Telaga Swiwi Dieng, Danau Kembar Riwayatmu Kini

Telaga Swiwi Dieng, Danau Kembar Riwayatmu Kini
2.5 (50%) 2 votes

Telaga Swiwi merupakan salah satu danau yang berada di Dataran Tinggi Dieng yang jarang didengar oleh para wisatawan. Kawasan telaga atau danau yang terbentuk secara alami ini berukuran cukup kecil dan belum lama dibuka menjadi obyek wisata. Saat ini Telaga Swiwi menjadi salah satu spot favorit memancing di sekitar Dataran Tinggi Dieng karena beberapa waktu lalu disebar bibit ikan.

Telaga Swiwi merupakan danau yang terbentuk secara alami di desa Pekasiran, kecamatan Batur, Dataran Tinggi Dieng kabupaten Banjarnegara. Dinamakan Telaga Swiwi karena bentuk telaga yang mirip sayap membentang atau “swiwi” dalam bahasa jawa. Kawasan Telaga Swiwi berdekatan dengan sumur PLTU Geo Dipa, Gunung Nagasari dan kawah Sileri.

Pemandangan Telaga Swiwi Dieng

Lokasi Telaga Swiwi berada di tepi jalan menuju ke obyek wisata Kawah Sileri dan wisata air terjun serta air panas Sirawe Bitingan. Rute dari area Kompleks Candi Arjuna menuju ke arah barat melewati Jalan Raya Dieng-Batur. Sebelum tiba di lokasi telaga akan melewati salah satu instalasi PLTU Geodipa Dieng di sebelah kanan jalan. Area parkir yang disediakan obyek wisata ini cukup terbatas hanya menggunakan tepian telaga saja.

Pemandangan Telaga Swiwi Dieng terbilang cukup alami dan belum mengalami pembangunan di tepian telaga. Tanaman enceng gondog dan sejenisnya tumbuh subur di tepian telaga. Beberapa potongan bambu yang dipergunakan untuk membuat karamba dan rakit dibiarkan teronggok di tepian dan daratan telaga. Sebuah rakit dibiarkan bersandar sedikit di tengah telaga, entah apa maksudnya. Sedikit yang membuat saya kaget ketika mengetahui area Telaga Swiwi hanya tidak separuhnya saat berbincang dengan seseorang di kawasan telaga tersebut.

Saat ini luas Telaga Swiwi hanya tersisa sebagian karena sebagiannya telah hilang diterjang banjir lumpur beberapa tahun yang lalu dan saat ini lahan tersebut telah beralih fungsi menjadi lahan pertanian penduduk.

Rakit Bambu di Telaga Swiwi Dieng

Penyebab terjadinya penutupan sebagian area Telaga Swiwi oleh banjir lumpur saat musim hutan. Banjir lumpur tersebut merupakan efek negatif pengalihan fungsi hutan menjadi lahan pertanian yang membuat kawasan pegunungan tidak mampu menahan derasnya air hujan. Pembukaan lahan hutan disebabkan alasan penambahan lahan pertanian kentang yang tumbuh subur dan berpotensi di Dataran Tinggi Dieng. Cukup disayangkan sebagian wilayah telaga yang tertutup timbunan lumpur kemudian beralih fungsi menjadi lahan pertanian.

Walaupun hanya tersisa sebagian, pemandangan alam dari Telaga Swiwi masih cukup indah dengan berlatar sebuah bukit atau gunung kecil. Walaupun bukit tersebut hampir seluruhnya menjadi lahan pertanian penduduk, masih menunjukkan sisa-sisa keindahannya dengan guratan-guratan teraseringnya.

Aktivitas Memancing Di Telaga Swiwi Dieng

Dibeberapa sudut tepi telaga banyak orang sedang memancing ikan di kawasan telaga Swiwi. Menurut salah satu orang yang sedang memancing ikan, kawasan telaga ini sering digunakan untuk lomba memancing dan beberapa waktu lalu pemerintah daerah melepas ikan beberapa kuintal di telaga ini. Sepertinya Telaga Swiwi berpotensi untuk dikembangkan sebagai wisata minat khusus yaitu wisata memancing.

Tebing Persawahan Di Dekat Telaga Swiwi Dieng

Kondisi Telaga Swiwi sebenarnya tergolong kritis karena sebagian wilayahnya telah berkurang dan beralihfungsi menjadi lahan pertanian. Sisa-sisa keindahan yang ada membuat Telaga Swiwi tidak terlihat sebagai kawasan yang harus segera diselamatkan. Entah kapan pemerintah penduli akan kelestarian alam dan melakukan reklamasi untuk mengembalikan kondisi Telaga Swiwi menjadi seperti semula. (text/foto: annosmile)

Ada 2 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. applausr:

    bener saya juga tidak pernah mendengar ini nih… tapi tempat ini kayaknya cocok buat foto foto ya ….

  2. ngodod:

    heh, kapan ngajak aku mlaku2?

Kirim pendapat