Sejenak di Umbul Ponggok

Sejenak di Umbul Ponggok
4 (80%) 2 votes

Kabupaten Klaten memiliki banyak sumber mata air yang sebagian dimanfaatkan sebagai sumber air bersih dan pemandian. Salah satunya sumber mata air yang terletak di timur laut kota Klaten dikembangkan sebagai obyek wisata. Obyek wisata bernama Umbul Ponggok ini merupakan sebuah obyek wisata pemandian yang memanfaatkan air dari sumber mata air tesebut.

Umbul Ponggok terletak di desa Ponggok, kecamatan Polanharjo, kabupaten Klaten. Asal-usul nama Umbul Ponggok berasal dari kata Umbul berarti sumber mata air dan Ponggok merupakan nama desa.

Kolam Pemandian Umbul Ponggok

Perjalanan untuk menuju ke lokasi Umbul Ponggok cukup mudah namun minim papan petunjuk jalan. Bila belum pernah berkunjung ke Umbul Ponggok dijamin pasti akan tersesat karena banyak persimpangan jalan dan tanpa papan petunjuk arah. Dari luar, Umbul Ponggok tertutup oleh pagar beton tinggi bercat warna-warni yang membuat orang mengira di dalamnya sebuah taman bermain.

Setelah membayar tiket, kami langsung masuk ke dalam kawasan Umbul Ponggok. Suasananya tidak seramai kolam renang yang berada di kawasan perkotaan meskipun hari libur. Sebetulnya wajar mengingat di daerah Klaten banyak dijumpai kolam pemandian seperti ini. Jumlah kolam pemandian yang terdapat di Umbul Ponggok hanya satu buah dan luasnya 6000 m² atau lebih dari setengah hektar.

Umbul Ponggok merupakan mata air terbesar di desa Ponggok dan kolam pemandian terbesar di kabupaten Klaten dengan luas sekitar 6000 m². Keberadaannya udah ada sejak ratusan tahun yang lalu dan zaman dahulu dimanfaatkan untuk pengairan perkebunan tebu pada saat penjajahan Belanda. Saat ini Umbul Ponggok dikembangkan obyek pemandian umum untuk menambah pendapatan daerah.

Persewaan Ban Karet

Sebelum mencoba segarnya air di Umbul Ponggok, kami sempat berjalan mengelilingi umbul untuk mencari tempat yang cocok untuk menaruh barang bawaan sambil melihat-lihat suasana di sekitar kolam pemandian. Fasilitas pendukung Umbul Ponggok terbilang sudah cukup diantaranya terdapat wc umum, kamar ganti, persewaan ban, dan warung-warung penjual makanan. Namun cukup disayangkan tempat ini tidak terdapat petugas SAR untuk menjaga kolam pemandian apabila terjadi sebuah kecelakaan.

Kondisi Umbul Ponggok terbilang bersih dan alami karena air kolam berasal dari sumber mata air. Tidak dilakukan perlakuan (treatment) seperti yang biasa dilakukan pada kolam renang umum dengan penambahan senyawa klorin yang berfungsi untuk membersihkan air kolam dari berkembangnya bakteri, ganggang, dan lumut. Secara berkelanjutan air dari Umbul Ponggok langsung dibuang melalui pintu air di ujung sebelah timur dan otomatis terisi dari sumber mata air.

Warung Makan di Umbul Ponggok

Dasar kolam pemandian Umbul Ponggok terbuat dari pasir bercampur batu kerikil. Sedikit berbeda dengan kolam renang yang dasarnya berupa lantai keramik. Di dalam kolam pemandian disebar bermacam-macam jenis ikan air tawar. Ikan-ikan tersebut dilarang untuk dipancing ataupun dijaring, namun kita diperbolehkan untuk memegangnya. Kondisi Umbul Ponggok yang terdapat banyak ikan air tawar ini tidak ubahnya seperti akuarium rakasasa. Sehingga tidak heran bila saat ini banyak digunakan komunitas atau unit kegiatan mahasiswa untuk belajar menyelam.

Melihat keindahan Umbul Ponggok membuat kami tidak sabar untuk menceburkan diri kedalam kolam renang. Air kolam pemandian cukup dalam sehingga disarankan bagi yang tidak bisa berenang untuk menyewa ban karet. Kondisi air yang segar dan sejuk membuat kami betah berlama-lama berenang di kolam sambil melihat ikan-ikan yang berenang di dasar kolam. Di sudut kolam juga disewakan becak air untuk berkeliling kolam pemandian Umbul Ponggok. Saat ini di dekat warung-warung dibangun kolam pemandian khusus untuk anak kecil. Secara keseluruhan pemandian Umbul Ponggok cukup menarik untuk dikunjungi. Namun ada sedikit hal yang kurang mengenakkan saat kami melihat beberapa pengunjung keramas dan mandi di kolam pemandian dimana limbah sabun dapat mencemari kolam. Diharapkan kedepannya terdapat petugas jaga yang dapat mengingatkan dan melarang pengunjung berbilas dan mandi di kolam serta mengarahkan untuk berbilas dan mandi di kamar mandi yang telah disediakan. (text/foto: annosmile)

=== Harga Tiket Masuk

Dewasa/Anak-Anak: Rp 3.000,-/orang

Ada 7 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. mursid:

    ini tempat favoritku kalo berenang, sebulan sekali ke sini..
    selain alami, misalkan foto underwater airnya jg berwarna biru kayak di laut. Bedanya cuman kita berenang bareng ikan nila, kakap, dll. :))
    tempat ini juga biasa dipakai untuk pelatihan dari sekolah diving.

  2. alannobita:

    foto underwaternya mana :3

  3. maurenfitri:

    kakaaak, aku ndak diajak cibang cibung di ponggok :(
    *sodorin gopro*

  4. blog roombucket:

    pengen ikut donk kapan2.. :P

  5. Fotodeka:

    kak Anno kak Anno, aku ada video-nya tapi video nyelam. kita kesana lagi yokkkk… 

  6. Indah:

    Saya kurang suka sama masnya yg ngarahin foto2 dia nyuruh minggir tapi dengan nada sangat ketus , kalo emang itu kolam khusus buat foto yaudah dipagerin aja , kita kan juga bayar tapi kenapa pelayanannya seperti itu.

Kirim pendapat