Sate Kambing Pak Turut, Sajian Sate Kambing Khas Gunungkidul

3.2
04

Sate Kambing Pak Turut Karangmojo Gunungkidul merupakan salah satu kuliner olahan daging kambing yang telah melegenda di kabupaten Gunungkidul. Cita rasanya yang khas dan teta dipertahankan sejak warung ini pertama kali dibuka. Tidak heran bila warung sate kambing ini menjadi pilihan utama bersantap sate kambing disekitar kota Wonosari dan kabupaten Gunungkidul.

Sate Kambing Pak Turut Karangmojo Gunungkidul memiliki cabang di Jeruk, Kepek, Wonosari, Gunungkidul, DI Yogyakarta.

Warung Sate Kambing Pak Turut Gunungkidul Dari Depan

Sate Kambing Pak Turut Karangmojo Gunungkidul saat ini memiliki beberapa cabang yang tersebar di wilayah kabupaten Gunungkidul. Salah satu cabang warung Sate Kambing Pak Turut yang letaknya di pusat kota Wonosari berada di Jalan Ksatrian, Jeruk, Wonosari. Untuk menuju warung tersebut dari Bundaran Siyono Gunungkidul ke arah kota Wonosari melewati pertigaan lampu merah Kranon. Kemudian beberapa puluh meter ada persimpangan atau pertigaan tanpa lampu merah dan ambil jalan ke arah kiri. Ikuti jalan hingga menemui Warung Sate Kambing Pak Turut di sebelah kiri jalan.

Sate Kambing Pak Turut dirintis oleh Karnoto yang sejak kecil akrab dipanggil dengan nama “Turut”. Sekitar 1979-1980 usaha sate kambing dimulai dengan membawa pikulan dagangan keliling sekitar Pasar Karangmojo. Usaha warung sate kambing terus berkembang dan dilanjutkan oleh keturunan Pak Turut. Saat ini telah dibuka 4 (empat) cabang di sekitar Gunungkidul.

Dapur Sate Kambing Pak Turut Gunungkidul

Posisi Warung Sate Kambing Pak Turut Gunungkidul cabang Jeruk ini tidak jauh dari salah satu kuliner soto khas Gunungkidul yaitu Soto Tan proyek (Wetan Proyek). Sangat cocok dijadikan alternatif bersantap ketika warung soto tersebut habis atau tutup ketika menjelang siap hari.

Baca Juga  Museum Sri Sultan Hamengkubuwono IX

Dari luar Warung Sate Kambing Pak Turut Gunungkidul cabang Jeruk terlihat pikulan yang mempertegas bahwa warung tersebut merupakan warung satekambing. Terlihat seorang pelayan yang sibuk membakar sate sambil mengkipasi bara api dan seorang pelayan lagi sedang memasak hidangan yang berkuah seperti tongseng atau gulai kambing. Bau harum dan aroma daging terbakar tercium ketika pengunjung berjalan mendekati bangunan warung sate tersebut dan memasuki ruangan di dalamnya.

Suasana Di Dalam Warung Sate Kambing Pak Turut Gunungkidul

Bangunan Warung Sate kambing Pak Turut Gunungkidul tampak sederhana dengan dinding dan tiang penyangga terbuat dari kayu. Ruangan di dalam warung cukup luas dan diperkirakan mampu menampung pengunjung sekitar 50 orang. Tampak berjajar meja kayu dengan kursi dari plastik. Tanpa menggunakan pendingin ruangan, suasana di dalam warung cukup sejuk karena jendela cukup lebar dan atap tidak tertutup eternit.

Berbagai Menu Warung Sate Kambing Pak Turut Gunungkidul

Sajian sate kambing di Warung Sate Kambing Pak Turut Gunungkidul disajikan diatas piring tanggung dengan 5 (lima) tusuk daging sate. Tusuk sate yang digunakan menggunakan tusuk sate dari bambu. Bumbu kecap diletakkan di dasar piring sedangkan bubuk merica ditaburkan diatas sate. Potongan ketimun, kubis, bawang merah, dan cabe rawit diletakkan diatas piring terpisah.

Menu Warung Sate Kambing Pak Turut Gunungkidul yang lain seperti gulai kambing dan tongseng kambing tidak kalah menariknya. Saya mencoba mencicipi tongseng kepala kambing yang menjadi salah satu hidangan favorit saya. Hidangan tongseng kepala kambing dihitung per porsi atau bukan per kepala kambing. Penyajian tongseng kepala kambing disajikan diatas piring dengan taburan merica bubuk saja.

Sajian Sate Kambing Khas Warung Pak Turut Gunungkidul

Cita rasa sate kambing khas Gunungkidul sedikit berbeda dibandingkan dengan sate kambing berbumbu kecap di Yogyakarta. Sebelum dibakar, daging sate direndam dahulu pada bumbu yang disebut kopyokan. Bumbu kopyokan merupakan bumbu rempah yang dicampur dengan kuah gulai yang dikentalkan. Tidak heran bila bumbu kecap di Warung Sate Kambing Pak Turut terlihat encer dan tidak dicampur dengan bumbu atau rempah-rempah yang lain.

Baca Juga  Ayam Tulang Lunak Hayam Wuruk, Cara Baru Menyantap Hidangan Ayam Goreng

Hidangan lain yang dipesan yaitu tongseng kepala kambing terasa gurih dan sedikit manis. Bila diperhatikan, cita rasa tongseng kambing yang ditawarkan Warung Sate Kambing Pak Turut hampir sama dengan cita rasa tongseng kambing di warung sate kambing di sekitar Yogyakarta. (text/foto: annosmile)

CABANG
  • Sate Kambing Pak Turut Jeruk. JI. Kesatriaan No. 63, Jeruk, Kepek, Wonosari, Gunungkidul Telp: (0274) 7489282, 081328732717
  • Sate Kambing Pak Turut Wonosari. Jl. KH. Agus Salim, Wonosari, Gunungkidul Telp: 081904174789
  • Sate Kambing Pak Turut Ponjong. Ponjong, Gunungkidul
  • Sate Kambing Pak Turut Ngricik. Dusun Ngricik RT 001/02, Kecamatan Karangmojo, Gunungkidul
INFORMASI
Warung Sate Kambing Pak Turut Karangmojo
Jl. Ksatrian, Jeruk, Kepek, Wonosari, Gunungkidul, DI Yogyakarta
Telp: (0274) 7489282, 081328732717

Jam Buka
Setiap hari pukul 08.30 - 17.00 WIB

Ada 2 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Jarwadi MJ:

    ini sate yang paling sering saya beli dalam beberapa tahun sekali, karena letaknya memang dekat dengan pabrik dimana aku buruh

    • admin:

      Hi Jarwadi Mj,
      Warung sate kambing ini memang favorit ya mas :-)

Balas pendapat dari Jarwadi MJ