Pewter, Kerajinan Timah Khas Bangka

Saat berada di Pulau Bangka, kami menyempatkan diri mengunjungi pusat industri kerajinan di sekitar kota Sungailiat dan kota Pangkalpinang. Ada sebuah kerajinan yang menarik perhatian kami yaitu kerajinan Pewter. Kerajinan Pewter ini merupakan hasil kerajinan dari biji timah yang banyak ditemukan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kerajinan Pewter merupakan usaha kerajinan yang dikembangkan PT Timah dengan Pemerintah Kabupaten Bangka. Pewter adalah logam campuran antara Timah (Sn) dengan kandungan hingga 97% dengan Tembaga (Cu) 2% dan 1% Antimony (Sb). Saat ini Kerajinan Pewter menjadi salah satu produk unggulan Pulau Bangka sebagai souvenir atau cinderamata.

Kerajinan Pewter Berbentuk Miniatur Kereta

Setelah mengunjungi Museum Timah, kami mengunjungi sentra pembuatan Kerajinan Pewter. Saat kami tiba, kami langsung disambut pengelola dan diberikan penjelasan tentang asal-usul Pewter hingga produk yang dihasilkan. Kami langsung diajak menuju ke showroom produk Kerajinan Pewter. Showroom ini menampilkan beragam jenis dan bentuk Kerajinan Pewter yang dapat dibeli oleh pengunjung.

Harga yang ditawarkan berdasarkan tingkat kesulitan pembuatan Kerajinan Pewter. Untuk bahan yang digunakan sama untuk semua Kerajinan Pewter. Ada yang berbentuk miniatur pulau bangka, kapal laut, meriam, kereta kuda, kereta api, dan sebagainya. Untuk ukuran souvenir atau barang oleh-oleh, harga Kerajinan Pewter cukup mahal karena harga dipengaruhi bahan pembuatnya yang tidak murah yaitu biji timah. Namun bagi para kolektor, Kerajinan Pewter ini menjadi barang yang dicari karena bentuknya yang unik dan beberapa memang dibuat secara terbatas.

Baca Juga  Pasar Seni Guwang, Alternatif Wisata Belanja DI Gianyar

Menurut pengelola, sebetulnya prospek Kerajinan Pewter di Kepulauan Bangka Belitung cukup bagus karena cukup banyak peminat yang didominasi dari luar negeri. Dari segi bahan baku cukup melimpah dan alat untuk memproduksi kerajinan Pewter didukung secara penuh oleh PT Timah. Namun karena lemahnya sumber daya manusia (SDM) dan masyarakat masih menganggap remeh kerajinan ini mengakibatkan Kerajinan Pewter belum dapat berkembang seperti yang diharapkan. (text/foto: annosmile)

Kirim pendapat