Semangat Merah Putih di Sumurup (Rawa Pening)

Merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dengan melakukan karnaval dan festival di tengah kota, di jalanan, atau di lapangan itu adalah hal biasa. Namun di kawasan Sumurup Rawa Pening ini ada suatu festival unik dimana melakukan karnaval di tengah-tengah danau Rawa Pening. Nama festival ini dikenal dengan nama Festival Merah Putih Rawa Pening (Sumurup) dan telah diselenggarakan sejak 2011 lalu.

Festival Merah Putih diselenggarakan di tengah Rawa Pening dimana terdapat karnaval iring-iringan perahu berisi anak kecil yang mengibarkan bendera merah putih.

Suasana Festival Merah Putih di Rawa Pening

Festival Merah Putih ini digagas oleh senior fotografer Salatiga, rekan komunitas fotografi Salatiga, dan masyarakat Sumurup Rawa Pening sendiri. Ketika pertama kali digelar, Festival Merah Putih ini dikhususkan sebagai agenda rutin fotografer sekitar Salatiga untuk berburu foto Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia. Namun seiring dengan waktu, para penggagas mengharapkan festival ini menjadi agenda rutin tahunan yang bisa dinikmati masyarakat luas, tidak sebatas warga sekitar saja.

Acara Festival Merah Putih ini diselenggarakan saat pagi hari untuk menghindari teriknya matahari di tengah Rawa Pening. Sejak pagi banyak orang berkumpul di dermaga perahu Sumurup untuk melihat Festival Merah Putih ini berlangsung. Beberapa orang khususnya para fotografer menyewa perahu motor untuk melihat dan mendokumentasikan festival ini lebih dekat di tengah danau.

Semangat Anak-Anak Mengibarkan Bendera

Saya turut serta menjadi fotografer yang ikut mendokumentasikan Festival Merah Putih di tengah Rawa Pening. Sebelum acara dimulai, saya menaiki perahu motor yang diisi oleh tiga orang demi kenyamanan saat mendokumentasi festival ini. Perahu yang kami gunakan ini cukup kecil dan biasanya digunakan oleh para pemancing atau petani untuk menuju tambak ditengah Rawa Pening.

Baca Juga  Festival Gerobak Sapi

Acara Festival Merah Putih pun segera dimulai dengan menyusuri tepian Rawa Pening melewati lebatnya tanaman enceng gondok. Teriakan “Merdeka” oleh para peserta karnaval saling bersahut-sahutan sambil mengibas-ngibaskan bendera Merah Putih. Memelwati sebuah celah enceng gondong, karnaval iring-iringan perahu memasuki area tengah Rawa Pening.

Karnaval Perahu Merah Putih

Pemandangan alam Rawa Pening yang indah dengan dihiasi latar jajaran gunung seperti gunung Merbabu, Telomoyo, Kendil, dan Prau membuat suasana festival sangat menarik dan berkesan. Beberapa kali iring-iringan mengelilingi kawasan tengah Rawa Pening sambil mengibarkan bendera merah putih sebelumnya akhirnya iring-iringan perahu kembali ke dermaga perahu. Festival Merah Putih di tengah Rawa Pening akhirnya berakhir dan orang-orang yang mendokumetasikan acara satu persatu kembali ke dermaga.

Setelah Festival Merah Putih sebetulnya masih ada perlombaan perahu di dekat jembatan Tuntang dekat Sumurup. Penonton Festival Merah Putih yang masih ada waktu dipersilakan menonton perlombaan tersebut. Entah apakah rencana kedepannya akan digabung menjadi satu acara dan harapannya Festival Merah Putih menjadi salah satu daya tarik orang berkunjung ke Rawa Pening. (text/foto: annosmile)

Ada 1 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. EventJogja:

    wah jalan2 sampai salatiga, salam merdeka!

Kirim pendapat