Rumah Kopi Mukidi Temanggung, Cerita Dan Edukasi Tentang Kopi

Rumah Kopi Mukidi Temanggung, Cerita Dan Edukasi Tentang Kopi
3.8 (75%) 4 votes

Rumah Kopi Mukidi merupakan rumah tempat tinggal petani kopi sekaligus pengusaha pengolahan, penjualan, pelatihan, dan kedai kopi di kawasan Temanggung. Keberadaannya cukup dikenal karena pencetus kemandirian petani khususnya petani kopi di Temanggung. Bisnis kopi ini dimulai pada tahun 2001 dan saat telah memiliki banyak pelanggan dari nusantara maupun dari mancanegara.

Rumah Kopi Mukidi terletak di dusun Jambon, desa Gandurejo, kecamatan Bulu, kabupaten Temanggung, Jawa Tengah 56253

Lokasi Rumah Kopi Mukidi berada di lereng Gunung Sumbing. Rute menuju rumah kopi ini dari pusat kota Temanggung menuju ke arah Parakan. Ikuti petunjuk jalan hingga tiba di Rumah Sakit Kristen Ngesti Waluyo Temanggung dimana letaknya sebelum memasuki ibukota kecamatan Parakan. Tepat sebelum Rumah Sakit Kristen Ngesti Waluyo, terdapat gang jalan kecil di sisi kiri jalan setelah Indomaret Parakan. Belok ke arah kiri ke dalam gang tersebut kemudian langsung belok ke kanan ketika menemui pertigaan kecil. Jarak antara gang masuk belokan pertama dengan belokan kedua (ke kanan) sekitar 15 meter dari belokan pertama. Bisa tetap lurus akan menuju ke Pos Pendakian Gunung Sumbing via Cepit dan harus memutar balik.

Ikuti jalan kecil yang melewati area perkampungan dan persawahan sejauh 4 kilometer dan kondisinya menanjak. Saat tiba di tanjakan dan disisi kiri terdapat lapangan kampung, masuk ke dalam lapangan tersebut untuk parkir. Rumah Kopi Mukidi tidak menyediakan area parkir baik untuk kendaraan roda dua (sepeda motor) maupuan kendaraan roda empat (mobil) di depan rumahnya karena area pemukiman disekitarnya cukup padat dan tidak memiliki halaman. Posisi Rumah Kopi Mukidi berada di sisi kanan jalan masuk ke dalam perkampungan penduduk dan ditempuh dengan berjalan kaki.

Penyajian menu Kopi Arabica Temanggung Wine menggunakan cangkir putih berukuran 200ml. Kopi Arabica Temanggung Wine merupakan salah satu jenis kopi yang ditanam sendiri oleh Mukidi di area kebun kopi lereng Gunung Sumbing. Cita rasa yang ditawarkan kopi ini sedikit asam, agak ringan, dan ada sedikit cita rasa buah (fruity). Hanya saja tingkat kepekatan rasa masih dibawah Kopi Arabica Gayo Wine yang pernah saya cicipi di kedai Gayo Ngopi Arabica Yogyakarta. Secara keseluruhan Rumah Kopi Mukidi dapat menjadi salah satu pilihan minum kopi sekaligus edukasi tentang kopi di sekitar Temanggung Jawa Tengah. (text/foto: annosmile)

Kirim pendapat