan rasanya. (text/foto: annosmile)

== Harga

Sekitar Rp10.000,-/porsi

INFORMASI
Warung Tongseng dan Gulai Ayam Kampung "Sudimoro"
Jl. Jendral Sudirman No 2 Bantul (selatan Pasar Bantul)

Jam Buka
Setiap hari pukul 08.00 s/d 15.00 WIB

Ada 1 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. EventJogja Dot Com:

    wah tujuan berdirinya warung sangat mulia :D
    btw, kayaknya memang masih jarang tongseng ayam kampung, kapan2 bisa dicoba :D

Kirim pendapat