Situs Sumur Bandung Dan Watu Kenong Piyungan Bantul

Situs Sumur Bandung Dan Watu Kenong Piyungan Bantul
2.5 (50%) 2 votes

Situs Sumur Bandung Dan Watu Kenong merupakan situs arkeologi yang ditemukan di daerah perbukitan Piyungan Bantul. Penggunaan namanya mirip atau sama seperti nama Situs Sumur Bandung lain yang ditemukan di daerah Sleman. Keberadaan situs ini jarang diketahui karena letaknya tersembunyi dibalik hutan perbukitan dan sulitnya akses menuju tempat ini.

Situs Sumur Bandung Dan Watu Kenong terletak di dusun Ngelosari namun sebagian berpendapat masuk wilayah dusun Sumur Bandung, desa Srimulyo, kecamatan Piyungan, kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.

Lokasi Situs Sumur Bandung Dan Watu Kenong berada di daerah perbukitan Piyungan Bantul. Situs Sumur Bandung terletak pada bongkahan batu raksasa diatas tanah perbukitan. Bongkahan batu tersebut memiliki volume sekitar 5 m x 15 m dengan tinggi mencapai 6 meter. Situs ini terdiri dari 2 (dua) buah sumur dimana sumur pertama terletak di timur laut batu dan sumur kedua terletak di barat daya. Jarak antara kedua sumur cukup berdekatan. Diameter kedua sumur hampir sama yaitu sekitar 3 meter dan kedalaman sekitar 3-4 meter. Kedua sumur tersebut berisi genangan air layaknya sumur pada umumnya. Tidak diketahui asal-usul genangan air tersebut apakah dari tampungan air hujan atau sumber mata air yang masuk dari celah batuan.

Situs Watu Kenong atau ada yang menyebutnya Watu Umpak merupakan bongkahan batu yang bentuknya mirip umpak namun bentuknya bulat. Batuan ini dipahat langsung pada batuan induknya sehingga terlihat menyatu. Kedua batu umpak tersebut ukuranya hampir sama dan memiliki diameter sekitar 50 cm. Selain Situs Sumur Bandung Dan Watu Kenong, terdapat beberapa goresan atau pahatan gambar atau simbol pada dinding batu. Belum diketahui asal-usul dari Situs Sumur Bandung Dan Watu Kenong. Ada satu versi cerita yang menceritakan bahwa Sumur Bandung dibuat oleh Sunan Kalijaga. Hampir sama seperti cerita di tempat lain salah satunya seperti di Sendang Kasihan dimana pada suatu ketika Sunan Kalijaga sampai ke lokasi ini dalam rangka penyebaran agama Islam. Ketika ia beristirahat dan akan menjalan shalat, beliau tidak mendapatkan air untuk membersihkan diri. Atas seijin Tuhan, beliau menancapkan tongkatnya di atas batu sehingga muncul pancaran air yang membentuk Sumur Bandung.

Versi kedua ada yang mengatakan bahwa Situs Sumur Bandung memiliki kaitan dengan cerita Bandung Bondowoso yang membuat seribu candi dalam mitos Roro Jonggrang Candi Prambanan. Versi cerita ketiga menyebutkan bahwa Situs Sumur Bandung ini mungkin dibuat orang pada masa lampau dengan maksud agar sumur atau lubang yang dibuat pada batuan tersebut dapat menampung air hujan dalam jumlah banyak. Air ini sangat penting bagi hajat hidup di tempat ini karena wilayah ini termasuk daerah yang sulit air terutama di musim kemarau. Belum ada informasi dan penelitian lebih lanjut mengenai Situs Sumur Bandung Dan Watu Kenong apakah merupakan situs peninggalan sejarah atau bukan. (text/foto: annosmile)

INFORMASI
Situs Sumur Bandung Dan Watu Kenong
Dusun Sumur Bandung, desa Srimulyo, kecamatan Piyungan, kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.

Kirim pendapat