Ranu Pane, Salah Satu Danau di Kaki Gunung Semeru

Ranu Pane, Salah Satu Danau di Kaki Gunung Semeru
Rate this post

Perjalanan mengelilingi kawasan Taman Nasional Gunung Bromo Tengger Semeru membawa saya tiba di sebuah kawasan yang dibernama Ranu Pane. Kawasan tersebut merupakan desa teratas, terakhir dan menjadi pos pendakian Gunung Semeru. Selain itu terdapat salah satu danau yang berada di kaki Gunung Semeru yakni danau Ranu Pane.

Danau Ranu Pane (Ranu Pani) terletak di desa Ranu Pane, kecamatan Senduro, kabupaten Lumajang. Merupakan salah danau dari ketiga danau yang berada di kaki Gunung Semeru dimana posisinya paling rendah.

Gerbang Desa Wisata Ranu Pane Lumajang

Danau Ranu Pane menjadi tempat tujuan saya ketika menyambangi kawasan Ranu Pane. Lokasi danau ini berada di ujung desa Ranu Pane dan disebelah pos pendakian Gunung Semeru. Dari Simpang Jemplang dapat ditempuh dengan lama perjalanan 15 menit menggunaan pick up bak terbuka, persewaan hardtop/jeep, ojek motor, atau kendaraan pribadi.

Area Parkir Ranu Pane Lumajang

Perjalanan dari Simpang Jemplang melewati kawasan hutan pegunungan yang cukup lebat. Untung saja jalanan sudah beraspal meski dibeberapa bagian mengalami kerusakan. Beberapa menit berselang, perjalanan memasuki area pertanian warga dan sebuah desa kecil dengan bangunan yang saling berhimpit satu sama lain.

Sisi Lain Danau Ranu Pane Lumajang

Tanda memasuki kawasan Danau Ranu Pane tampak ketika kendaraan yang kami tumpangi memasuki gerbang Desa Wisata Ranu Pane. Tidak lama kemudian kendaraan tersebut berhenti dan sopir kendaraan mengabarkan bahwa kita sudah tiba di Danau Ranu Pane. Saya kemudian turun dan berjalan mengikuti papan petunjuk arah menuju ke area danau.

Saat menyusuri jalan setapak menuju Danau Ranu Pane, saya melewati beberapa bangunan yang baru selesai dibangun. Bangunan yang dibangun di kawasan ini merupakan fasilitas pendukung wisata Danau Ranu Pane. Sebut saja area parkir sepeda motor, kamar mandi umum, warung makan sederhana, stan tanaman hias, dan penginapan sederhana.

Pemandangan Dari Tepi Danau Ranu Pane Lumajang

Keberadaan fasilitas pendukung tersebut merupakan salah satu upaya membangun desa Ranu Pane sebagai kawasan wisata berbasis pedesaan atau desa wisata. Desa Wisata Ranu Pane dikembangkan dengan daya tarik utama wisata berupa Danau Ranu Pane, Pos Pendakian Gunung Semeru, dan suasana pedesaan dilereng gunung tertinggi se-pulau Jawa.

Sebelum memasuki area Danau Ranu Pane terdapat simpangan jalan setapak dimana satu jalan menuju ke arah Danau Ranu Pane sedangkan jalan setapak yang satunya menuju ke pura peribadatan yang dibangun diatas bukit. Saya langsung menuju ke arah Danau Ranu Pane tanpa menengok pura tersebut karena keterbatasan waktu.

Annosmile di Danau Ranu Pane

Pemandangan Danau Ranu Pane nampak sejuk dan alami dengan dikelilingi pohon khas pegunungan. Danau Ranu Pane tampak bening karena belum mengalami pencemaran dan kondisinya yang benar-benar alami. Terlihat beberapa jenis rumput tumbuh di tepi danau. Saya mencoba berjalan ke tepi danau sambil mencari tanah yang masih keras untuk dipijak.

Air Danau Ranu Pane cukup bening hingga memantulkan bayangan pohon yang tumbuh disekitarnya. Sesekali saya melihat ikan air tawar bergerak bebas disana. Kelihatan Danau Ranu Pane merupakan lokasi memancing yang menarik. Namun saya tidak mengetahui apakah ikan yang berada di Danau Ranu Pane diperbolehkan untuk dipancing karena akan mengganggu kelestarian alam. (text/foto: annosmile)

Ada 1 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Idah Ceris:

    Nembe muncak yeee, Mas?
    Asiik dongs. ..

Kirim pendapat