Puncak Bukit Patuk Dan Tapal Batas Gunungkidul-Bantul

Puncak Bukit Patuk Dan Tapal Batas Gunungkidul-Bantul
2.5 (50%) 2 vote[s]

Puncak Bukit Patuk yang dijelajahi kali ini bukan merupakan kawasan wisata atau tempat bersantai melainkan hamparan puncak perbukitan. Tempat ini dapat disebut Puncak Bukit Patuk meskipun bukan merupakan puncak tertinggi perbukitan tersebut. Hal yang menarik dengan tempat ini adalah kondisinya seperti di alam bebas, lokasi yang cukup tinggi, dan keberadaan tapal batas antara kabupaten Gunungkidul dengan kabupaten Bantul.

Jalan Setapak Menuju Puncak Bukit Patuk

Lokasi Puncak Bukit Patuk berada di dekat gerbang masuk kabupaten Gunungkidul di daerah perbukitan Patuk. Tempat ini sedikit tersembunyi karena bukan merapakan kawasan wisata. Posisinya berada di area bebatuan disamping ladang pertanian warga sekitar. Rute mudahnya dari tanjakan Piyungan naik terus hingga Pintu Gerbang Gunungkidul di kawasan Patuk. Ikuti jalan terus hingga menemui perempatan kecil dan pilih jalan ke kanan dengan papan petunjuk arah menuju Dlingo. Ikuti jalan kecil tersebut hingga menemui pertigaan dan ambil jalan ke kanan. Kondisi jalan sedikit menanjak dan saat tiba diatas parkirlah kendaraan di halaman rumah penduduk di sisi kanan. Diharapkan untuk meminta izin parkir kepada pemilik rumah terlebih dahulu.

Annosmile Di Puncak Bukit Patuk

Perjalanan menuju Puncak Bukit Patuk dilanjutkan dengan berjalan kaki melewati jalan setapak. Ukuran jalan setapak tersebut cukup sempit karena melewati area ladang pertanian penduduk. Namun perjalanan tidak melelahkan karena hanya berjalan sejauh 200an saja dan tiba di kawasan Puncak Bukit Patuk. Keadaan sekitar Puncak Bukit Patuk didominasi batuan endapan lava purba mirip dengan batuan di Gunung Api Purba Nglanggeran. Saat melihat pemandangan ke arah timur terlihat Jalan Wonosari dan Pintu Gerbang Gunungkidul. Pepohonan yang ada di sekitar terlihat jarang karena mungkin baru saja dipanen oleh pemilik lahan.

Baca Juga  Kedai Kopi Espresso Bar Yogyakarta, Tempat Ngopi Favorit Para Mahasiswa

Tapal Batas Gunungkidul-Bantul Di Puncak Bukit Patuk

Keunikan dari Puncak Bukit Patuk adalah keberadaan tapal batas wilayah antara kabupaten Gunungkidul dengan kabupaten Bantul. Seperti yang kita tahu bahwa seluruh kawasan perbukitan Patuk merupakan wilayah kabupaten Gunungkidul. Pernyataan tersebut sebenarnya salah karena sebagian wilayah Bukit Patuk sisi barat termasuk kawasan Bukit Bintang merupakan wilayah kabupaten Bantul yang masuk kecamatan Piyungan. Pembangunan Gapura Masuk Gunungkidul yang posisinya sedikit ke tengah dirasa tepat karena tidak terlalu berhimpit dengan tapal batas yang ada. Belum diketahui posisi tapal batas di sekitar Bukit Bintang berada di sisi sebelah mana.

Pemandangan Gunung Merapi Dari Puncak Bukit Patuk

Pemandangan Puncak Bukit Patuk terlihat menarik dan lebih tinggi dibandingkan dengan pemandangan dari warung-warung kuliner yang terkenal dengan kawasan Bukit Bintang. Bila melihat ke arah utara tampak Gunung Merapi yang berdiri gagah tanpa terhalang apapun. Pemandangan ke arah bawah tidak kalah bagusnya yaitu melihat pemandangan area persawahan, pemukiman penduduk, hingga kawasan industri yang belum lama ini selesai dibangun.

Matahari Terbenam Dari Atas Puncak Bukit Patuk

Pesona matahari terbenam dari Puncak Bukit Patuk tampak indah bila cuaca sedang baik. Bulatan matahari akan terlihat jelas dari tempat ini. Kabut tipis akan menghiasi cakrawala dari kejauhan. Hanya saja matahari akan tampak tenggelam pada balik perbukitan di bawah perbukitan Patuk.

Secara keseluruhan Puncak Bukit Patuk cocok menjadi wisata alternatif yang murah meriah. Ketiadaan warung dan fasilitas lain membuat suasana serasa di alam bebas. Beberapa jejak sisa pembakaran di tempat ini menunjukkan bahwa Puncak Bukit Patuk ini mungkin pernah digunakan sebagai lokasi camping. Selain itu didekat kawasan ini telah dipasang kamera pengawas atau cctv untuk memantau kota Yogyakarta dari atas ketinggian. (text/foto: annosmile)

Ada 2 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. cumilebay:

    Kamu jalan ke puncak ama siapa ??? ngak sendiri kan ????

  2. Nasirullah Sitam:

    Bisa dijadikan alternatif untuk sepedaan :-D

Kirim pendapat