Pecel Pincuk Gumilang, Kuliner Pecel Khas Blitar Di Yogyakarta

Warung Pecel Pincuk Gumilang Khas Blitar merupakan salah satu tempat favorit untuk sarapan pagi di sekitar Yogyakarta. Keberadaannya cukup banyak diketahui oleh pecinta hidangan nasi pecel dan orang-orang yang sering melewati jalan depan warung tersebut. Beberapa orang berkomentar bahwa rasa yang ditawarkan oleh pecel khas Blitar di Warung Pecel Pincuk Gumilang sesuai dengan lidah masyarakat Yogyakarta.

Warung Pecel Pincuk Gumilang Khas Blitar beralamat di Jl. Laksda Adi Sucipto Km. 6 No. 52 Sleman, Yogyakarta. Warung ini menyediakan menu utama berupa nasi pecel khas Blitar.

Warung Pecel Pincuk Gumilang Yogyakarta Dari Tepi Jalan

Lokasi Warung Pecel Pincuk Gumilang Khas Blitar cukup strategis di tepi jalan utama menuju pusat kota Yogyakarta atau sebelah barat Jembatan Layang Janti (flyover Janti). Posisi warung ini berada di sebelah selatan jalan atau kiri jalan saat menuju ke pusat kota Yogyakarta. Warung Pecel Pincuk Gumilang mengambil area parkir toko atau emperan toko di tepi jalan. Sedangkan parkir pengunjung warung menempati sedikit badan jalan dan tempatnya terbatas.

Ruangan Warung Pecel Pincuk Gumilang Khas Blitar terbilang cukup sempit, hanya dapat menampung belasan pengunjung. Bila dibilang kurang nyaman dan duduk berhimpit dengan pengunjung yang lain. Namun sebagian besar pengunjung tidak akan berlama-lama di tempat ini karena segera melanjutkan aktivitas yang harus dikerjakan pagi itu misalnya berangkat kerja atau suatu keperluan.

Pecel khas Blitar memiliki sedikit perbedaan dengan pecel di daerah lain seperti Madiun dan Malang. Ciri pecel khas Blitar antara lain bumbu kacang cukup halus dan lembut, rasa manis cukup dominan, dan sedikit pedas.

Suasana Warung Pecel Pincuk Gumilang Yogyakarta

Penyajian nasi pecel khas Blitar di Warung Pecel Pincuk Gumilang menggunakan piring dari anyaman rotan yang dilapisi selembar daun pisang. Tidak menggunakan pincuk sesuai dengan namanya. Pertama-tama nasi diletakkan dibagian paling bawah kemudian diikuti dengan sayuran dan potongan lauk. Sayuran yang ada hampir sama dengan sayuran pada pecel daerah lain seperti daun pepaya, daun singkong, daun kenikir, tauge, ketimun, dan daun kemangi. Kuah sambal kacang disiramkan pada bagian atas susunan nasi, sayuran, dan lauk tersebut. Sebagai pelengkap ditaruh rempeyek kacang dan rempeyek ikan pada bagian atasnya.

Baca Juga  Sate Kambing Pak Dakir, Antara Sate Klathak Dan Nasi Goreng Pliket

Macam-macam lauk yang disediakan di Warung Pecel Pincuk Gumilang antara lain telur, tahu bacem, sate telur puyuh, bakwan goreng, tempe goreng, dan rempeyek (kripik) kacang. Tidak ada lauk lain seperti daging ayam, daging sapi, ikan nila, atau ikan lele. Sepertinya jenis-jenis lauk tersebut kurang diminati pengunjung yang mampir di warung nasi pecel dan kurang cocok untuk sarapan sehingga tidak lagi disediakan.

Sajian Nasi Pecel Pincuk Gumilang Yogyakarta

Rasa pecel khas Blitar yang lebih dominan rasa manis memang menjadi kesukaan masyarakat Yogyakarta yang menyukai rasa manis. Sedikit berbeda dengan pecel khas Madiun yang cenderung gurih dan tidak terasa manis. Selain rasa manis, rasa yang ditonjolkan oleh pecel khas Blitar adalah rasa gurih dan sedikit pedas. Untuk kondisi sayuran yang ada kondisinya cukup segar karena langsung disajikan setelah selesai direbus atau dimasak.

Warung Pecel Pincuk Gumilang Khas Blitar yang buka sejak pagi hari cocok dijadikan tempat sarapan di sekitar kota Yogyakarta. Pengunjung warung ini banyak didominasi oleh para pekerja yang belum sempat sarapan di rumah karena kesibukannya yang cukup padat. Tidak sedikit pula pecinta kuliner yang mampir di warung ini untuk sekedar menikmati sajian kuliner khas Blitar ini. Harga yang ditawarkan cukup murah dan membuat kenyang hingga menjelang siang hari. (text/foto: annosmile)

INFORMASI
Warung Pecel Pincuk Gumilang Khas Blitar
Jl. Laksda Adi Sucipto Km. 6 No. 52 Yogyakarta
Telp: -
Buka mulai pukul 06.30 hingga habis

PETA

Ada 2 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. mawi wijna:

    Badala… kok nggak pakai pincuk wadahnya? >.<

  2. cak wan:

    terima kasih saranya yang membangun untuk kami, kalo konsumen penyajianya minta di pincuk kita bisa memenuhi

Kirim pendapat