Sumurup, Sisi Lain Melihat Keindahan Rawa Pening

Sumurup, Sisi Lain Melihat Keindahan Rawa Pening
Rate this post

Rawa Pening menyimpan pesona keindahan alam yang tiada habisnya. Banyak lokasi di tepian Rawa Pening yang digunakan untuk menikmati pemandangan alam berupa danau yang luas dengan latar jajaran pegunungan yang enak diliat oleh mata. Salah satunya adalah kawasan Sumurup yang berada di tepi Rawa Pening bagian timur laut.

Sumurup merupakan dermaga perahu kecil yang terletak di dusun Sumurup, desa Asinan, kecamatan Bawen, kabupaten Semarang. Menjadi salah satu lokasi yang menarik untuk menikmati pesona sunrise dan sunset di kawasan Rawa Pening.

Lokasi Sumurup sebetulnya cukup mudah ditempuh dan tidak jauh dari jalan provinsi penghubung kota Semarang-Salatiga. Namun karena tidak adanya papan petunjuk arah lokasi, cukup menyesatkan wisatawan yang ingin berkunjung ke Sumurup. Karena saya sudah berulang kali datang ke tempat ini, saya sudah cukup hafal jalan dan tidak tersesat ketika melakukan perjalanan ke Sumurup.

Sebelum fajar menyingsing, saya sudah tiba di kawasan Sumurup bersama kawan-kawan. Tujuannya, kami ingin mengejar mahatari terbit (sunrise) di kawasan Sumurup dan Rawa Pening. Sumurup dan Rawa Pening memiliki pemandangan yang cukup indah ketika matahari terbit dan tenggelam sehingga banyak para pemburu foto (fotografer) yang ingin mengabadikan momentum sunrise dan sunset.

Meskipun tidak datang sebelum matahari terbit ataupun matahari terbenam, kawasan Sumurup tetap memancarkan pesona keindahannya. Ketika hari menjelang siang dan cuaca cerah, akan terlihat pemandangan Rawa Pening yang luas dengan berlatar beberapa jajaran gunung seperti Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo, Gunung Andong, dan Gunung Gajah Mungkur. Kesemua gunung tersebut akan terlihat dengan jelas apabila tidak terhalang oleh kabut yang menyelimuti gunung.

Kondisi Rawa Pening di kawasan Sumurup sebagian ditumbuhi oleh tanaman Enceng Gondok (Eichhornia crassipes) meskipun jumlahnya tinggal sedikit dan semakin lama semakin berkurang. Kondisi ini cukup berbeda dengan Rawa Pening yang berada di Bukit Cinta dimana hampir semua kawasan dipenuhi tanaman Enceng Gondok.

Dari Sumurup, terdapat persewaan perahu yang digunakan untuk berkeliling kawasan Rawa Pening hingga ke bagian tengah. Kondisi ini banyak dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk menyewa perahu untuk mencari ikan ditengah-tengah rawa (danau). Tidak ketinggala pula para wisatawan yang ingin berkeliling di Rawa Pening sekedar melihat pemandangan alam dari bagian tengah yang dikelilingi tanaman enceng gondok dan satwa-satwa liar berupa burung bangau yang banyak ditemukan disana.

Meskipun sebetulnya kawasan Sumurup buka merupakan kawasan wisata, banyak hal-hal indah yang dapat dilihat disana. Di kawasan Sumurup sendiri juga dilewati oleh jalur kereta api yang menghubungkan antara Stasiun Ambarawa dengan Stasiun Tuntang. Jalur kereta api ini hanya dimanfaatkan untuk kereta wisata yang beroperasi dari Stasiun Ambarawa. Bila beruntung, kita dapat melihat kereta api melewati jalur kereta api yang berada di Sumurup. Bila sedang berwisata di sekitar Ambarawa, sebaiknya tidak melewatkan berkunjung ke kawasan Sumurup ini. (text/foto: annosmile)

Kirim pendapat