Sisa-Sisa Terowongan Ganjuran

Sisa-Sisa Terowongan Ganjuran
5 (100%) 1 vote

Keberadaan sisa-sisa jalur kereta api masih cukup terlihat jelas di sebelah barat bekas stasiun Medari meskipun jejak-jejak potongan rel kereta api sudah tidak ditemukan lagi. Namun alur rel kereta api masih terlihat dan akhirnya saya tiba pada sebuah bangunan tua yang diperkirakan merupakan penghubung jalur kereta api yang dibawahnya digunakan untuk lalu lintas kendaraan umum.

Viaduk atau Viaduct merupakan sebuah jembatan yang terdiri dari kolom/tiang yang berjarak pendek. Viaduk Ganjuran atau lebih dikenal dengan Terowongan Ganjuran lokasinya tidak jauh dari bekas stasiun Medari.

Menurut informasi bangunan tersebut merupakan viaduk Ganjuran. Orang-orang sekitar lebih suka menyebutnya terowongan Ganjuran ketimbang viaduk karena pengucapannya lebih mudah. Bentuk lubang terowongan ini cukup sempit dan hanya dapat dilalui oleh kendaraan roda dua. Saat ini sudah dibuatkan jalan tembus khusus untuk kendaraan roda empat di samping timur viaduk Ganjuran.

Bangunan terowongan Ganjuran ini tidak terawat dan banyak ditumbuhi lumut dan ilalang. Meskipun tidak terawat dan tidak dipugar, kondisinya masih terlihat kokoh dan utuh. Di area terowongan Ganjuran sendiri sudah tidak ditemukan sisa-sisa potongan rel, bantalan rel, maupun tiang sinyal kereta api. Perjalanan akhirnya dilanjutkan menuju ke stasiun Tempel. (text: annosmile foto: ps negoro)

Kirim pendapat