Kuliner Sate Klathak Di Warung Sate Kambing Pak Pong Jejeran Bantul

Kuliner Sate Klathak Di Warung Sate Kambing Pak Pong Jejeran Bantul
3.5 (70%) 2 votes

Warung Sate Kambing Pak Pong merupakan daya tarik kuliner di daerah Jejeran yang sayang untuk dilewatkan saat berkunjung ke kota Yogyakarta. Warung sate kambing ini menyediakan hidangan sate klathak yang cukup melegenda dan menjadi menu favorit para pengunjung. Cara pembakaran sate terbilang cukup unik dengan menggunakan jeruji besi dan bukan menggunakan tusuk bambu seperti biasa.

Sate Kambing Klathak Pak Pong beralamat di Jalan Imogiri Timur km 10 Bantul atau tepatnya disebelah timur stadion Sultan Agung. Buka mulai pukul 11.00 hingga pukul 22.00 WIB.

Warung Sate Kambing Pak Pong Jejeran Bantul Dari Luar

Lokasi Warung Sate Kambing Pak Pong berada di dekat Stadion Sultan Agung Bantul tepatnya di jalan penghubung antara Jalan Imogiri Barat dengan Jalan Imogiri Barat. Warung sate ini menempati bangunan permanen di tepi jalan yang cukup luas dengan area parkir yang lebar. Cukup mudah menemukan warung sate ini karena dari kejauhan terlihat ramai dan tidak ada warung atau toko lain disekitarnya.

Petugas parkir Warung Sate Kambing Pak Pong Jejeran Bantul cukup sigap mengatur parkir ketika ada kendaraan pengunjung yang datang. Pengunjung dipersilakan masuk ke dalam warung sate dan memilih tempat duduk yang masih kosong. Warung Sate Kambing Pak Pong menyediakan tempat duduk di meja kursi dan duduk secara lesehan dalam saung yang diberi sekat. Jumlah tempat duduk cukup banyak dan diperkirakan mampu menampung pengunjung hingga 100 orang.

Bilik Tempat Duduk Warung Sate Kambing Pak Pong Jejeran Bantul

Pemesanan menu makanan di Warung Sate Kambing Pak Pong Jejeran Bantul dilakukan di dalam ruangan dekat dengan lokasi memasak. Pengunjung dipersilakan mengambil daftar menu kemudian menuliskan menu makanan dan minuman yang dipesan dalam selembar kertas. Kemudian daftar pesanan tersebut diberikan kepada pelayan untuk segera dipersiapkan. Pesanan tidak langsung disajikan karena pelayan warung harus memasaknya terlebih dahulu.

Hidangan Warung Sate Kambing Pak Pong Jejeran Bantul

Pengunjung Warung Sate Kambing Pak Pong Jejeran Bantul diharapkan sabar menunggu karena keterbatasan pelayanan yang mempersiapkan menu makanan dan banyaknya jumlah pesanan. Kadang saat warung ini ramai pengunjung, waktu menunggu pesanan selesai dihidangkan bila lebih dari satu jam. Untung saja kali ini saya hanya menunggu selama setengah jam karena warung belum terlalu ramai. Pesanan sate kambing klathak, tengkleng kambing, dan minuman selesai disajikan.

Sajian Sate Kambing Klathak Khas Warung Sate Kambing Pak Pong Jejeran Bantul

Sate klathak khas Warung Sate Kambing Pak Pong Jejeran Bantul dalam satu porsi disajikan dua tusuk sate saja dan sedikit kuah pada piring saji. Namun potongan daging dalam tusuk sate yang menggunakan jeruji besi tersebut cukup banyak dan porsinya tidak sedikit. Cara pemilihan dan pemotongan daging yang pas membuat daging terasa empuk. Selain itu proses pemasakan yang sempurna membuat daging matang merata di semua sisi dan memunculkan aroma khas daging kambing. Tidak ketinggalan cita rasa bumbu unik yang khas dari sate klathak sendiri yang berasal dari bawang putih dan garam.

Tengkleng Kambing Khas Warung Sate Kambing Pak Pong Jejeran Bantul

Menu lain di Warung Sate Kambing Pak Pong Jejeran Bantul seperti tengkleng, gulai, dan tongseng juga tidak kalah menariknya dengan sate kambing klathak. Kuah tengkleng di warung ini cukup kental dan manis berbeda dengan kuah tengkleng khas Solo. Selain itu cita rasa manis juga terasa pada hidangan tongseng daging dan jerohan kambing. Bisa disimpulkan bahwa hampir seluruh masakan di Warung Sate Kambing Pak Pong cenderung memiliki cita rasa manis dan gurih.

Sebagian besar pengunjung yang pernah datang masih setia untuk kembali berkunjung. Namun beberapa memilih tempat lain yang lebih sepi karena malas untuk menunggu lama. harga yang ditawarkan hampir sama dengan warung sate kambing yang ada disekitar. Walaupun demikian Warung Sate Kambing Pak Pong tetap menjadi salah satu pilihan kuliner bagi orang-orang yang datang dari luar kota ingin menikmati sate klathak. (text/foto: annosmile)

Ada 1 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. marsudiyanto:

    Warung Makan di Jogja memang murah2….
    Dan saya petama kali tau Sate Kuda juga di Jogja…
    Kalau makan sate kambing di Jogja malah belum pernah.
    Dulu, ketika tinggal di Jogja uang saya belum cukup buat jajan sate

Kirim pendapat