Senja di Pasar Ngarsopuro

Senja di Pasar Ngarsopuro
Rate this post

Mengelilingi kota Solo di waktu sore memang mengasyikkan. Di tengah perjalanan kami melewati sebuah jalan yang dipenuhi hiasan seni dan hiburan. Kami baru mengetahui bahwa Pasar Ngarsopuro telah mengalami penataan baik bangunan maupun lingkungan yang terdapat di dalam kawasan tersebut.

Pasar Ngarsopuro terletak di jalan yang menghubungkan antara kawasan citywalk Jalan Slamet Riyadi dengan Pura Mangkunegaran.

Menikmati beberapa sudut kawasan ini memang memberikan seni dan daya tarik seseorang untuk mengunjungi tempat ini. Akhirnya kami berhenti dan memarkir sepeda motor kami untuk berjalan dan berkeliling di sekitar kawasan Pasar Malam Ngarsopuro.

Suasana begitu lenggang namun masih banyak aktivitas di sekeliling pasar seperti wedangan hik dan penjual makanan lainnya. Disebuah sudut jalan sedang ada persiapan untuk sebuah minishow yang rutin digelar setiap minggu.

Beberapa ornamen, patung, dan topeng dipasang di sepanjang jalan disekitar Pasar Ngarsopuro membuat suasana terasa unik. Namun cukup disayangkan, beberapa diantaranya sudah mengalami kerusakan dan belum diperbaiki. Kerusakan ini sebagian besar dikarenakan ulah tangan usil yang sengaja merusak dan kami cukup menyayangkannya.

Lampu Sangkar Burung merupakan simbol keunikan yang dipancarkan oleh Pasar Ngarsopuro.

Hal yang cukup menarik adalah keberadaan lampu sangkar burung yang terletak di bagian ujung jalan yang berdekatan dengan kawasan citywalk jalan Slamet Riyadi. Bentuknya cukup unik dan mampu menarik pengunjung untuk menikmati keindahannya. Sayang, ada beberapa lampu yang telah mati dan mengurangi keindahan lampu sangkar burung. Menjelang malam hari, seputaran Pasar Ngarsopuro menjadi ramai oleh hiruk pikuk pengunjung yang ingin berbelanja di pasar malam maupun sekedar melihat-melihat keramaian pasar.

Ada 24 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. mawi wijna:

    Pasar Malam Ngarsopuro tapi kok sore dah tutup?

  2. ciwir:

    :D sangar tenan…..

  3. aRai:

    pengen rek keliling2 nang solo

  4. nahdhi:

    Sepertinya saya kemaren kesitu deh.

  5. ahmed fikreatif:

    hmmm,,,

    pengin pulang ke SOLO..
    :((

  6. Si ayi:

    Jalan2 di Solo emang mengasyikan apa lg dgn orang tersayang…
    :D

  7. cow:

    asyik tuh kalo blum pernah menginap di solo aku tapi sering lewat sih sebenarnya kalo ke Jogja

    salam kenal buat pemilik blog

  8. arek s:

    wahh nemu tim touring nih boleh dong diajak touring

  9. Tongkonan:

    Jadi kangen jalan2 ke solo lagi. :)

  10. Pojok Pradna:

    cocok buat acara S.O.L.O berikutnya (rock)

  11. Xitalho:

    Apik poll………. worship….

  12. norjik:

    Pasarnya keliatan udh modern ya mas :) Keren

  13. wisata solo:

    Wah.. bener-bener keren, kota Solo memang kota wisata budaya.. salah satunya pasar tradisional yang dengan gaya modernnya itu. Pasar Ngarsopuro.

  14. fayantori:

    aku dulu pernah ke jalan itu. namun kuarng memperhatikan hehhehe…

  15. nurrahman:

    akhirnya jadi, seep…jadi kepikiran kangen solo, hiks 3000x

  16. Yohan Wibisono:

    Salam Kenal dariku, nice artikel :D Sekalian mau bilang Met Puasa bagi yang puasa. Met sejahtera bagi yang gak njalanin. Semoga selamat & damai dimuka Bumi. Amin :D

  17. aming:

    solo yah….
    dicatet dulu deh tempatnya

  18. HTML1155:

    waahh…kapan ya bisa turing ke sana pake motor???

    thanks infonya nih…

  19. ulfa:

    Memang hobbyne jalan2 to mas??hehehe
    Salam kenal yaw :D

  20. johan zeroseven:

    “ngarsopuro” ,, tempat nongkrong favorit ni tempat..hehhhe

  21. joe:

    dulu aku kuliah di solo, hm… jadi kangen sama solo…

  22. traveling to heaven:

    hahahha the real heaven in solo? sayang saya belum pernha sampe sana jalan-jalannya, tapi klo inget solo saya jadi inget bakso jamur.,heheheh

  23. eddy kris subiyakto:

    solo kutho ora nate turu pancen bener tenan ya kota tdk pernah tidur. selalu ada kegiatan wisata kulinernya mmg asyiiiiiiiiik bnget. sy pengen kembali kesolo wae nanti pulang kampung.

  24. ayux:

    ech..mw tanya..di ngarso atda kumpulan anagk hip hop gx???

Kirim pendapat