Bekas Stasiun Cepit Bantul, Keberadaannya Telah Menghilang

Bekas Stasiun Cepit Bantul, Keberadaannya Telah Menghilang
Rate this post

Bekas Stasiun Cepit atau lebih tepat disebut halte Cepit sepertinya lepas dari perhatian kami ketika menelusuri bekas jalur kereta api yang menghubungkan antara kota Yogyakarta dengan kota Bantul. Kami mendapat informasi keberadaan bekas stasiun Cepit dari kakek yang tinggal di sebelah bekas bangunan stasiun Winongo. Perkiraan lokasi bekas stasiun Cepit berada di sekitar pertigaan lampu merah Cepit dan bersebelahan dengan pos polisi.

Pertigaan Dan Pos Polisi Cepit Bantul

Dari Stasiun Winongo, kami langsung menyusuri bekas jalur rel kereta api hingga tembus ke jalan Bantul melewati Gerbang Kawasan Kerajinan Gerabah Kasongan terus kearah selatan. Tiba di pertigaan Cepit, kami segera mengamati bangunan yang ada disekitar kawasan tersebut. Kami tidak menemukan bangunan bekas stasiun yang kami maksudkan di kawasan ini. Kami mencoba menanyakan perihal sisa-sisa jalur rel kereta api dan keberadaan pada polisi yang sedang bertugas di pos polisi Cepit namun hasilnya nihil. Kami tidak menyerah begitu saja, kami mencoba mencari sisa-sisa potongan rel atau percabangan rel yang tertimbun di tanah.

Usaha pencarian ternyata sia-sia karena kami tidak mnemukan bukti yang kami maksudkan. Kami memperkirakan bekas jalur kereta api hilang terkena perlebaran jalan dan posisi halte Cepit yang berada di utara pos polisi telah diratakan dan dibangun menjadi pemukiman. Sedikit informasi kami dapat bahwa di kawasan Cepit memang ada bangunan stasiun namun hanya semi permanen sehingga cepat rusak dan hilang terkena pembangunan jalan atau pemukiman. Kami memperkirakan, stasiun atau halte Cepit dulu dibangun karena jarak antara stasiun Winongo dengan stasiun Bantul terlampau jauh dibandingkan jarak antara kedua stasiun yang lain. (text/foto: annosmile)

Kirim pendapat