Telaga Giri Kediwung, Jangan Terpaku Pada Foto Yang Beredar Di Instagram

Telaga Giri Kediwung, Jangan Terpaku Pada Foto Yang Beredar Di Instagram
3.5 (70%) 2 vote[s]

Telaga Giri Kediwung merupakan danau kecil yang terbentuk secara alami diantara perbukitan kapur tenggara Bantul. Keberadaannya belum lama dikembangkan menajadi kawasan wisata untuk melengkapi daya tarik wisata utama Bukit Panguk Kediwung. Foto-foto telaga ini yang beredar di sosial media khususnya instagram cukup menarik minat wisatawan untuk mampir di tempat ini

Telaga Giri Kediwung terletak di dusun Kediwung, desa Mangunan, kecamatan Dlingo, kabupaten Bantul, DI Yogyakarta 55783.

Lokasi Telaga Giri Kediwung berada di tepi jalan utama menuju kawasan wisata Bukit Panguk Kediwung. Posisi obyek wisata ini berada diantara bukit Panguk Kediwung dengan percabangan jalan utama menuju ke obyek wisata lain yaitu Bukit Mojo Gumelan. Cukup mudah menemukan tempat ini karena telaga terlihat jelas dari tepi jalan. Area parkir yang disediakan masih terbatas namun cukup menampung beberapa kendaraan roda empat dan belasan kendaraan roda dua.

Telaga Giri Kediwung memiliki luas sekitar 2 (dua) hektar dan hampir seukuran embung atau danau buatan yang dibangun di sekitar wilayah Yogyakarta. Bedanya, telaga ini terbentuk secara alami diantara diantara bebatuan kapur. Sumber air pengisi telaga datau danau kecil ini adalah mayoritas berasal dari air hujan dan sedikit sekali berasal dari sumber air. Sehingga tidak heran bila pada akhir-akhir musim kemarau telaga ini mengering menjadi seperti lapangan sepakbola. Wakyu yang tepat saat mengunjungi telaga ini adalah ketika pertengahan musim hujan hingga menjelang akhir musim penghujan. Pada saat ini tampungan air memenuhi kawasan telaga dan membuat pemandangan telaga tampak lebih luas dan menarik untuk dilihat.

Baca Juga  Jembatan Sesek Manukan-Ngentakrejo, Salah Satu Jembatan Penyebrangan Bambu di Sungai Progo

Kawasan wisata Telaga Giri Kediwung dikembangkan oleh masyarakat setempat secara swadaya. Pembangunan dimulai dengan area parkir dan akses jalan menuju tepi danau atau telaga. Pada sisi barat telaga dibangun jembatan bertuliskan Telaga Giri Kediwung dan digunakan sebagai tempat foto selfie. Selain itu dibangun pula jembatan bambu yang tepat memblah tengah-tengah telaga untuk menuju sisi seberang telaga. Rencana selanjutnya adalah membuat suasana sekitar telaga lebih teduh dan rimbun agar dapat digunakan untuk bersantai pada siang hari.

Momentum terbaik untuk berfoto di Telaga Giri Kediwung adalah saat pagi menjelang matahari terbit dimana sebagian permukaan atau hampir seluruhnya tertutup kabut tipis. Hanya saja momentum ini tidak setiap hari dan hanya terjadi ketika menjelang musim kemarau saja. Tidak heran bila banyak wisatawan yang kecewa dan merasa datang sia-sia ketika kondisi Telaga Giri Kediwung idak sesuai apa yang dipromosikan di sosial media. Mereka datang di waktu yang tepat dan mendapati kondisi telaga dalam keadaan surut, kurang air, tidak berkabut, dan belum tertata dengan baik. Namun wisatawan tidak perlu khawatir karena di sekitar Kediwung masih banyak obyek wisata lain yang menarik untuk dijelajahi dan digunakan sebagai lokasi foto dan selfie.

Secara keseluruhan Telaga Giri Kediwung dapat menjadi wisata pelengkap dan alternatif ketika berwisata ke Bukit Panguk Kediwung. Tempat ini dapat dikunjungi sebelum menuju ke Bukit Panguk Kediwung atau sesudah mengunjungi Bukit Panguk Kediwung. (text/foto: annosmile)

Retribusi
  • Parkir Motor ; Rp 2.000,-
  • Parkir Mobil : Rp 5.000,-
  • Spot Selfie : *belum ada retribusi*
Baca Juga  Profil Desa Wisata Kemuning Gunungkidul

*update Mei 2019*

INFORMASI
Telaga Giri Kediwung
Dusun Kediwung, desa Mangunan, kecamatan Dlingo, kabupaten Bantul, DI Yogyakarta 55783

Ada 1 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. tatakata:

    Berarti memang harus cari waktu dan momen yg pas ya kalau mau dapet hasil foto yg bagus kayak di instagram2 itu hehe

Kirim pendapat