Taman Balekambang

Salah satu sudut kota Solo, terdapat sebuah taman yang cocok digunakan untuk bersantai ataupun untuk bermacam-macam kegiatan seperti acara organisasi, sarasehan, pernikahan, ataupun semacamnya. Kompleks taman yang diberinama Taman Balekambang ini memang sudah dikenal oleh masyarakat Solo sejak dahulu, maklum taman ini sudah berdiri cukup lama sebelum zaman kemerdekaan Republik Indonesia.

Taman Balekambang (Balekambang Park) atau disebut rumah terapung adalah sebuah taman terbuka yang berlokasi di dekat Jalan Ahmad Yani, Solo tepatnya di Jalan Balekambang Lor No. 1 Surakarta

Lokasi Taman Balekambang cukup mudah dijangkau meskipun jalan menuju lokasi sedikit membungungkan karena banyaknya persimpangan jalan. Papan petunjuk jalan menuju ke Taman Balekambang tidak banyak membantu karena cukup membungungkan. Memasuki area Taman Balekambang, para pengunjung tidak ditarik biaya masuk alias gratis. Pengunjung hanya membayar biaya parkir kendaraan saja dengan tarif normal.

Setelah memarkir kendaraan ditempat yang telah disediakan, pengunjung dipersilakan berkeliling dan bersantai di kawasan Taman Balekambang sesuai jam buka pengunjung. Saat memasuki bagian depan Taman Balekambang terlihat beberapa bangunan yang digunakan untuk kantor pengelola taman, gedung pertunjukan dalam ruangan, ruang tertemuan, podium pertunjuk luar ruangan, dan sebagainya. Fasilitas Taman Balekambang tergolong cukup lengkap dan sering dimanfaatkan untuk berbagai acara dan event di kota Solo.

Taman Balekambang memiliki nama asli Partini Tuin dan Partinah Bosch, dibangun oleh Kanjeng Gusti Adipati Mangkunegoro VII pada tahun 1921 sebagai tanda kasih kepada dua orang putrinya. Itulah alasannya taman ini pada awalnya dibagi menjadi dua area dan dua nama. Area pertama diberi nama Partini Tuin yang berarti Taman Partini (putri tertua). Area kedua dinamakan Partina Bosch yang berarti Taman Air Partinah. Kedua taman inilah yang dikemudian hari dikenal sebagai Taman Balekambang oleh masyarakat Solo.

Memasuki area tengah taman, terlihat hamparan taman rumput yang cukup luas yang dikelelingi pohon-pohon besar yang membuat suasana terasa teduh dan sejuk. Rumput tersebut rutin dipotong sehingga tampak indah, rapi, dan terawat. Di beberapa titik disediakan kursi yang dapat digunakan untuk bersantai dan menikmati suasana taman. Kondisi taman tergolong bersih dari sampah dan sepertinya pengunjung Taman Balekambang sudah banyak yang sadar akan kebersihan lingkungan.

Di area Taman Balekambang bagian belakang, kami melihat sebuah hamparan kolam yang cukup luas dan bersih. Dibagian tepinya disediakan kursi yang memanjang untuk bersantai menikmati pemandangan kolam yang cukup luas. Kolam yang terlihat bening dan bersih tersebut menjadi tempat tinggal berbagai jenis ikan yang sengaja dipelihara. Pengunjung Taman balekambang dilarang mengambil atau memancing ikan di kolam ini. Bila beruntung, kita bisa melihat burung bangau yang berkeliaran secara bebas di area tersebut.

Yang Menarik, di area Taman Balekambang terdapat beberapa ekor rusa asli Indonesia yang dilepas secara bebas dan jinak. Beberapa pengunjung sempat memberi makan rusa yang kelihatan jinak tersebut sambil mengabadikan dengan berfoto dengan rusa. Selain itu juga ada beberapa hewan lain yang dibiarkan berkeliaran secara bebas seperti merak, angsa, dan burung merpati. Di sudut kawasan dekat kolam terdapat koleksi burung-burung yang dimasukkan kedalam sangkar. Pengunjung juga diperbolehkan memberi makan meskipun burung-burung dalam sangkar tersebut sudah rutin diberi makan oleh pengelola taman.

Taman Balekambang merupakan kawasan wisata alternatif yang murah dan tidak jauh dari pusat kota. Area Taman Balekambang yang cukup luas dan teduh oleh pohon-pohon besar membuat suasana terasa sejuk dan nyaman. Skses jalan dan fasilitas yang cukup memadai pada hari-hari libur dan sore hari membuat Taman Balekambang ramai dikunjungi oleh masyarakat baik dari anak-anak hingga para orang tua. (text/foto: annosmile)

Baca Juga  Daftar Nama dan Alamat Pura Di Pekalongan

Kirim pendapat