Stasiun Hall Bandung

Transportasi kereta api sepertinya lebih diminati ketika berwisata ke kota yang mendapat sebutan “Paris van Java” ini. Keberadaan kereta api dan bangunan yang sudah berumur lebih dari satu abad ini sudah menyimpan banyak kenangan dan sejarah. Salah satunya sebuah stasiun yang tepat berada di tengah kota Bandung yang dinamakan Stasiun Hall Bandung.

Stasiun Hall Bandung atau disingkat St. Hall (kode: BD) adalah stasiun utama kereta api di Kota Bandung. Stasiun Hall Bandung berketinggian +709 m dpl menjadi batas antara Kelurahan Pasirkaliki dan Kebonjeruk. Stasiun Hall berlokasi di Jalan Stasiun Timur 1 dan Jalan Kebon Kawung 43 Bandung.

Akses menuju dan meninggalkan stasiun Hall Bandung ini cukup mudah karena banyak angkot yang menuju ke stasiun. Hal ini yang menyebabkan banyak kendaraan angkot yang berhenti dan ngetem di tepi jalan dekat dengan stasiun sehingga sering disangka sebagai terminal angkot. Selain itu beberapa ojek dan taksi juga terdapat di kawasan ini berbaris rapi dengan tarif yang cukup terjangkau.

Kami yang kebetulan menuju ke stasiun Hall Bandung dengan menggunakan angkot akhirnya turun di gerbang masuk stasiun sisi sebelah utara. Bangunan sisi sebelah utara merupakan bangunan baru yang dibuat saat dilakukan renovasi oleh pemerintah kota Bandung. Area sebelah utara dibuat karena lahannya cukup luas untuk area parkir dan alternatif masalah area sebelah selatan bangunan stasiun lama yang sempit karena berhimpit dengan kompleks pertokoan.

Stasiun Hall Bandung diresmikan pada 17 Mei 1884, ketika masa pemerintahan Bupati Koesoemadilaga dan pada waktu yang sama juga dibuka jalur kereta Batavia-Bandung melalui Bogor dan Cianjur. Tujuan awal dibangun jalur transportasi kereta api di Bandung adalah untuk sarana transportasi hasil produksi perkebunan Bandung, seperti kina, teh, kopi, dan karet milik Pemerintah Belanda.


Saat ini Stasiun Hall Bandung melayani pemberhentian dan pemberangkatan kereta api jenis bisnis dan eksekutif. Saat masuk bangunan, kami langsung membeli tiket kereta api yang akan kami naiki. Loket cukup banyak tersedia di Stasiun Hall Bandung menjadikan tidak terlihat antrian calon penumpang. Setelah membeli tiket, kami langsung masuk ke area dalam stasiun. Area sebelah dalam Stasiun Hall Bandung cukup luas. di dalamnya banyak terdapat outlet yang menjual makanan dari makanan cepat saji hingga makanan asli Indonesia. Beberapa outlet juga menjual oleh-oleh khas Bandung bagi penumpang kereta api yang belum sempat membeli oleh-oleh.

Fasilitas umum di Stasiun Hall Bandung cukup terawat dengan baik seperti kamar mandi/wc umum, musholla, ruangan khusus merokok, dan ruang tunggu penumpang. Khususnya ruang tunggu penumpang, kursi-kursi yang disediakan cukup banyak dan tidak terlihat calon penumpang yang tidak kebagian kursi. Kami cukup nyaman untuk menikmati kursi di ruang tunggu sambil menikmati hiburan berupa televisi yang disediakan di kawasan tersebut.


Aktivitas di stasiun Hall Bandung lumayan padat karena terlihat banyak penumpang yang datang dan pergi dari stasiun ini. Sebuah pemandangan yang menarik karena beberapa penumpang merupakan orang-orang dengan berbeda latar belakang dan lain daripada yang lain. Sambil menunggu jadwal kedatangan kereta api yang akan saya tumpangi, saya sempat membeli makan di dalam stasiun ini dengan harga cukup terjangkau.

Bunyi klason kereta api yang akan berangkat di Stasiun Hall Bandung ini cukup nyaring menggema. Bunyi peluit tanda kereta api akan berangkat menjadi kseharian di lingkungan stasiun. Sebuah stasiun kereta api yang cukup nyaman ditengah carut marutnya kondisi PT Kereta Api ini cocok menjadi contoh. Minimnya angka kriminalitas di stasiun ini menjadikan salah satu alasan orang lebih memilih menggunakan transportasi kereta api dari dan menuju kota Bandung. (text/foto: annosmile)

=== Jadwal Kereta Api

Baca Juga  Daftar Nama dan Alamat Pura Di Bogor

Kirim pendapat