Soto Ledokan, Kuliner Legendaris Kartasura Yang Usianya Lebih Dari Setengah Abad

Soto Ledokan merupakan salah satu soto legendaris yang berada di pinggiran kota Solo tepatnya di daerah Kartasura/Kartosuro. Warung soto ini telah berdiri sejak tahun 1954 dan masih bertahan hingga saat ini. Asal usul penggunaan nama “Ledokan” karena letak warung soto ini agak ke bawah atau lebih rendah dibandingkan dengan jalan raya. Warung soto ini buka sejak pagi hari hingga menjelang malam hari.

Warung Soto Spesial Daging Sapi Ledokan beralamat di Jalan A. Yani No. 3, dusun I, desa Kartasura, kecamatan Kartasura, kabupaten Sukoharjo 57169.

Lokasi Warung Soto Ledokan berada di pusat keramaian Kartasura. Letak warung ini berada diantara Tugu Kartasura dengan Pasar Kartasura atau jalan menuju ke arah kota Solo. Posisi warung ini berada di sisi kiri jalan seberang toko swalayan Laris dan terlihat tersembunyi karena letaknya agak menjorok ke bawah atau di ledokan. Area parkir yang disediakan cukup terbatas menggunakan area tepi jalan.

Pada jaman dulu, letak Warung Soto Ledokan sangat strategis karena beberapa blok bangunan disebelahnya terdapat Terminal Bus Kartasura. Terminal Bus Kartasura pada jaman dulu letaknya hanya di tepi Jalan Raya Kartasura-Surakarta dan diseberang Pasar Kartasura. Hal itu yang menjadi alasan bahwa Soto Ledokan ini tetap eksis dan menjadi tujuan utama penumpang saat naik atau turun di Terminal Bus Kartasura. Seiring perkembangan zaman, saat ini terminal bus tersebut sudah tidak digunakan, dibongkar, dan dipindah agak menjauh dari pusat keramaian Kartasura dan dekat dengan arah Bandara Adi Sumarmo Solo. Namun berpindahnya terminal bus sekitar 1 (satu) dekade tahun lalu tidak mempengaruhi keramaian warung soto ini karena sudah cukup dikenal bagi penikmat hidangan soto yang sering melintas kawasan Kartasura.

Baca Juga  Masjid Ageng Boyolali, Bangunan Baru Tapi Fasilitas Kurang Terawat

Penyajian menu Soto Sapi di Warung Soto Ledokan Kartasura menggunakan mangkok putih bergambar ayam jago yang terdiri dari nasi putih, tauge, daging sapi, dan irisan daun seledri. Potongan daging sapi terlihat melimpah dan tidak terkesan pelit. Kuahnya terlihat bening namun kaya akan kaldu daging sapi dan bumbu rempah. Cita rasa sajian soto ayam cenderung gurih dengan sedikit rasa manis dan asin yang berimbang khas soto Solo seperti Soto gading dan Soto Triwindu. Penggunaan monosodium glutamat (MSG) atau penyedap rasa buatan tidak terlalu berasa karena lebih mengedepankan bumbu rempah dan kaldu.

Pada setiap meja Warung Soto Ledokan disediakan hidangan pelengkap menikmati sajian soto seperti perkedel, tempe goreng, tahu goreng, sate daging ayam, sate jerohan ayam, aneka kerupuk, dan mentho atau lentho. pada waktu-waktu tertentu di Warung Soto Ledokan ini terdapat pentas musisi jalanan yang menyanyikan lagu lawas dan lagu keroncong khas Solo. Keberadaannya cukup menghibur pagi pengunjung yang sedang bersantap di warung ini. Untuk menghargai atau mengapresiasi pertunjukan mereka, pengunjung dapat menyawer atau memberikan sumbangan ke kotak yang ada di depan mereka. Secara keseluruhan Warung Soto Ledokan dapat menjadi salah satu pilihan wisata kuliner di sekitar Kartasura. (text/foto: annosmile)

INFORMASI
Soto Ledokan
Jl. A. Yani No. 3, dusun I, desa Kartasura, kecamatan Kartasura, kabupaten Sukoharjo 57169

Jam Buka
Setiap hari mulai pukul 06.00 s/d 20.00 WIB (habis)

Kirim pendapat