Pasir Berbisik Bromo

Pasir Berbisik Bromo
Rate this post

Ada sebuah kawasan di area Taman Nasional Gunung Bromo, Tengger, Semeru yang namanya tiba-tiba terkenal ketika dipopulerkan oleh film layang lebar nasional lebih dari satu dekade yang lalu. Kawasan tersebut saat ini dikenal dengan nama kawasan “Pasir Berbisik Bromo”. Nama kawasan “Pasir Berbisik Bromo” diambil dari nama film layar lebar tersebut.

Berkat film “Pasir Berbisik” yang dibuat pada tahun 2001 dengan dibintangi oleh Christine Hakim, kawasan ini dikenal dengan nama kawasan Pasir Berbisik Bromo.

Pemandangan Gunung Bromo dan Batok Dari Area Pasir Berbisik

Sebetulnya kawasan pasir Berbisik Bromo hanyalah sebagian kecil area padang pasir Gunung Bromo yang sering terjadi badai pasir. Lokasi Pasir Berbisik Bromo terletak diantara Cemoro Lawang dengan area padang savanna Bromo atau ditengah-tengah lautan pasir. Di tempat ini sering terjadi badai pasir besar yang membatasi pandangan terhadap pemandangan gunung Bromo dan gunung Batok. Namun disitulah letak keunikannya, kadang terlihat partikel-partikel tipis pasir yang beterbangan membentuk suatu alur yang indah.

Kami mengunjunginya selepas mengunjungi kawah Gunung Bromo. Perjalanan menuju ke kawasan Pasir Berbisik Bromo dengan menggunakan kendaraan hartop melewati lautan pasir merupakan keasyikan tersendiri. Dengan lincahnya hartop menerobos kawasan yang dipenuhi oleh kabut pasir. Saat tiba terlihat kekaguman kami terhadap kawasan Pasir Berbisik. Meskipun terlihat sederhana, aliran angin yang sedikit menerbangkan partikel pasir yang halus membuat pemandangan terasa unik dan menarik.

TeamTouring Di Area Pasir Berbisik Bromo

Sebuah batu vulkanik kecil teronggok sebagai tanda lokasi pasir berbisik yang terekam dalam potongan film layar lebar Pasir Berbisik. Bagi yang belum pernah menonton film tersebut, rasa penasaran pasti bertambah. Banyak diantara wisatawan yang akhirnya penasaran untuk menonton film tersebut dan membuktikan kebenaran lokasi Pasir Berbisik apakah sama seperti pada film. Selain itu, sudah banyak perusahaan film lain yang memanfaatkan kawasan Bromo sebagai lokasi syuting meskipun sudah tidak dikenal karena terlalu banyak. (text/foto: annosmile)

Ada 2 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Muh Nahdhi Ahsan:

    Wis tekan puncak toh? Aku wis tau tekan tempat sing mengeluarkan asap solfatara kae. *praktikum mode ON*

  2. boy harisandi:

    wah keren nih, kira kira budget berapa ya kalo dari jakarta

Kirim pendapat