Soto Sawah, Soto Berkuah Paling Segar Di Jogja

Soto Sawah merupakan salah satu daya tarik kuliner yang cukup legendaris di sekitar Yogyakarta. Penggunaan nama Sawah karena pada waktu pertama kali berdiri warung tersebut dikelilingi oleh area persawahan. Sehingga banyak orang mengenalkan sebagai Soto Sawah atau Soto Tengah Sawah dibandingkan nama pemiliknya sendiri. Saat ini Warung Soto Sawah dikelilingi oleh area perumahan dan tetap menggunakan nama sawah sebagai ciri khas utamanya.

Warung Soto Sawah Bu Hj. Hadi S. terletak di Jl. Soragan 13 atau di Dusun Soragan, Desa Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Buka mulai pukul 08.00 hingga habis.

Papan Nama Soto Sawah Bu Hadi Yogyakarta Di Tepi Jalan

Untuk menuju ke warung Soto Sawah Bu Hadi lebih mudah dengan rute Tugu Jogja ke arah barat hingga perempatan Mirota Godean. Dari perempatan tersebut berbelok ke kiri hingga melewati perlintasan kereta api dan tiba di warung Soto Sawah yang berada di tepi jalan. Papan nama warung Soto Sawah cukup jelas di sisi kiri jalan. Ukuran warung Soto Sawah ini tidak terlalu besar dan hanya dapat menampung kurang dari 50 pelanggan.

Suasana Warung Soto Sawah Bu Hadi Yogyakarta

Memasuki warung Soto Sawah, kami langsung memesan soto ayam kampung khas warung ini. Di warung ini juga tersedia soto daging sapi bagi pelanggan yang kurang suka dengan daging ayam. Tidak menunggu lama, pesanan langsung dihantarkan ke meja. Tersaji semangkuk soto ayam kampung, sepiring makanan pelengkap yang terdiri dari tempe bacem, tahu bacem, dan perkedel, serta segelas minum yang telah dipesan.

Baca Juga  Soto Kudus Kang Miun, Legenda Hidangan Soto Kudus Di Kota Jogja

Sejarah Warung Soto Sawah ini berdiri sejak tahun 70an tepatnya tahun 1973  dimana warung ini diwariskan kepada Bu Hadi dari ayahnya bernama Kromowinangun yang mendirikan warung ini. Dahulu warung ini dikelilingi oleh area persawahan namun sekarang disekeliling warung ini sudah merupakan bangunan permanen dan pemukiman penduduk.

Semangkuk Soto Sawah Bu Hadi Yogyakarta

Penyajian soto ayam kampung ini cukup menarik dan menggoda selera untuk menyantapnya. Kuahnya terlihat bening seperti sup dan tidak berminyak. Sepertinya soto ayam kampung ini tidak menggunakan kuah santan dan potongan lemak dalam pembuatannya. Ketika mencicipi kuahnya pertama kali, rasanya cukup segar dan sedikit manis khas masakan Jogja. Bumbu sotonya memiliki kesan kurang mencolok meskipun masih terasa sebagai bumbu soto. Gurihnya cukup terasa dari kaldu ayam kampung yang rendah lemak dan tidak terasa bahan penyedap rasa.

Komposisi yang terdapat dalam semangkuk soto ayam kampung di warung Soto Sawah ini mirip dengan semangkuk soto ayam yang biasa kita temui di sekitar kota Yogyakarta. Segumpal nasi yang dilapisi dengan tauge (kecambah), soun (bihun kasar), seledri, suwiran (irisan) daging ayam kampung, seiris tomat, dan perkedel. Taburan bawang goreng menambah rasa sedap dan harum pada soto ini. Bagi penikmat kuliner yang suka dengan makanan yang segar, rendah lemak, dan bumbu yang tidak mencolok atau keras, menu soto ayam kampung di warung Soto Sawah ini patut menjadi pilihan. Kekurangannya porsi soto cukup sedikit dan kita terpaksa harus menambah satu porsi lagi agar kenyang dan puas menikmati soto ayam kampung ini. (text/foto: annosmile)

Baca Juga  Sejarah Tiga Zaman di Goa Rancang Kencono Gunungkidul

DAFTAR MENU

Soto Ayam: Rp 7.000,-

Teh Panas/Es: Rp3.000,-

Perkedel/Tempe: Rp1.000,-

INFORMASI
Soto Sawah (Soto Ayam Kampung Bu Hadi)
Jl. Soragan 13, Dusun Soragan, Desa Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, DIY

Jam Buka
Setiap hari pukul 06.00 - habis

Ada 1 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. sasha:

    Mas, dirimu pernah nyobain soto sawah yang di Nglanggeran? Itu juga gak kalah cihuy lho. Bener2 di pinggir sawah :)

Kirim pendapat