Sekelumit Cerita Tentang Sendang Surocolo Bantul

Sekelumit Cerita Tentang Sendang Surocolo Bantul
3 (60%) 2 vote[s]

Sendang Surocolo merupakan salah satu bagian dari Situs Surocolo yang berada di perbukitan wilayah Pundong Bantul. Sendang ini memiliki kaitan erat dengan Goa Sunan Mas, Goa Tawas, dan Goa Penek. Keberadaan Sendang Surocolo mulai dipromosikan ketika perangkat desa memasukkannya sebagai daya tarik desa wisata yang sedang dibangun.

Sendang Surocolo (Sendang Tuk Surocolo) berada di Dusun Ngreco, Desa Seloharjo, Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul. Sendang ini merupakan bagian dari Situs Surocolo yang menjadi tempat persembunyian Sunan Amangkurat Mas saat berkonfrontasi dengan Belanda

Sendang Utama Surocolo Pundong Bantul

Akses mudah menuju Sendang Surocolo Pundong dari kota Yogyakarta melewati Jalan Parangtritis kemudian berbelok ke arah kiri setelah menyebrangi Jembatan Kretek. Ikuti jalur alternatif menuju ke Siluk sejauh satu kilometer hingga terdapat simpangan kecil, pilih jalan ke kanan naik hingga atas bukit dan menemukan Sendang Tuk Surocolo. Kendaraan dapat diparkir di tepi jalan atau area disekitar sendang.

Salah Satu Kolam Di Sendang Surocolo Pundong Bantul

Saat ini Sendang Surocolo Pundong Bantul telah mengalami pemugaran dan telah dikelola oleh masyarakat desa setempat. Kolam utama yang memiliki luas sekitar 20 x 10 meter tampak seperti kolam biasa. Dinding kolam utama dipugar dari beton yang dilapisi cat berwarna merah. Beberapa macam ikan dipelihara di dalam kolam utama untuk memperindah kolam dan melestarikan kolam. Pengunjung dilarang memancing ikan di kolam tersebut karena bukan merupakan lokasi pemancingan.

Baca Juga  Menikmati Suasana Pantai Parangtritis Baru

Jaladwara Dan Papan Sendang Lanang Surocolo Bantul

Potongan Jaladwara atau lobang air dari batu peninggalan Hindu Buddha di Jawa juga ditemukan di tempat ini. Satu potong berada di kolam kecil disamping kolam utama dan satu potong lagi sedikit tertimbun disamping pohon tua rakasasa. Bentuk Jaladwara sudah sulit untuk dideskripsikan karena ukirannya sudah rusak dan termakan usia. Dilihat dari keberadaan Jaladwara, diperkirakan Sendang Surocolo telah ada sebelum Amangkurat melarikan diri dan bersembunyi di tempat ini.

Kondisi Sendang Surocolo Pundong Bantul lebih terawat setelah dilakukan pemugaran kawasan situs. Kondisi air yang ditampung dalam kolam tampak bersih dan tidak terlihat adanya sampah di dasar kolam. Namun Sendang Surocolo tidak terlihat seperti situs peninggalan sejarah karena desain pemugaran kawasan tidak selaras dengan alam dan condong ke desain bangunan modern. Belum ada informasi dan penjelasan mengapa Sendang Surocolo dipugar semacam itu. (text/foto: annosmile)

Ada 1 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. bersapedahan:

    di daerah jogja banyak banget sendang ya …
    kalau yang ini apa khasiatnya ???

Kirim pendapat