Sendang Semanggi Dan Jejak Mantan Presiden Soeharto

Sendang Semanggi Dan Jejak Mantan Presiden Soeharto
2 (40%) 1 vote

Apa itu Sedang Semanggi? Tidak banyak yang tahu mengenai keberadaan tempat ini apalagi bukan orang yang suka dengan ritual semedi dan sebagainya. Sendang Semanggi sebenarnya hanya berupa kolam kecil berukuran 2×2 meter namun sarat akan nuansa mistis dan religi. Kami baru mengetahui keberadaan saat ini saat kesekian kali berkunjung ke Warung Ayam Goreng Jawa Mbah Cemplung yang tidak jauh dari tempat ini.

Sedang Semanggi atau ada yang menyebutnya Sedang Titis terletak di Bukit Gunung Sempu atau secara administratif beralamat di Dusun Sembungan, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Bantul. Nama Semanggi digunakan karena disekitarnya dahulu banyak ditemui pohon Semanggi.

Ritual di Sendang Semanggi

Lokasi Sendang Semanggi ini hanya beberapa puluh meter disebelah utara dari Warung Ayam Goreng Jawa Mbah Cemplung. Saat kami tiba, tampak sebuah kompleks sedang yang telah dipugar dan dibuatkan jalan dari area parkir. Dibagian area parkir dibangun pendapa yang fungsi sebagai tempat peristirahatan bagi seseorang yang ingin melakukan ritual atau tirakat di tempat ini. Tidak jauh dari area sendang terdapat warung kecil sebagai tempat menjual makanan ringan sekaligus tempat tinggal juru kunci sendang tersebut.

Tidak tampak istimewa ketika melihat Sendang Semanggi atau Sendang Titis yang berukuran 2 x 2 m dengan kedalaman 1,5 m. Namun kesan unik tampak dengan sendang yang dikelilingi oleh tiga pohon yakni pohon Beringin, pohon Pamrih dan pohon Sambi. Ketika pohon tersebut tumbuh mengelilingi sendang dengan rapat dan akar-akarnya membentuk cekungan sendang. Kesan alami tampak ketika melihat jernihnya air sendang yang terjaga keasriannya dan kebersihannya.

Sendang Semanggi pertama kali ditemukan oleh Almarhum Bp. Marto Pangarso, seorang sipritualis yang telah mendapatkan wangsit sekitar tahun 1940. Beliau menelusuri Gunung Sempu, sebuah bukit yang terletak dibelakang Sendang Semanggi, dan mendapatkan sebuah sendang. Kemudian membangun sebuah padepokan sebagai tempat tinggal dan meninggalkan tempat tinggalnya di Sekitar Nataprajan. (anonim, 2014)

Kolam Sendang Semanggi

Sedikit ngobrol dengan juru kunci tempat ini, kami baru mengetahui bahwa tempat ini pernah digunakan mantan Presiden Soeharto untuk mencari ketenangan batin. Di tempat ini, Bpk. Marto Pangarso atau disebut Romo Marto menjadi salah satu guru spiritual sang Presiden, bersama Romo Dijat dan Romo Budi Utomo. Konon tempat ini mampu mengangkat pamor mantap Presiden Soeharto hingga 3 dekade memimpin Indonesia.

Tidak banyak cerita yang dapat diceritakan mengenai rutinitas mantan Presiden Soeharto di tempat ini. Namun yang jelas hingga saat ini tempat ini masih sering digunakan menjadi tempat mencari ketenangan batin oleh berbagai kalangan masyarakat yang mempercayainya.  Pada hari-hari penanggalan Jawa seperti Jumat Kliwon dan Selasa Kliwon atau pada bulan Suro tempat ini selalu jadi tujuan orang-orang yang ingin melakukan oleh batin.

Sedikit cerita yang kami dapat dari juru kunci, tidak ada yang tahu pasti kapan terjadinya sendang ini namun diperkirakan terbentuk sejak berabad-abad yang lali. Kata Titis pada nama Sendang Titis diambil dari suatu peristiwa yang terjadi yang mengiringi terbentuknya sendang ini secara gaib. Dahulu mata air di atas bukit tersebut mengeluarkan air sampai gemercik menetes seperti sebuah air terjun kecil. Adapula pendapat lain yang menyatakan kata Titis berasal dari bahasa Jawa yaitu Titis yang berarti jitu. Konon diyakini, barang siapa saja orangnya yang melakukan laku sritual di tempat ini akan mendapatkan suatu petunjuk yang titis alias jitu. (text/foto: annosmile‘)

 

Kirim pendapat