Tari Rampak Topeng Klana Kraton Kasepuhan Cirebon

Rate this post

Tari Rampak Topeng Klana Kraton Kasepuhan Cirebon adalah satau satu pertunjukkan tari yang ditampilkan dalam Festival Seni Budaya Klasik di Bangsal Sewatama Puro Pakualaman Yogyakarta. Dalam penampilannya di bangsal Sewatama, Tari Rampak Topeng Klana dimainkan oleh lima orang laki-laki dengan kostum yang sama.

Tari Rampak Topeng Klana merupakan seni tari tradisional khas Cirebon. Asal usulnya, Tari Rampak Topeng Klana diciptakan oleh para walisongo sebagai media dakwah atau syiar agama Islam di daerah Cirebon.

Pementasan Tari Rampak Topeng Klana Kraton Kasepuhan Cirebon di Festival Seni Budaya Klasik

Tari Topeng Rampak Klana atau Rahwana Kraton Kasepuhan Cirebon yang dimainkan adalah Sebuah tarian yang menggambarkan seseorang yang telah berhasil mencapai puncak karirnya. Sehingga dengan mudah dapat meraih segala kebutuhan hidupnya baik harta, tahta maupun asmara yang merupakan simbol keduniawian sekaligus gambaran puncak fase kehidupan manusia yang selalu berkelanadalam kebebasan dari pengaruh hawa nafsunya.

Tari Rampak Topeng Klana pada mulanya merupakan seni tari tradisional masyarakat Cirebon  yang secara spesifik menonjolkan penggunaan penutup muka berupa topeng atau kedok oleh para penari pada waktu pementasannya. Sebagai seni tradisional masyarakat Cirebon, Tari Rampak Topeng Klana berkembang menjadi beberapa macamdari dalam kraton (istana) dan luar kraton (rakyat biasa).

Salah Satu Penampil Tari Rampak Topeng Klana Kraton Kasepuhan Cirebon

Unsur-unsur yang terdapat dalam seni tari topeng Cirebon sebagian besar mempunyai arti simbolik dan penuh pesan-pesan terselubung. Hal tersebut merupakan upaya para wali dalam menyebarkan agama Islam dengan menggunakan kesenian Tari Topeng setelah media dakwah atau syiar agama kurang mendapat respon dari masyarakat.

Baca Juga  Menguak Informasi Penggalian Situs Kauman Pleret

Sebagai hasil kebudayaan, Tari Rampak Topeng Klana mempunyai nilai hiburan yang sarat akan makna. Namun saat ini hanya sedikit orang yang mengetahui makna dan unsur yang terkandung dalam tarian ini. Bila dipelajari lebih lanjut, Tari Topeng mengandung bermacam-macam aspek kehidupan manusia seperti kepribadian, kebijaksanaan, kepemimpinan, cinta, angkara murka serta menggambarkan perjalanan hidup manusia. (text/foto: annosmile)

Sumber: dari berbagai sumber

Kirim pendapat