Mengetahui Lebih Jauh Tentang Salak Bali

Mengetahui Lebih Jauh Tentang Salak Bali
5 (100%) 1 vote

Nama Salak Bali sangat erat dengan buah tangan yang wajib di bawa ketika pulang dari berwisata ke Pulau Bali. Salak Bali ini mudah didapat di hampir semua wilayah di Pulau Bali. Produksi Salak Bali tidak mengenal musim sehingga ketersediaannya selalu terpenuhi dan jarang terjadi kehabisan stok.

Salak yang berasal dari Bali dikenal dengan nama Salak Bali. Ciri-ciri Salak Bali: daging buahnya tebal, berwarna putih kekuningan, jarang yang masir, rasa manis bercampur asam, teksturnya renyah, bijinya kecil-kecil, dan biasanya berjumlah 1-2 pada setiap buah. Ukuran buah salak Bali relatif kecil.

Cara penanaman Salak Bali relatif sama dengan penanaman pohon salak di daerah lain di Indonesia. Sifat kleistogami yakni untuk terjadinya pembuahan dapat dilakukan sendiri secara otomatis dan tidak mmbutuhkan bantuan manusia ini membuat pemeliharaan pohon salak tidak terlalu sulit dan pasti berbuah.

Daerah yang terkenal akan produksi salaknya adalah Karangasem. Daerah Karangasem mensuplai salak ke daerah yang lain khususnya Denpasar yang membutuhkan pasokan salak untuk dijual ke wisatawan yang berkunjung ke Bali. Selain ini daerah Karangasem menjadi pioner sebagai pengembangan varietas baru Salak Bali yang dinamakan Salak Gula Pasir memiliki keunggulan daripada Salak Bali biasa. Kemudian saat ini di daerah lain di Bali juga mulai dikembangkan jenis salak yang lain.

Salak Gula Pasir memiliki rasa lebih manis dan ukurannya lebih kecil daripada Salak Bali biasa. Walaupun sudah cukup banyak ditemui, wisatawan yang membeli Salak Gula Pasir sering tertipu karena tidak dapat membedakan Salak Gula Pasir dengan Salak Bali biasa. Akhirnya semua salak yang dibawa dari pulau Bali tetap disebut salak Bali walaupun sudah bermacam-macam jenisnya. (text/foto: annosmile)

Ada 3 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Ceritaeka:

    Aku kurang suka salak Bali -_- aseeem

  2. pacarkecilku:

    pernah ke DPRD Karangasem, dipameri salak rasa melon.
    rasane aneh ;-) aku ga seberapa suka salak
    cuman suka manisan salak #ehh

  3. Mariam Husen:

    Saya tadinya sangat suka membeli Buah salah ketika pertama kali makan buah salah masir,yg kata sipenjual adalah salak Bali,Tapi kemudian saya jadi benar benar tdk menyukai salak,gara gara selalu ditipu oleh penjualnya,Salaknya bukan hanya sepat tapi agak pahit,gk tau kenapa,mungkin dikasi bahan kimia agar tdk cepat busuk.

Kirim pendapat