Tikungan Irung Petruk, Istirahat Sejenak Sambil Melihat Pemandangan Alam

Tikungan Irung Petruk merupakan daya tarik wisata tambahan saat melewati Jalur Solo-Selo-Borobudur (SSB). Alasan pemberian nama kawasan ini dengan tokoh pewayangan karena bentuk tikungan yang tajam dan meliuk-liuk mirip dengan organ bagian hidung salah satu tokoh pewayangan Jawa yaitu Petruk. Keberadaan kawasan ini sudah cukup lama walaupun hanya sebagai tempat berhenti sejenak untuk berfoto atau mengambil gambar kemudian melanjutkan perjalanan.

Tikungan Irung Petruk berada di dusun Genting II, desa Genting, kecamatan Cepogo, kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Lokasi Tikungan Irung Petruk berada di Jalur Solo-Selo-Borobudur (SSB) tepatnya di daerah Cepogo Boyolali. Tikungan ini akan dilewati oleh pengguna jalan apabila menuju ke kecamatan Selo dari kota kecamatan Cepogo. Tanda akan melewati kawasan ini adalah saat melewati jalan yang menanjak kemudian menikung dengan tajam pertama kali sekitar 1 (satu) kilometer setelah Pasar Cepogo.

Kawasan Tikungan Irung Petruk ini sebenarnya sudah lama dikenal sebagai jalur tikungan tajam yang menanjak pada jalur utama menuju kawasan Selo Boyolali. Dahulu kala tikungan ini dikenal sebagai tikungan menanjak tajam yang berbahaya karena kondisi jalan yang sempit dan rusak akibat sering dilewati oleh truk penambang pasir Gunung Merapi. Tikungan ini sempat populer dengan daya tarik wisata wahana atraksi Flying Fox sejauh 200 meter di tepi jalan. Namun karena minimnya peminat dan kurangnya pengelolaan, atraksi flying fox ini tutup dan peralatannya rusak. Sisa-sia tiang penyangga flying fox masih ada dan dibiarkan hingga sekarang.

Baca Juga  Paya Lebar Road Singapura

Seiring berjalannya waktu, pemerintah melakukan pembangunan dan pelebaran Jalur Solo-Selo-Borobudur (SSB) yang berdampak pada pembangunan di kawasan Tikungan Irung Petruk ini. Pembangunan jalan dilakukan dengan pelebaran jalan dan mengubah struktur jalan dengan semen cor. Pada bagian atas tikungan dibangun Patung Petruk sebagai tanda berada di kawasan Tikungan Irung Petruk berikut area parkir disampingnya untuk berhenti atau sebagai tempat beristirahat (rest area). Area parkir yang ada mampu menampung 6-8 kendaraan roda empat dan belasan kendaraan roda dua. Kawasan rest area Tikungan Irung Petruk ini menarik disinggahi pada pagi hari atau saat pemandangan Gunung Merapi tidak tertutup awan atau kabut.

Daya tarik baru di sekitar kawasan Tikungan Irung Petruk adalah Taman Petruk Boyolali. Letak obyek wisata baru ini berada di atas bukit samping Tikungan Irung Petruk. Tempat ini cocok untuk bersantai sejenak, berfoto dengan pemandangan alam, dan menikmati hidangan makanan minuman yang ditawarkan oleh pengelola obyek wisata ini. Namun perlu diingat pengunjung harus mengeluarkan dana lebih daripada hanya sekedar beristirahat sejenak di tepi jalan atau area parkir Tikungan Irung Petruk. (text/foto: annosmile)

Kirim pendapat