Pengertian Skuter Listrik Offroad dan Keefektifan Penggunaannya

Skuter elektris offroad (e-scooter offroad/skuter listrik offroad) adalah skuter elektris yang dimodifikasi agar bisa melewati medan non aspal atau offroad. Medan offroad yang dimaksud adalah jalan berpasir, jalan berbatu, jalan berlumpur hingga melewati aliran sungai. Skuter elektris ini memiliki ciri khusus menggunakan ban berukuran besar dan bermotif kasar, menggunakan suspensi panjang dan tinggi, bagian tepi deck atau pijakan dilindungi oleh pipa pelindung, dan rangka yang besar serta kokoh. Berbeda dengan sepeda motor offroad yang terbagi dalam beberapa jenis, skuter elektris offroad baru terdapat satu jenis atau satu macam saja.

Beberapa produsen atau brand skuter elektris di dunia meluncurkan skuter elektrik khusus untuk olahraga atau melewati medan offroad antara lain Kaabo dengan seri Wolf Warrior 11, Quickwheel dengan seri Quickwheel Explorer, Boyueda dengan seri Boyueda 5400, Boyueda 5600, dan Boyueda C2, Ultron dengan seri T11, T108, dan T128, Redwheels dengan seri Redwheels Terminator, dan sebagainya. Namun skuter elektris biasa atau bukan skuter elektris yang tidak diproduksi khusus untuk offroad sebenarnya mampu dapat melewati medan offroad dengan mengganti ban bawaan yang bermotif rata atau halus dengan ban bermotif kasar. Bahkan mungkin dengan settingan standar atau tanpa modifikasi apapun tergantung nyali dari pengendara.

Medan offroad yang dapat dilalui skuter elektris offroad cukup terbatas misalnya jalan tanah di pedesaan, jalan tanah di hutan wisata atau lereng gunung, sirkuit offroad yang disediakan untuk motorcross, dan sebagainya. Untuk medan jalan offroad yang extreme seperti melewati sungai, kubangan lumpur, hutan yang lebat, jalan berbatu besar dan terjal, dan sebagainya tidak direkomendasikan. Walaupun ada pengendara skuter elektris offroad yang nekat melewatinya akan tetapi mereka harus mengetahui resiko yang akan dihadapi.

Baca Juga  Daftar Alamat Cabang Melotronic Di Bandung

Alat pengaman atau pelindung tubuh wajib dikenakan saat menjalankan aktivitas di medan offroad seperti mengenakan helm fullface, memakai pelindung siku dan lutut, memakai sepatu, memakai sarung tangan, hingga wearpack atau pakaian khusus untuk melindungi badan. Tujuannya untuk meminimalkan resiko apabila terjadi kecelakaan atau hal-hal yang tidak diinginkan saat melakukan olahraga di alam. Di Indonesia sendiri, pengguna skuter elektris offroad lebih banyak beraktivitas pada lintasan atau sirkuit untuk motorcross yang ada di pinggiran kota dan sangat jarang menggunakannya untuk menjelajah hutan maupun pelosok desa. Alasan lainnya kerena belum tentu jalur motor trail, sepeda gunung hingga sepeda downhill dapat dilalui menggunakan skuter elektris.

Perkembangan skuter elektris offroad di dunia tergolong lambat karena memiliki peminat yang sedikit dibandingkan skuter elektris tipe sport yang mengandalkan kecepatan tinggi. Kondisi ini hampir sama seperti pengguna sepeda motor dimana sepeda motor offroad atau trail untuk hobi atau kalangan khusus.

Beberapa pengguna skuter elektris memiliki alasan mengapa skuter elektris kurang efektif digunakan untuk offroad karena :

  1. Skuter elektris sebenarnya diciptakan dan didesain untuk kendaraan di daerah perkotaan saja walaupun beberapa perusahaan mendesain khusus dapat melewati medan offroad
  2. Diameter ban skuter elektris offroad tergolong kecil walaupun lebih besar daripada skuter elektris biasa. Rata-rata kendaraan offroad baik sepeda motor maupun mobil offroad menggunakan ban yang berdiameter besar agar dapar melewati rintangan jalan yang tidak mampu dilewati kendaraan biasa
  3. Resiko kerusakan skuter elektris di medan offroad cukup besar karena ukuran yang kecil dan konstruksinya tidak sekuat motor dan mobil offroad. Kerusakan yang umum terjadi pada bagian engsel hingga as roda.
  4. Resiko terjadi gangguan sistem kelistrikan seperti konsleting pada skuter elektris. Beberapa skuter elektris telah memiliki sertifikasi ketahanan terhadap debu dan cairan (air) atau disebut IP Rating. Namun tidak menutup kemungkinan terjadi kerusakan saat berada di lapangan dan membahayakan pengguna. Belum ada satupun perusahaan skuter elektris yang memberi garansi kerusakan akibat konsleting listrik ini.
  5. Pengendara lebih banyak turun ke jalan/tanah daripada berdiri diatas deck/papan skuter elektris saat berkendara melewati medan offroad dan hal tersebut cukup menguras tenaga
  6. Harga pembelian dan perawatan skuter elektris khusus untuk offroad tergolong mahal
Baca Juga  Kategori Skuter Listrik Yang Wajib Diketahui Pemula Sebelum Membeli

Alasan diatas tidak akan berlaku bila pengendara skuter elektris menyukai hobi offroad di alam bebas menggunakan skuter elektris dan tidak memiliki keterbatasan dana. Namun sebelum Anda memulainya, berpikirlah matang terlebih dahulu untung ruginya sebelum Anda menyesal di kemudian hari. Karena bila Anda bosan, skuter elektris offroad lebih sulit dijual kembali karena peminatnya terbatas dan biasanya pembeli skuter elektris tipe ini adalah end-user atau pengguna terakhir. (text/foto: annosmile)

Kirim pendapat