Situs Arca Bugisan Yang Berserakan

Situs Arca Bugisan Yang Berserakan
4.5 (90%) 2 votes

Tidak jauh dari proliman Bugisan terdapat sebuah situs yang bernama Situs Arca Bugisan. Situs Arca Bugisan ini bukan merupakan kawasan situs yang dipugar dan dikelilingi pagar namun hanya berupa kawasan pemukiman penduduk yang di beberapa sudut banyak terlihat potongan candi dan arca berserakan. Sepertinya kawasan situs ini belum diekskavasi dan dilindungi oleh BP3 (Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala) padahal lokasinya cukup berdekatan dengan Kantor BP3 Daerah Istimewa Yogyakarta.

Situs Arca Bugisan terletak di Dusun Bugisan, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman. Situs Arca Bugisan sering disebut juga dengan nama Situs Proliman.

Dalam perjalanan menuju ke Situs Arca Bugisan kami melewati jalan Yogya-Solo. Dari proliman Bugisan sebelum Candi Prambanan, kami mengambil jalur ke selatan melewati jalan perkampungan penduduk kemudian berbelok ke barat menuju ke sebuah pekarangan penduduk. Di sebuah pekarangan milik penduduk inilah banyak berserakan potongan batuan candi berikut beberapa arca yang dikumpulkan berdampingan. Di tempat ini tidak terdapat informasi nama situs beserta papan peringatan situs purbakala seperti yang biasa ditemui pada situs-situs purbakala lainnya.

Kami meminta izin kepada penduduk yang tinggal di sekitar tersebut untuk melihat persebaran potongan batuan candi yang ada. Arca mirip patung Buddha yang berada di halaman pekarangan penduduk tersebut berjumlah 6 (enam) buah. Bila diperhatiakn secara teliti, setiap patung terdapat perbedaan dalam bentuk relief kalung. Tidak diketahui secara pasti berapa jumlah Arca Buddha sebenarnya yang ditemukan di Situs Arca Bugisan. Tanpa adanya penjagaan dan pengawasan bisa saja beberapa potong arca atau batuan candi dicuri oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Arca Buddha tersebut berukuran besar dan diperkirakan tidak jauh berbeda dengan patung Buddha di Candi Borobudur. Namun kondisi Arca Buddha sudah tidak utuh lagi alias rusak, beberapa ada hilang di bagian kepala dan yang lainnya hilang pada bagian tangan dan pundak.

Di sebelah sekumpulan arca Buddha terdapat beberapa potongan batuan candi yang beberapa diantaranya merupakan bagian atas pintu masuk candi yang disebut Kala dan Makara yang berbentuk kepala ular naga. Kondisi batuan Kala dan Makara masih utuh dan terlihat jelas ukiran reliefnya. Melihat beberapa potongan Kala bisa dipastikan bahwa di Situs Arca Bugisan ini dahulu merupakan kawasan candi yang memiliki beberapa bangunan candi karena sebuah batu yang terdapat ukiran Kala itu ada pada masing-masing pintu masuk ke dalam candi.

Di tepi jalan pekarangan rumah penduduk, terdapat beberapa batuan polos candi dan batuan candi berukiran relief bunga yang diperkirakan merupakan bagian dari pondasi dan dinding candi. Di pekarangan rumah yang lain juga ditemukan beberapa potongan batu polos dan sebuah yang lain mirip seperi potongan stupa candi. Penemuan arca mirip patung Buddha dan batuan mirip potongan stupa bisa diperkirakan situs candi ini termasuk situs candi Buddha.

Penelusuran potongan candi yang berserakan tidak selesai sampai disini. Kami diberitahu penduduk sekitar terdapat beberapa potongan candi yang diantaranya terdapat sebuah batuan Kala diantara nisan-nisan pemakaman. Saya belum mendapatkan penjelasan dan alasan mengapa sebagian kawasan candi beralih fungsi menjadi pemakaman umum.  Atau batuan candi sebut sengaja dipindah ke lahan kosong tersebut sebelum digunakan menjadi lokasi pemakaman. Terakhir saya menelusuri potongan-potongan candi di rerimbunan pohon bambu yang ada disebelah barat pemakaman. Disana banyak berserakan potongan candi yang diantaranya ada beberapa potongan candi penyusun stupa.

Bila diamati secara teliti, persebaran potongan batuan candi di Situs Arca Bugisan ini cukup luas di dusun Bugisan. Persebaran beberapa potongan candi di beberapa pekarangan penduduk dan pemakaman bisa diperkirakan ukuran candi yang cukup besar dan luas. Namun kondisinya yang hanya tersisa beberapa potongan batuan candi ditambah pergeseran letak batuan candi baik disengaja atau tidak disengaja cukup sulit untuk membuktikan seberapa luas gambaran situs candi di tempat ini. (text/foto: annosmile)

Ada 2 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. HeruLS:

    Awalnya kaget, kirain di Bugisan yg Wirobrajan, ternyata ada juga di Kalasan.
    Eh, terus kaget lagi begitu lihat foto terakhir :|

  2. putrosn:

    foto yang terakhir itu ada arca apa ya?

Kirim pendapat