Pantai Wohkudu, Pantai Perawan Diantara Dua Tebing

Pantai Wohkudu, Pantai Perawan Diantara Dua Tebing
1.8 (36%) 5 votes

Pantai Wohkudu sering terlewatkan ketika menjelajahi kawasan Pantai Kesirat dan Pantai Celengtibo. Padahal lokasi Pantai Wohkudu hanya Sekitar 100-200meter ke arah timur dari Pantai Kesirat. Alasannya lokasi Pantai Wohkudu cukup tersembunyi dan akses jalan tidak dapat dilalui dengan menyusur tebing karena terdapat jurang tebing yang tidak dapat dilewati.

Pantai Wohkudu terletak di Kampung Nglaos, Dukuh Wiroso, Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul. Merupakan salah satu pantai yang belum dikembangkan sebagai kawasan wisata di Gunungkidul.

Perjalanan Menuju Pantai Wohkudu

Lokasi Pantai Wohkudu sebetulnya dekat dengan Pantai Kesirat (Gesirat) hanya berjarak kurang dari satu kilometer. Hanya saja lokasi Pantai Wohkudu cukup tersembunyi dan hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Informasi mengenai petunjuk arah pun belum tersedia sehingga pengunjung Pantai Wohkudu harus bertanya kepada penduduk sekitar. Akibatnya banyak pengunjung yang tidak mengetahui keberadaan Pantai Wohkudu saat berwisata ke Pantai Kesirat yang berada didekatnya.

Perjalanan menuju Pantai Wohkudu melewati jalan setapak tidak semudah yang dibayangkan. Setelah memarkir sepeda motor disebuah gubug tanpa penjagaan, pengunjung Pantai Wohkudu harus menyusuri jalan setapak melewati ladang pertanian warga. Beberapa bagian jalan setapak yang dilalui penuh dengan tanaman liar yang lebat sehingga harus teliti dalam memilih jalan.

Hamparan Rumput Sekitar Pantai Wohkudu

Beberapa simpangan jalan setapak kadang cukup membingungkan dan menyesatkan. Namun beruntung, di dekatnya terlihat beberapa penduduk yang sedang mengurus ladangnya dan memberitahu arah jalan menuju Pantai Wohkudu. Penduduk sekitar menyarankan kepada pengunjung Pantai Wohkudu untuk berhati-hati.

Setelah melewati area semak belukar dan rerimbunan pohon jati, pengunjung pantai Wohkudu tiba di sebuah jalan setapak yang berada di atas tebing. Dari tempat ini mulai terlihat vegetasi khas tepi laut seperti pohon pandan laut dan rumput ilalang. Dibagian bawah tebing terdapat tanah lapang yang dipenuhi tumbuhan semak belukar dan rumput ilalang. Disamping tanah lapang terdapat tebing karang atau batu kapur yang lebih tinggi dari tebing karang tempat jalan setapak yang dilewati pengunjung Pantai Wohkudu.

Pantai Wohkudu merupakan kawasan wisata pantai yang sejalur dengan Pantai Kesirat, Celeng Tibo, dan Grigak. Akses menuju ke arah paling sulit diantara pantai-pantai tersebut.

Pantai Wohkudu Diapit Dua Tebing

Bunyi deburan ombak semakin terdengar keras dan angin membawa uap air laut. Jalan setapak yang dilalui mengarah ke dasar tebing atau area tanah lapang yang banyak ditumbuhi tanaman semak. Perlahan-lahan jalan setapak berganti dengan pasir pantai yang berwarna putih. Akhirnya pengunjung tiba di kawasan Pantai Wohkudu.

Sebagian kawasan pasir Pantai Wohkudu ditumbuhi oleh rumput liar yang berduri tajam. Tidak terlihat sampah makanan atau minuman yang dibuang sembarangan di kawasan Pantai Wohkudu. Selain itu belum nampak bekas atau jejak pengunjung yang berkemah (camping) di pantai ini. Sedikit jejak yang ada di pantai ini hanyalah tali senar pancing yang tersangkut di batuan karang. Pantai Wohkudu memang memberikan daya tarik pantai yang jarang terjamah manusia atau sering disebut pantai perawan.

Lapisan Karang Di Pantai Wohkudu

Luas bibir Pantai Wohkudu cukup sempit hanya selebar kurang dari 100 meter. Bila dibilang Pantai Wohkudu termasuk dalam golongan pantai tersempit atau terkecil dalam daftar kawasan pantai Gunungkidul. Namun area pasir pantainya cukup luas dan memanjang hingga pertemuan antara kedua sisi tebing.

Pantai Wohkudu diapit oleh tebing karang yang cukup tinggi dan tidak ada jalan naik untuk ke atas tebing. Terlihat masing-masing puncak tebing dipenuhi tanaman khas tepi pantai yang tumbuh cukup lebat dan tidak memberikan celah. Bila beruntung, pengunjung dapat melihat dan mendengar bunyi burung liar yang hidup disekitar kawasan pantai tersebut.

Celah Tebing Pantai Wohkudu

Pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan Pantai Wohkudu yang masih tampak alami ini. Bila kondisi pantai sedang surut, terlihat dasar laut yang berupa karang memanjang lebih dari 50 meter ke arah laut dalam. Diantara celah-celah karang tersebut kadang terlihat beberapa ikan kecil yang tersangkut. Beberapa hewan laut lain seperti bubu babi, bintang laut, dan ubur-ubur kadang ditemukan pada lubang karang.

Menjelang waktu sore hari, kawasan Pantai Wohkudu terasa gelap sebagian karena cahaya matahari terhalang oleh tebing disebelah barat. Waktu paling tepat untuk menikmati keindahan alam Pantai Wohkudu pada saat menjelang siang hari dan kondisi pantai sedang surut. Pengunjung diharapkan meninggalkan lokasi Pantai Wohkudu sebelum hari berubah gelap.

Annosmile Di Pantai Wohkudu

Sedikit informasi tambahan, Pantai Wohkudu saat ini masih dikategorikan sebagai pantai perawan dengan lokasi yang cukup tersembunyi. Satu-satunya akses jalan dengan melewati jalan setapak ditengah-tengah ladang pertanian penduduk. Bila menyusuri tebing tepi laut Pantai Kesirat hanya berujung pada bagian atas Pantai Wohkudu dan tidak ada jalan menuju ke bawah atau ke areaPpantai Wohkudu.

Pemerintah belum berencana untuk mengembangkan kawasan Pantai Wohkudu menjadi obyek wisata seperti halnya Pantai Kesirat yang ada di dekatnya. Pengunjung Pantai Wohkudu diharapkan selalu menjaga kebersihan dan membawa sampahnya kembali karena tidak ada tempat pembuangan sampah di kawasan pantai ini. (text/foto: annosmile)

Ada 6 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. airyz:

    jos! pantai tanpa sampah..
    udah jarang nemu sekarang  :(

  2. arif:

    nampak masih jarang terjamah, ane lum pernah sampai ke sana bung, kapan2 klo ke gunungkidul lagi akan diagendakan, makasih infonya :)

  3. Dhidhit:

    Pantai yang masih alami, Gunung Kidul memiliki Pesona pantai yang terpendam, mari berwisata ke Jogjakarta

  4. Riskha:

    semoga tetap terjaga kebersihannya dan pemerintah setempat segera membuat jalur ke lokasi yang lebih baik.

  5. Dara Suci Amini:

    Ngga bisa buat nge-camp ya? Ato ngga boleh?

    • admin:

      Hi Dara Suci Amini, bisa juga cuma areanya terbatas :-)

Kirim pendapat