Please disable any ad-blocker you are using in your browser.

Menikmati indahnya Telaga Sarangan

Menikmati indahnya Telaga Sarangan
3 (60%) 1 vote

Telaga Sarangan merupakan salah satu obyek wisata yang cukup terkenal di Kabupaten Magetan. Letaknya berada di kaki gunung Lawu dan memiliki iklim yang sejuk. Pesonanya cukup indah dan menjadi salah satu tujuan wisata daerah bagi keluarga dan anak sekolah. Kami berencana mengunjunginya sekaligus mengunjungi rumah kawan yang berada di kota Magetan.

Telaga Sarangan adalah sebuah telaga alami yang terletak di kaki Gunung Lawu tepatnya di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Memiliki jarak kurang lebih 20 kilometer dari arah barat kota Magetan. Telaga ini luasnya sekitar 30 hektar dan berkedalaman sekitar 30 meter. Memilki iklim sejuk dengan suhu udara rata – rata antara 18 hingga 25 derajat Celsius.

Untuk menuju Telaga Sarangan, kami menempuh perjalanan sejauh 3 jam dari kota Yogyakarta dengan melewati jalur Tawangmangu-Sarangan yang membelah kaki Gunung Lawu. Bila kendaraan tidak kuat menanjak disarankan memutar melewati jalur Solo-Sragen-Magetan karena lebih landai. Kami baru tiba di Telaga Sarangan malam hari setelah sore hari bersantai di kota Magetan. Pagi hari sebelum matahari terbit, kami terbangun dari tidur dan keluar dari penginapan untuk berjalan-jalan santai mengelilingi Telaga Sarangan.

Suasana masih terasa gelap dan kabut pegunungan cukup tebal menutupi pandangan. Perjalan-lahan matahari keluar dari celah bukit sisi timur dan berangsur-angsur kabut mulai menghilang. Udara dingin perlahan – lahan berubah menjadi sejuk terkena hangatnya sinar matahari. Suasana tepi telaga mulai ramai orang-orang yang berlalu lalang mempersiapkan warung dagangannya.

Telaga Sarangan Dari Area Penginapan

Jalan setapak yang mengelilingi Telaga Sarangan cukup jauh dan melelahkan. Namun, hal ini tidak terasa ketika kami menemukan sebuah warung kecil di pinggir jalan untuk menikmati secangkir kopi tubruk panas khas daerah Sarangan sambil beristirahat sejenak. Sambil makan panganan khas Sarangan yaitu nasi pecel yang dijual oleh ibu – ibu yang menjual dagangannya dengan digendong. Setelah cukup beristirahat kami meneruskan jalan – jalan mengelilingi telaga. Sesekali kami berpapasan dengan para wisatawan yang menyewa kuda.

TeamTouring in Telaga Sarangan

Setelah hampir mengelilingi telaga, kami berhenti di tepian telaga yang menghadap gunung Lawu dan mengambil beberapa foto. Kemudian nongkrong sejenak di tepian telaga sambil menikmati udara pagi yang segar. Melihat kapat boat yang berjalan menyusuri tepian telaga.

Lokasi sisi sebelah timur Telaga Sarangan cukup strategis, selain bisa melihat pemandangan Telaga Sarangan tanpa terhalang apapun dengan latar kawasan penginapan dan Gunung Lawu dibelakangnya. Di dekat area tempat kami beristirahat ini terdapat banyak penjual makanan khas obyek wisata yang sudah mulai menggelar dagangannya.

Kios cinderamata menjual beranekaragam kerajinan khas kabupaten Magetan seperti pakaian seperti kaos, celana, dan baju bergambar telaga Sarangan, kerajinan kalung, gelang , gantungan, dan sebagainya.

Kemudian kami berjalan melewati pedagang pusat oleh – oleh khas Telaga Sarangan seperti brem, kripik, dan tentu saja pakaian bergambar telaga Sarangan. Harga yang ditawarkan cukup terjangkau untuk para wisatawan dan bisa ditawar. Di dekat tempat ini terdapat jasa persewaan perahu boat yang digunakan untuk berkeliling Telaga Sarangan yang ditengahnya terdapat sebuah gundukan tanah yang membentuk sebuah pulau kecil yang berukuran sebesaer rumah. Kami meneruskan perjalanan menuju ke penginapan untuk berkemas dan melanjutkan perjalanan. (text/foto: annosmile)

Ada 13 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. seno:

    jadi inget kampung halaman. dikampung saya di dukuh Telaga, desa Karang cegak, Purbalingga, Jawa Tengah juga ada kali yang indah kayak gitu. salam. seno.

  2. garundang:

    pasti asik ya.. bisa liat2 pemandangan yang alami :(

  3. xero:

    wah sudah jauh berbeda sekali telaga sarangan sekarang ini, maklum saya terakhir kesana masih SD hehehehe

  4. lathifulamri:

    wah,gak bener ini…

    ini gak bener..

    aku kok gak di ajak….

  5. nina:

    jadi pingin kesana lagi…(^_^)
    waktu itu sempet sewa kuda N kapal boat
    ya paling asik waktu makan sekoteng malem2 disana ..

    • annosmile:

      maen kesana lagi aja
      udah mau liburan panjang kan! :D

  6. masaduki:

    he jarene nek menyang telogo sarangan nganggo speda motor matic dilarang, opo bener? aku wingi rencana arep mrono durung terealisasi. bener opo ora speda motor matic dilarang karo polisi?

  7. lambang s:

    maz,masih ada tempat ngga buat tanggal 24&25 desember 2010 & perkamarnya bisa di isi brp orang

  8. wisanggeni:

    @lambang s: call aja ke H.RAHAYU =(0351)888136

  9. wisanggeni:

    @lambang s: call aja ke H.RAHAYU =(0351)888136/081335733377

  10. pratman:

    jadi ingin plng aja padahal desember kmrn baru dari kampung d gorang gareng
    sayang ndak sempat mapir pdhl udah sampai jln sawo cari kerajinan kulit

  11. Ambar Ndut:

    Jdi pengen PULKAM ku dlu kesarangan 3 taon yg lalu kira2 msih kyak dlu gak yah…….jdi pgen mkan sate kelinci Eeehmmmm nyummi

  12. Heri Rudiantoni:

    sobat q pingin tau keandaan skg gimana keindahan telaga sarangan skg masih alami kah seperti taun 94 waktu aku kesana soalanya setelah lebaran pingin kesana kemabali tolong infonya ya,,,,,,,,trim

Kirim pendapat

error: Content is protected !!