RM Legokan Ngancar Bantul, Pesona Kuliner Ujung Sungai

Rumah Makan Legokan Ngancar merupakan sebuah rumah makan yang berada di tepi muara Sungai Bedog kabupaten Bantul. Keberadaan rumah makan ini jauh dari kata strategis karena terletak di tengah-tengah pemukiman penduduk dan jauh dari jalan utama. Namun demikian cukup banyak pengunjung yang mengetahui tempat ini dan memilih tempat ini sebagai lokasi bersantap baik bersantap siang maupun sore.

Rumah Makan Legokan Ngancar terletak di pertemuan (tempuran) Sungai Bedog dengan Sungai Progo dan secara administratif berada di dusun Mangir Kidul desa Sendangsari, kecamatan Pajangan, kabupaten Bantul.

Warung Legokan Ngancar Dari Tepi Jalan
Lokasi Rumah Makan Legokan Ngancar terasa jauh untuk ukuran menjadi lokasi makan bila ditempuh dari kota Yogyakarta. Waktu satu jam lebih kadang diperlukan untuk menuju ke tempat ini. Bila nanti bingung langsung tanya saja lokasi tempuran Sungai Bedog-Progo. Kami langsung berhenti di rumah makan ini karena sudah tiba waktunya makan siang dan sepertinya tempat ini cocok digunakan untuk bersantai sambil mengisi perut.

Rumah Makan Legokan Ngancar ini tidak ramai dan tidak sepi, pengunjung datang dan pergi secara bergantian. Kami memesan menu yang ada yaitu iwak kali dan memilih tempat duduk di gubug atau gazebo yang dibangun di tepi sungai Bedog. Gubug-gubug kecil ini dibangun dengan tata ruang menarik dan diantara rerimbunan pohon. Saat terik matahari, gubug-gubug ini terlindung dari pancaran sinar matahari yang keras dan terasa sejuk berbalut angin seopi-sepoi dari tepi sungai.

Menu yang disajikan Rumah Makan Legokan Ngancar antara lain sambel welut, wader iwak kali, mangut gabus (kuthuk), lele goreng, udang tawar goreng, ikan gurame goreng/bakar, ikan gabus goreng, sayur kangkung, sayur lodeh, dan sebagainya.

Bangunan Warung Legokan Ngancar

Menu pesanan yang kami pesan akhirnya datang dan langsung tersaji di meja. Ada sambal belut kesukaan kami, wader goreng, oseng-oseng tempe, lalapan, sambal bawang, dan satu ceting nasi putih. Tanpa menunggu lama kami langsung menyantap makanan yang telah tersaji di meja.

Baca Juga  Festival Gerobak Sapi 2013, Sleman Menjadi Tuan Rumah Pertama Kali

Ikan Wader (Iwak Wader) yang tersaji dalam piring memiliki rasa cukup menarik, gurih, dan sedikit asin. Cukup cocok bagi orang-orang yang kurang suka dengan menu makanan yang berasa asin. Dalam sepiring Ikan Wader dapat dinikmati oleh dua orang atau tiga orang karena jumlahnya cukup banyak dan memenuhi isi piring. Sambal belutnya juga menarik untuk disantap. Rasanya cukup pedas dan ukuran belutnya besar-besar sehingga memberikan kepuasan bagi orang yang menyukai rasa pedas dan daging belut. Tekstur belutnya tidak hancur namun sedikit ditumbuk agar bumbu sambalnya merata.

Menu Iwak Kali di Legokan Ngancar

Porsi nasi yang disediakan dalam ceting atau tempat nasi ini cocok bagi orang yang makannya banyak dan tidak puas bila hanya sepiring nasi. Sambal bawangnya segar dan sangat pedas cocok untuk lidah masyarakat Indonesia. Lalapannya cukup segar dan menjadi pelengkap dalam makanan. Kami cukup puas menikmati makanan di rumah makan ini. Sebagai info, rumah makan ini juga menyediakan menu lain seperti ikan gurameh, ikan lele, ikan gabus, udang darat, dan jenis ikan air tawar lainnya namun stoknya terbatas dan harus ditanyakan terlebih dahulu kepada pengelola atau pelayannya.

Rumah Makan Legokan Ngancar ini menarik untuk dikunjungi. Suasananya masih berasa pedesaan dan berada di tepi sungai yang membuat udara terasa sejuk dan segar. Harganya cukup murah dibandingkan kuliner serupa yang berada di kota atau pinggiran kota Yogyakarta. Kekurangannya kita harus membutuhkan waktu yang lama untuk sampai ke rumah makan ini disamping sebagian jalannya belum beraspal dan resiko tersesat. (text/foto: annosmile)

Baca Juga  Kopilot Cafe, Ngopi Santai Di Pusat Kota Jogja

INFORMASI
Rumah Makan Legokan Ngancar
Dusun Mangir Kidul, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul
Telp: 0274-7006394, 081228942283 (Pak Basri)

Ada 2 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Goiq:

    hmmm sambal belut yaah.. nampaknya enyak

  2. kempes:

    mantap……suasana 80 an

Kirim pendapat