Sate Kambing Pak Dakir, Antara Sate Klathak Dan Nasi Goreng Pliket

Sate Kambing Pak Dakir, Antara Sate Klathak Dan Nasi Goreng Pliket
2.7 (53.33%) 3 votes

Sate Kambing Pak Dakir merupakan daya tarik kuliner sate kambing di sisi barat kota Yogyakarta. Warung sate kambing ini cukup legendaris karena telah berusia hampir setengah abad. Menu andalan warung ini adalah sate kambing klathak dan nasi goreng pliket. Sedikit informasi nasi goreng pliket merupakan nasi goreng kambing yang dimasak dengan menggunakan sumsum tulang kambing.

Warung Sate Kambing Pak Dakir beralamat di Jalan HOS Cokroaminoto 75 depan Pasar Klithikan Yogyakarta. Warung sate ini buka sore hari mulai pukul 17.00-22.00.

Warung Sate Kambing Pak Dakir Yogyakarta Dari Depan

Lokasi Sate Kambing Pak Dakir berada di wilayah kota Yogyakarta sebelah barat. Rute menuju warung ini dari kawasan Nol Kilometer Yogyakarta menuju ke perempatan lampu merah Wirobrajan. Pilihlah jalan ke kanan atau ke arah utara menyusuri Jalan HOS Cokroaminoto. Posisi warung sate kambing ini berada di sebelah kiri jalan atau seberang Pasar Klitikan Yogyakarta. Ukuran warung ini cukup sempit dan hanya menyediakan parkir motor di depan bangunan warung.

Pengunjung yang memasuki Warung Sate Kambing Pak Dakir langsung dipersilakan memesan menu yang tersedia. Daftar menu makanan dan minuman terpasang jelas pada salah satu dinding warung. Saya memilih menu andalan warung ini yaitu sate klathak dan nasi goreng pliket. Menu lain yang tersedia diantaranya gulai kambing, tongseng kambing, sate bumbu, dan sate hati kambing. Pengunjung yang telah memesan makanan dan minumen dipersilakan mencari tempat duduk yang masih kosong.

Warung Sate Pak Dakir berdiri sejak tahun 1966 dan awalnya terkenal dengan menu sate klathak. Saat ini usaha warung sate ini dilanjutkan oleh anaknya di tempat yang sama.

Sate Klathak Di Sate Kambing Pak Dakir Yogyakarta

Penyajian Sate Klathak di Warung Sate Kambing Pak Dakir sedikit berbeda dengan penyajian sate kambing di daerah Jejeran Bantul seperti Sate Klathak Pak Pong dan Sate Klathak Pak Bari. Tusuk sate yang digunakan di warung sate ini tidak menggunakan jeruji besi dan hanya menggunakan tusuk sate dari bambu. Namun kelebihan dari warung sate ini adalah jumlah tusukan sate berjumlah 5 (lima) tusuk sedangkan sate klathak di sekitar Jejeran bantul rata-rata hanya 2 (dua) tusuk saja. terlepas dari hal tersebut bumbu yang digunakan benar-benar bumbu sate klathak.

Cita rasa sate klathak yang disajikan Warung Sate Kambing Pak Dakit sama seperti sate klathak yang dijual di daerah Jejeran Bantul. Keempukan daging kambing dalam sate klathak pun tidak jauh berbeda dengan Sate Klathak Pak Pong yang terkenal berdaging empuk. Sepertinya pemilik warung sudah paham betul mengenai cara pemilihan daging dan proses pembakaran sate agar menghasilkan daging yang empuk serta tidak alot. Selanjutnya sate klathak ini cocok dinikmati sebagai pendamping nasi goreng pliket.

Nasi Goreng Pliket merupakan hidangan kesukaan Butet Kertaradjasa yang bahan pembuatannya dengan sumsum dan kikil kambing yang direbus. Saat memakannya berasa lengket di mulut dan akhirnya disebut “Pliket” (bahasa Jawa : lengket).

Nasi Goreng Pliket Di Sate Kambing Pak Dakir Yogyakarta

Penyajian Nasi Goreng Pliket di Warung Sate Kambing Pak Dakir terlihat sangat sederhana dan tidak dihias dengan baik. Rajangan kubis dan potongan tomas diletakkan di pinggir piring serta bawang goreng sedikit ditaburkan pada bagian atas nasi goreng. Nasi goreng ini dimasak dengan menggunakan bumbu gulai yang dicampur dengan sumsum tulang dan kikil kambing. Cita rasa yang ditawarkan nasi goreng ini adalah rasa sedikit manis, gurih, dan berlemak (eneg). Keberadaan potongan tomas menjadi penyeimbang rasa agar cita rasa gurih dan eneg tidak berlebihan.

Secara keseluruhan Warung Sate Kambing Pak Dakir cocok menjadi alternatif kuliner sate klathak yang dekat dengan pusat kota Yogyakarta tanpa harus jauh-jauh datang ke daerah Jejeran Bantul sebagai daerah asal sate klathak. Khususnya nasi goreng pliket yang menjadi salah satu menu andalan warung ini tidak ditemukan atau jarang ditemukan di tempat lain. Bagi siapa yang penasaran dengan daya tarik rasa nasi goreng pliket silakan datang ke warung sate kambing ini. (text/foto: annosmile)

Kirim pendapat