Pasar Keroncong Kotagede 2015, Festival Keroncong Pertama Di Yogyakarta

Rate this post

Pasar Keroncong Kotagede merupakan perhelatan musik keroncong yang pertama kali diselenggarakan di kawasan pelestarian Kotagede pada akhir tahun 2015. Perhelatan musik ini diprakarsai oleh Djaduk Ferianto untuk melestarikan musik keroncong di kota Yogyakarta. Acara pertunjukan musik keroncong ini diselenggarakan selama sehari mulai dari sore hari hingga tengah malam. Pengunjung yang datang menyaksikannya tidak dipungut biaya alias gratis.

Pasar Keroncong Kotagede diselenggarakan pada hari Sabtu tanggal 12 Desember 2015 di kawasan pelestarian Kotagede Yogyakarta.

Logo Pasar Keroncong Kotagede 2015

Lokasi Pasar Keroncong Kotagede berada di tengah-tengah kawasan pelestarian Kotagede Yogyakarta. Rute menuju Kotagede dari pusat kota Yogyakarta cukup mudah dan dapat diakses dengan kendaraan pribadi. Ada beberapa rute menuju kawasan ini pertama melalui jalan menuju Terminal Giwangan ke arah timur, kedua melewati kawasan Gedong Kuning ke arah selatan, dan ketiga melewati Jalan Ringroad Timur Kotagede ke arah barat. Kendaraan pengunjung dapat diparkir di tepi jalan atau kantong-kantong parkir yang ada disekitar kawasan tersebut.

Panggung Loring Pasar Di Pasar Keroncong Kotagede 2015

Perhelatan Pasar Keroncong Kotagede 2015 diselenggarakan selama satu hari mulai pukul 16.00 hingga 24.00 WIB. Jadwal pementasan terpasang jelas di papan informasi yang berada di sekitar Pasar Legi Kotagede. Penonton bebas memilih panggung mana yang dikehendaki untuk menikmati sajian musik keroncong. Selain itu seperti pasar pada umumnya, antara penonton dengan penampil dapat saling berinteraksi tanpa ada penghalang.

Baca Juga  Mie Ayam Pak Itok, Nostalgia Mie Ayam Pojok Muha Yogyakarta

Panggung Sopingen Di Pasar Keroncong Kotagede 2015

Panggung Pasar Keroncong Kotagede 2015 terbagi dalam 3 (tiga) panggung kecil yang tersebar di kawasan pelestarian Kotagede Yogyakarta. Panggung pertama bernama Panggung Loring Pasar karena berada di sebelah utara Pasar Legi Kotagede. Panggung kedua bernama Panggung Sayangan karena berada di kampung Sayangan utara Masjid Kotagede. Panggung ketiga atau terakhir bernama Panggung Sopingen karena menempati halaman nDalem Sopingen Kotagede.

Salah Satu Penampilan Seniman Keroncong Di Pasar Keroncong Kotagede 2015

Beberapa orkes musik keroncong yang tampil dalam Pasar Keroncong Kotagede diantaranya Sinten Remen, Endah Laras, dan Kharisma. Selain itu ada beberapa bintang tamu yang turut meramaikan acara ini seperti Iga Mawarni, Subarjo HS, Didi Nini Thowok, hingga Lilik dan Heru dari kelompok musik Shaggydog. Nama-nama bintang tamu diatas sudah tidak asing di kancah dunia musik Indonesia.

Penampilan Iga Mawarni Di Pasar Keroncong Kotagede 2015

Perhelatan Pasar Kangen Kotagede 2015 terhitung sukses menarik minat pengunjung untuk datang menyaksikan pertunjukan musik ini. Meskipun hujan lebat sempat melanda kawasan tersebut hingga menjelang malam hari. Kegiatan pentas musik ini memiliki tujuan sebagai awal dari pelestarian musik keroncong di Indonesia khsususnya Kotagede sebagai kawasan pelestarian budaya. Penyelenggara berharap acara pertunjukan musik keroncong ini rutin diselenggarakan setiap tahun dan meniru kesuksesan pertunjukan musik jazz Ngayogjazz yang telah rutin diselenggarakan lebih dahulu. (text/foto: annosmile)

Kirim pendapat