Pemandian Air Hangat dan Situs Candi Umbul Magelang

Pemandian Air Hangat dan Situs Candi Umbul Magelang
4.4 (88%) 5 votes

Situs Candi Umbul merupakan salah satu peninggalan purbakala sekaligus pemandian air hangat di kabupaten Magelang. Keberadaannya menjadi salah satu daya tarik wisata utama di daerah Grabag bersanding dengan Air Terjun Sekar Langit dan Telaga Bleder. Saat ini kolam pemandian air hangat tersebut masih diperbolehkan untuk kegiatan berenang, berendam, dan mandi untuk umum atau masyarakat luas.

Candi Umbul terletak di desa Kartoharjo, kecamatan Grabag, kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Asal usul nama Candi Umbul berasal dari munculnya gelembung-gelembung udara menyembul dari dasar kolam, ‘umbul‘ dalam bahasa Jawa berarti muncul atau menyembul. Kandungan air hangatnya bagus untuk kesehatan kulit zat Saprophyl. Posisi Candi Umbul cukup dekat dengan Daerah Aliran Sungai Elo.

Kolam Pemandian Air Hangat Candi Umbul Magelang

Lokasi Situs Candi Umbul berada di dekat ibukota kecamatan Grabag Magelang. Dari pusat kota Magelang ikuti jalur Magelang-Semarang hingga Secang kemudian cari petunjuk arah menuju ke Grabag. Ikuti jalan penghubung antara Secang dengan Grabag hingga memasuki ibukota kecamatan Grabag. Sebelum Pasar Grabag ada sebuah papan petunjuk ke arah kiri menuju ke Situs Candi Umbul. Ikuti petunjuk arah tersebut sejauh kurang lebih 5 kilometer hingga tiba di lokasi.

Anak-Anak Berenang Di Kolam Candi Umbul Magelang

Situs Candi Umbul dikelilingi oleh pagar beton sehingga bila kita lewat sekilas di depannya, kita tidak mengetahui bahwa didalamnya terdapat situs peninggalan sejarah. Setelah membayar tiket masuk akhirnya saya berjalan menuju ke area Candi Umbul yang juga merupakan kolam pemandian air panas.

Potongan Batuan Candi Di Situs Candi Umbul Magelang

Tiba di kawasan Situs Candi Umbul, yang terlihat dominan adalah sebuah pemandian air panas yang dikelilingi batuan. Dibagi dalam dua area pemandian yang letaknya berdampingan. Pemandian pertama berupa pemandian air panas alami (air hangat sebetulnya) dan disebelahnya pemandian air tawar (biasa).

Candi Umbul diperkirakan merupakan candi hindu peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang dibangun pada abad ke 9 Masehi. Menurut informasi, pada zaman dahulu digunakan sebagai pemandian putri raja setelah melakukan suatu ritual di Candi Borobudur. Sumber air panas (hangat) ini ditemukan pada kisaran abad ke 8-9. Disekeliling konon dikelilingi bangunan candi penjaga karena ditemukan beberapa potongan batu yang terdapat relief. Situs ini pernah tertimbun ketika agama Islam masuk ke nusantara dan digali pada zaman penjajahan Belanda.

Relief Batuan Candi Umbul Magelang

Penasaran dengan seberapa panas suhu sumber air panas akhirnya tanpa menunggu lama kami mencoba berendam di kolam air panas. Ternyata panas yang dikeluarkan oleh sumber air panas hanya terasa hangat saja. Bau belerang dan asap yang keluar dari sumber air panas tidak terasa. Cukup unik mengingat rata-rata sumber air panas memancarkan bau belerang yang cukup pekat. Selain itu warna air cukup jernih dan agak kehijauan yang dipengaruhi oleh warna lumut yang terdapat di dalam dasar kolam, berbeda dengan warna sumber air panas kebanyakan yang berwarna kecoklatan keruh akibat belerang (sulfur) dan senyawa mineral lainnya.

Kolam pemandian Candi Umbul ditemukan dan dieskavasi oleh Pemerintah Belanda sekitar tahun 1870-an. Pada mulanya lokasi kolam pemandian itu berada di bagian belakang kompleks percandian yang terletak di tepian aliran Kali Elo. Letusan Gunung Merapi Tahun 1906 telah mengakibatkan candi Umbul  mengalami kerusakan dan terpendam oleh material vulkanik yang mengalir melalui kali itu. Proses rekonstruksi ulang Candi Umbul dengan memindah lokasi kolam sedikit menjauh dari Kali Elo. Pondasi asli candi tak jauh dari kolam itu hingga kini masih terpendam di dalam tanah. Tempat pemandian yang dibuat pada masa Dinasti Syailendra ini sebenarnya ingin dibuat seperti Pemandian Taman Sari yang berada di Kraton Yogyakarta. Tapi karena terjadi perselisihan, tempat tersebut tidak tuntas penyelesaiannya hingga sekarang.

Makam Tua Di Kawasan Situs Candi Umbul Magelang

Saya cukup betah berendam di sumber air hangat ini. Cukup membuat badan terasa segar dan rileks setelah melakukan touring mengelilingi Gunung Telomoyo dan Gunung Andong. Setelah cukup berendam, kami mengamati sekeliling kawasan Candi Umbul yang dikelilingi taman dan melihat sebuah makam tua di bagian ujung dekat batuan relief yang berserakan dekat pemandian. Kami tidak tahu asal-usul keberadaan makam yang kami anggap misterius tersebut karena orang-orang yang kami temui juga tidak mengetahui asal-usul keberadaan makam tersebut.

Situs Candi Umbul saat ini masih digunakan masyarakat sebagai tempat pemandian air hangat umum dan pada hari-hari tertentu digunakan untuk ritual atau tradisi mensucikan diri seperti Padusan menjelang Bulan Ramadhan, Upacara Melasti menjelang Hari Raya Nyepi, dan ritual lain yang dilakukan sekelompok orang.

INFORMASI
Candi Umbul
Desa Kartoharjo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah

Retribusi
Tiket Masuk: Rp 3.000,-/orang
Parkir Motor: Rp 2.000,-

Ada 9 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. suryaden:

    isin nek adus rame-rame

  2. arif:

    klo yg ini belum panh, di magelang, di grabag, yg pernah cum air terjun,

  3. airyz:

    tiket masuknya murah, kapan2 tak mrono mas :D

  4. Ceritaeka:

    Melihat ciamiknya poto2nya tiba2 dadanya sesak.
    Kmau gak mau poto bareng akuuu!

    *ini dendam kesumat keknya :))*

  5. devieriana:

    Aku udah lama nggak dateng ke tempat-tempat rekreasi kaya gini :(
    Selalu penasaran dengan yang kolam air hangat, belum pernah ke tempat-tempat kaya gitu :(. Mesakne ya? Pengen ngerasain berendem disana lama-lama, enak kayanya ya :D

  6. condrokartiko.net:

    menarik lagi, klo ada putri rajanya sesuai dengan cerita ya, jadi sesuatu banget… hehehehe

  7. indobeta:

    selama ini ke magelang blm pernah kesitu, lain waktu ada kesempatan rasanya perlu untuk dicoba

  8. tyas:

    Sy ko’ ga ngerti alur cerita/legenda candi umbul. Disebutkan bhw merupakan candi hindu, tp ko’ digunakan mandi setelah ritual di candi borobudur (yg notabene kt ketahui bersama bhw borobudur adalah candi budha). Pie kie ceritane? Aku ga paham. Mohon penjelasan. Trims.

  9. kanu:

    lokasinya dimana?? dan berapa jaraknya dari sleman??

Kirim pendapat