Pempek Palembang Mang Pari 19 Ilir, Pilihan Kuliner Pempek Di Yogyakarta

Pempek Palembang Mang Pari 19 Ilir merupakan salah satu pilihan bersantap kuliner pempek khas Palembang di sekitar Yogyakarta. Cita rasa Pempek Palembang Mang Pari 19 Ilir yang khas dan tetap dipertahankan membuat pengunjungnya  tidak kapok untuk mengunjunginya kembali. Awalnya warung ini menempati sebuah bangunan yang sempit kemudian berkembang menjadi besar dan membuka beberapa cabang di sekitar Yogyakarta.

Warung Pempek Palembang Mang Pari 19 Ilir (Pempek Tamsis) beralamat di Jalan Taman Siswa 101 Yogyakarta. Menyediakan menu utama berupa bermacam-macam jenis pempek berikut olahannya.

Suasana Warung Pempek Palembang Mang Pari 19 Ilir Yogyakarta

Lokasi warung pempek Mang Pari 19 Ilir ini berada di dalam area kota Yogyakarta dan hanya membutuhkan waktu singkat untuk tiba kesana. Saat tiba, saya langsung mencari tempat duduk yang kosong dan memesan menu yang tersedia di warung ini. Menu yang tersedia cukup lengkap seperti pempek kapal selam, pempek lenjer, pempek kulit ikan, tekwan, dan sebagainya.

Tidak berapa lama pesanan saya pun tiba, sepiring berisi sebuah pempek kapal selam dan pempek kulit ikan. Penyajian cukup sederhana dengan potongan mentimun berbentuk dadu di bagian tepi. Pempek ini disajikan panas dan baru saja keluar dari alat penggorengan. Bau ikan tenggiri sebagai salah satu bahan penyusunnya cukup terasa meskipun tidak mencolok. Penampakan pempek kapal selam lumayan apik dan berwarna kuning keemasan.  Sepertinya teknik penggorengannya sudah tidak diragukan lagi.

Warung Pempek Palembang Mang Pari 19 Ilir didirikan sekitar 15 tahun silam oleh Salim Fachri atau yang lebih dikenal oleh Mang Pari. Beliau memulai bisnisnya bersama istrinya yang berasal dari Palembang.

Sajian Pempek Di Warung Pempek Palembang Mang Pari 19 Ilir Yogyakarta

Pempek kapan sejam ini merupakan jenis pempek yang dibagian dalamnya terdapat potongan telur ayam. Saat mencicipi rasa pempek kapal selam pertama kali tanpa menggunakan tambahan bumbu cuka. Rasanya cukup gurih dan lezat, meskipun saya sedikit kecewa dengan rasa ikan tenggiri yang kurang terasa dimulut. Selanjutnya saya mencoba pempek kulit ikan, rasanya cukup gurih, berlemak, dan cukup terasa aroma serta bau dari ikan tenggiri.

Baca Juga  Bakso Kang Gandul, Legenda Bakso Klasik Dari Maguwo Sleman

Bumbu cuka atau bahasa aslinya ‘cuko’ memiliki rasa manis, asin, asam, dan pedas menjadi satu. Bumbu cuka ini berwarna coklat kehitaman dengan tekstur agak kental. Saya menuangkan bumbu cuka yang memiliki rasa dominan pedas dan manis untuk melengkapi cara menikmati pempek Palembang. Ukuran pempek yang cukup besar membuat saya cukup kenyang dan puas menikmati pempek di warung ini. Harga yang ditawarkan tergolong murah dan sebanding dengan rasa yang ditawarkan. (text/foto: annosmile)

CABANG

Pempek Mang Pari 19 Ilir Tamsis. Jl. Taman Siswa 101 Yogyakarta

Pempek Mang Pari 19 Ilir Nologaten. Jl. Nologaten Komplek Ruko Nologaten Kav. D Yogyakarta Telp: 0274-4533746

Kirim pendapat