Sate Klathak Pangestu, Favorit Sate Kambing Di Jalan Damai Sleman

Sate Klathak Pangestu, Favorit Sate Kambing Di Jalan Damai Sleman
3 (60%) 1 vote

Sate Klathak Pangestu merupakan salah satu warung penjual olahan daging kambing di sekitar Jalan Damai Sleman yang terkenal sebagai kawasan kuliner utara Yogyakarta. Keberadaannya cukup dikenal karena di sekitar kawasan ini jarang ditemukan warung penjual sate kambing. Menu andalannya adala sate klathak yang biasa kita temukan pada warung sate kambing di daera Jejeran Bantul.

Sate Klathak Pangestu beralamat di Jalan Damai No. 10, desa Sariharjo, kecamatan Ngaglik, kabupaten Sleman, DI Yogyakarta 55581.

Lokasi Sate Klathak Pangestu berada di tepi Jalan Damai yang mengubungkan antara Jalan Kaliurang dengan Jalan Palagan Tentara Pelajar Sleman. Rute menuju warung sate kambing ini dari kota Yogyakarta ke arah utara melalui Jalan Kaliurang. Dari perempatan Ringroad Utara-Jalan Kaliurang masih lurus utara hingga menemui pertigaan Jalan Damai. Ambil jalan ke kiri atau ke arah barat menuju Jalan Damai. Ikuti Jalan Damai sekitar 200 meter dan posisi warung sate kambing ini berada di kanan jalan atau sisi utara.

Penyajian menu sate klathak di Warung Sate Klathak Pangestu menggunakan piring berukuran tanggung dimana satu porsi sate klathak terdiri dari 2 (dua) tusuk sate yang menggunakan jeruji besi. Kuah sate klathak diletakkan pada piring terpisah dan tesktur kuahnya terlihat agak kental seperti kuah gulai. Potongan daging kambing pada sate klathak tergolong standar, tidak terlihat besar atau terlalu kecil. Saat dicicipi bumbu khas sate klathak yang terdiri dari garam dan bawang putih terasa ringan dan nyaman untuk dinikmati. Hanya saja beberapa bagian daging terlihat kurang matang khususnya pada bagian ujung jeruji besi dekat pegangan tangan. Bagi saya pribadi daya tarik rasanya ampir sama dengan sajian sate klathak di Warung Sate Klathak Pak Jede khas Jejeran di daerah Seturan. Kekurangan ini muncul mungkin dikarenakan saat itu warung sate sedang ramai dipenuhi pembeli sehingga terburu-buru dalam menyajikannya.

Penyajian menu tengkleng kambing di Warung Sate Klathak Pangestu menggunakan piring berukuran tanggung berwarna putih. Porsinya terbilang standar dan cukup untuk porsi satu orang. Tengkleng di warung sate ini dimasak kering atau tanpa menggunakan kuah mirip seperti tengkleng goreng yang pernah saya cicipi di Warung Tengkleng Gajah. Penampilan tengkleng kambing terlihat berwarna coklat dengan bumbu tongseng yang melekat pada daging tengkleng. Saat dicicipi terasa bumbu rempah yang mirip seperti kuah tongseng yang dikeringkan dan didominasi oleh cita rasa manis. Daging yang melekat pada tulang terasa cukup empuk meski belum lepas dari tulang. Hanya saja kondisi tengkleng semacam ini kurang cocok bagi orang tua karena membuat sedikit kesulitan dalam menikmatinya.

Penyajian menu tongseng kepala kambing di Warung Sate Klathak Pangestu menggunakan piring tanggung berwarna putih. Porsinya terbilang standar dan cukup untuk porsi satu orang. Penampilan tongseng kepala seperti tongseng pada umumnya dengan kuah berwarna coklat kental. Irisan daging kepala terasa empuk ketika dikunyah dan tidak alot. Bumbu tongseng yang kaya akan rempah cukup meresap ke dalam daging kepala dengan dominasi rasa manis, gurih, dan cocok bagi penyuka masakan manis.

Harga yang ditawarkan Warung Sate Klathak Pangestu tergolong standar dan sebanding dengan cita rasa yang ditawarkan. Secara keseluruhan Warung Sate Klathak Pangestu dapat menjadi salah satu pilihan bersantap sate kambing di sekitar Jalan Damai, Jalan Kaliurang, atau wilayah Yogyakarta sebelah utara selain Warung Tengkleng Gajah yang terkenal akan sajian tengklengnya. (text/foto: annosmile)

INFORMASI
Sate Klathak Pangestu
Jl. Damai No. 10, desa Sariharjo, kecamatan Ngaglik, kabupaten Sleman, DI Yogyakarta 55581

Jam Buka
Setiap hari mulai pukul 11.00 s/d 20.00 WIB

Kirim pendapat