Petilasan Brawijaya V di Perbukitan Patuk Gunungkidul

Petilasan Brawijaya V di Perbukitan Patuk Gunungkidul
2 (40%) 1 vote

Kawasan Gunungkidul memiliki sejarah tersembunyi yang sebagian belum terungkap. Beberapa sejarah yang berhasil diungkap adalah Gunungkidul sempat menjadi jalur pelarian Prabu Brawijaya V, raja Kerajaan Majapahit yang dikejar oleh anaknya sendiri bernama Raden Patah. Beberapa tempat diGunungkidul disinyalir sebagai petilasan Prabu Bawijaya V. Salahsatunya berada di sekitar Pantai Ngobaran dan Perbukitan Patuk.

Petilasan Prabu Brawijaya V terletak di perbukitan Dusun Batur, Desa Putat, Kecamatan Patuk, Gunungkidul. Petilasan ini berupa batu yang sekelilingnya ditumbuhi tiga pohon beringin dimana dua diantara pohon tersebut dahannya tersambung satu sama lain sedangkan akarnya berbeda.

Papan Petilasan Brawijaya V di Dusun Batur Patuk Gunungkidul

Keberadaan Petilasan Prabu Brawijaya V di area Pantai Ngobaran sudah lama diketahui dan saat ini menjadi kawasan wisata alam dan rohani. Sedangkan Petilasan Prabu Brawijaya V di perbukitan Patuk baru saja diketahui setelah dilakukan penelitian oleh sejarawan dan arkeolog. Penelitian ini dilakukan untuk membuktikan cerita turun temurun masyarakat yang meyakini tempat tersebut Petilasan Prabu Brawijaya V.

Kami menemui Petilasan Prabu Brawijaya V di perbukitan Patuk Gunungkidul saat menjelajah kawasan air terjun Banyunibo Patuk. Lokasi petilasan yang berada di tepi jalan membuat kami berhenti sejenak dan melihat sesuatu yang terdapat dalam petilasan tersebut. Suasana tampak sepi dan angker karena berada diantara rerimbunan pohon dan jauh dari pemukiman.

Pohon bambu yang tumbuh lebat disekitarnya memiliki cerita dimana pohon bambu tersebut tumbu dari sebilah bambu yang ditancapkan usai digunakan untuk memotong ari-ari bayi dari istri Brawijaya V. Ari-ari bayi yang memiliki istilah lain “Batur” ditanam ditempat tersebut. Berdasarkan cerita tersebut, dusun ini dikenal sebagai desa Batur.

Bambu Bertuah di Petilasan Brawijaya V Di Dusun Batur Patuk Gunungkidul

Kami hanya berhenti sejenak karena tidak ada petugas jaga ataupun juru kunci yang berada di tempat ini. Menurut informasi yang kami ketahui setelah bertanya kepada penduduk sekitar yang kebetulan sedang lewat, Petilasan Prabu Brawijaya V ini beberapakali dikunjungi orang luar daerah untuk bersemedi untuk mencari berkat.

Bila disimpulkan secara singkat, dapat diperkirakan bahwa pelarian Prabu Brawijaya hampir mengelilingi seluruh kawasan Gunungkidul mulai dari kawasan pantai hingga kawasan perbukitan Seribu. Dimungkinkan beberapa waktu kedepan akan ditemukan lagi Petilasan Prabu Brawijaya V di daerah lain karena masih banyak situs terpendam dan petilasan yang belum diteliti. (text/foto: annosmile)

Ada 2 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Idah Ceris:

    Memotong ari2 pake bambu? Zaman dulu ngeri juga, ya. Saking gak ada alat mungkin yo, Mas. :D

  2. EventJogja Dot Com:

    wah wisata sekaligus belajar sejarah :D

Kirim pendapat