Pantai Wediombo Gunungkidul, Tempat Paling Cocok Untuk Menikmati Matahari Terbenam

Pantai Wediombo Gunungkidul, Tempat Paling Cocok Untuk Menikmati Matahari Terbenam
3 (60%) 3 votes

Pantai Wediombo merupakan satu-satunya pantai di kabupaten Gunungkidul yang menghadap ke arah barat. Kelebihan ini membuat kawasan pantai ini paling cocok digunakan sebagai tempat menikmati matahari terbenam atau yang biasa disebut dengan sunset. Selain itu kontur pantai ini cukup unik karena terbentuk dari letusan gunung berapi purba jutaan tahun lalu dan sisa-sisanya masih terlihat jelas hingga saat ini.

Pantai Wediombo (Wedi Ombo) berada di desa Jepitu, kecamatan Girisubo, kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta.

Papan Nama Pantai Wediombo Gunungkidul

Lokasi Pantai Wediombo berada di sebelah timur kawasan Pantai Siung Gunungkidul. Rute termudah dari kota Wonosari menuju ke arah timur menuju ke kecamatan Semanu. Dari kecamatan Semanu ikuti papan petunjuk arah menuju Pantai Wediombo-Sadeng. Perjalanan panjang akan dilalui ketika melewati jalan ini dan ikuti jalan terus dan jangan berbelok memasuki area perkampungan. Hingga tiba disebuah pertigaan besar dimana belok ke kanan menuju ke arah Pantai Siung, Pok Tunggal, Krakal, serta Baron dan ke arah kiri menuju ke arah Pantai Wediombo serta Sadeng. Pilihlah jalan ke arah kiri hingga menemui sebuah pertigaan dan belok ke arah kanan menuju ke Pantai Wediombo hingga tiba di area parkir.

Nama Pantai Wediombo terdiri dari dua kata yaitu “wedi” dan “ombo”. Dalam bahasa Jawa, kata “wedi” bermakna tanah atau pasir sedangkan kata “ombo” berarti lebar atau luas.

Tangga Menuju Pantai Wediombo Gunungkidul

Area parkir Pantai Wediombo Gunungkidul berada di atas sebuah bukit di sisi timur pantai. Cukup luas untuk menampung belasan kendaraan beroda empat dan puluhan kendaraan beroda dua. Selain itu area parkir ini juga menyediakan parkir inap bagi wisatawan yang ingin camping di kawasan pantai ini. Pengunjung yang akan menuju ke area pantai harus berjalan menuruni anak tangga yang berjumlah puluhan saja.

Pemandangan Pantai Wediombo Gunungkidul Dari Balik Rerimbunan Pohon

Pengunjung yang tiba di kawasan pantai langsung disambut dengan luasnya pantai berpasir putih yang memanjang dari sisi sebelah kanan hingga ujung sebelah kiri. Garis Pantai Wediombo terbilang luas namun hamparan pasir hanya berada di tepi pantai. Selebihnya area pantai didominasi oleh bebatuan yang terbentuk dari letusan gunung vulkanik purba jutaan tahun yang lalu. Beberapa batuan vulkanik tersebut diantaranya menonjol ke permukaan dan terlihat jelas ketika air laut sedang surut. Sedikit informasi yang diketahui, kawasan Pantai Wediombo masuk dalam daftar Geosite Gunung Sewu yang ditetapkan UNESCO sebagai bagian dari Global Geopark Network (GGN).

Bila dilihat dari ketinggian atau atas bukit, bentuk Pantai Wediombo Gunungkidul menyerupai bulan sabit. Kawasan Pantai Wediombo sendiri sebenarnya sudah dipecah menjadi kawasan pantai-pantai kecil. Sebut saja area pantai di sudut utara pantai sekarang berkembang menjadi kawasan pantai baru bernama Pantai Nampu dan Bukit Indah. Sedangkan di sisi selatan terdapat cekungan batu membentuk sebuah kolam air laut yang saat ini dikenal sebagai Laguna Pantai Wediombo. Namun keberadaan Pantai Wediombo masih dipertahankan karena namanya sudah dikenal banyak orang sebagai kawasan wisata di timur kabupaten Gunungkidul.

Salah Satu Sudut Pantai Wediombo Gunungkidul

Fasilitas pendukung wisata di Pantai Wediombo Gunungkidul saat ini sedikit demi sedikit mulai dilengkapi agar mampu bersaing dengan kawasan pantai lain di Gunungkidul yang dibanjiri wisatawan seperti Pantai Indrayanti (Pulang Syawal). Pertama-tama telah dilakukan pembangunan area parkir dan dilanjutkan dengan pembangunan tangga turun menuju kawasan pantai. Belum lama ini juga telah dibangun area warung-warung makan, kamar mandi umum, dan mushola.

Hamparan Pasir Putih Pantai Wediombo Gunungkidul

Tidak mau kalah dengan kawasan pantai lain di Gunungkidul, Pantai Wediombo mulai dikembangkan wisata snorkeling dan surfing (selancar). Wisatawan dapat melakukan aktivitas snorkeling dan surfing dengan menyewa alat yang disewakan oleh masyarakat sekitar atau membawa sendiri dari rumah. Untuk surfing sendiri bisa dilakukan ketika ombak pasang sedang tinggi. Menurut informasi, beberapa tahun lalu pantai ini pernah menjadi lokasi lomba selancar (surfing) setingkat nasional. Sisi selatan Pantai Wediombo yang terdapat banyak bebatuan besar merupakan spot favorit untuk memancing ikan. Letaknya berdekatan dengan lokasi Laguna Pantai Wediombo. Jenis ikan yang biasa di dapat dari tempat ini adalah ikan panjo atau biasa dikenal dengan nama ikan cucut. Bentuk ikan panjo memanjang seperti ikan layur namun bentuknya silinder bukan pipih. Rata-rata berat satu ekor ikan panjo yang biasa didapat para pemancing sebenra 1-3 kilogram. Pengunjung dapat membeli ikan ini langsung dari pemancing karena kegiatan memancing yang dilakukan untuk menambah penghasilan.

Batuan Di Sekitar Pantai Wediombo Gunungkidul

Setiap tahun di kawasan Pantai Wediombo Gunungkidul rutin diselenggarakan tradisi sedekah laut yang biasa disebut masyarakat sekitar sebagai Tradisi Ngalangi Pantai Wediombo. Pada hari perayaan tersebut, masyarakat desa setempat berjalan beriring-iringan dari ujung desa atau dekat dengan area parkir atas menuju kawasan Pantai Wediombo sisi selatan untuk berdoa bersama-sama. Tradisi tersebut dimeriahkan kesenian lokal setempat dan ditutup dengan acara makan bersama dan prosesi larung sesaji ke tengah laut. (text/foto: annosmile)

INFORMASI
Pantai Wediombo
Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta

Retribusi
Tiket Masuk: Rp 5.000,-
Parkir Motor: Rp 3.000,-

Kirim pendapat