Pantai Trisik Kulon Progo Riwayatmu Kini

Pantai Trisik merupakan salah satu kawasan pantai di kabupaten Kulon Progo yang dikembangkan menjadi obyek wisata selain Pantai Glagah. Kawasan pantai ini cukup luas dan memanjang dari sisi barat muara Sungai Progo ke arah barat lebih dari satu kilometer. Keberadaannya sempat dijadikan obyek wisata andalan kabupaten Kulon Progo, namun entah mengapa namanya meredup dan tidak lagi dikenal wisatawan.

Pantai Trisik terletak di dusun Trisik, desa Banaran, kecamatan Galur, kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta.

Rerimbunan Pohon Cemara Udang Di Tepi Pantai Trisik Kulon Progo

Lokasi Pantai Trisik berada di sebelah barat muara Sungai Progo yang menjadi batas wilayah antara kabupaten Kulon Progo dengan kabupaten Bantul. Rute dari pusat kota Yogyakarta ke arah selatan melalui Jalan Bantul hingga tiba di perempatan Palbapang. Selanjutnya pilih jalan ke arah barat melewati Jalan Raya Palbapang-Srandakan. Setelah menyebrangi Jembatan Srandakan Sungai Progo, perjalanan akan memasuki wilayah kabupaten Kulon Progo. Ketika memasuki pertigaan utama Brosot (Galur) pilih jalan ke kiri menyusuri Jalan Daendels Pantai Selatan. Beberapa ratus meter berselang ada papan petunjuk arah menuju ke Pantai Trisik ke arah kiri. Ikuti jalan tersebut hingga tiba di kawasan pantai yang ditandai dengan pos penarikan retribusi masuk. Akses menuju kawasan pantai ini hanya dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi dan tidak tersedia transportasi umum. Waktu tempuh perjalanan sekitar 1-1,5 jam tergantung ramai sepinya lalulintas.

Baca Juga  Gudeg Yu Djum Wijilan 167, Salah Satu Legenda Kuliner Gudeg Dari Yogyakarta

Area tepi Pantai Trisik Kulon Progo saat ini terlihat rimbun oleh tanaman pohon cemara udang. Seperti yang kita ketahui jenis tanaman yang berfungsi mencegah abrasi yang disebabkan oleh angin laut ini telah lebih dulu sukses dikembangkan di area Pantai Goa Cemara dan Pantai Kuwaru Bantul. Pengunjung yang akan ke tepi pantai terlebih dahulu akan melewati lorong pohon Cemara Udang yang terlihat rimbun dan teduh. Kendaraan pengunjung dapat di parkir di bawah rerimbunan pohon Cemara Udang atau di area tanah lapang dekat dengan pemukiman penduduk. Pengunjung yang keluar dari area pohon Cemara Udang langsung tiba di kawasan pasir pantai tepi laut.

Pantai Trisik Kulon Progo merupakan pantai landai dengan pasir pantai berwarna kehitaman dimana jenis pasar pantainya sama dengan pasir pantai di Pantai Glagah. Kondisi pasir pantai berwarna kehitaman sekilas kurang menarik dilihat dibandingkan dengan pasir pantai berwarna putih. Ombak pantai di pantai ini terlihat cukup besar dan berbahaya karena terdapat palung laut yang dekat dengan bibir pantai. Pengunjung dilarang berenang di laut ataupun melakukan aktivitas di tepi laut/pantai..

Bibir Pantai Trisik Kulon Progo

Daya tarik lain Pantai Trisik adalah penangkaran penyu yang dikelola warga sekitar dengan nama Konservasi Penyu Abadi. Namun kondisi penangkaran tersebut terlihat sepi dan tidak ada penyu yang ditangkarkan. Menurut informasi, penyu ditangkarkan saat memasuki musim penyu bertelur. Penyu-penyu tersebut mendarat ke pantai kemudian bertelur pada malam hari pada kisaran bulan Mei hingga Agustus. Kedatangan penyu-penyu untuk bertelur di kawasan pantai ini dapat meningkatkan daya tarik wisata meskipun hanya musiman.

Baca Juga  Pantai Trenggole Gunungkidul Dan Batu Kubus Unik Di Tepi Pantai

Fasilitas pendukung wisata di kawasan Pantai Trisik terlihat kurang terawat dan tidak memadai. Kamar mandi umum yang berada di tepi pantai sudah rusak dan belum diperbaiki. Pengunjung yang akan menggunakan fasilitas tersebut harus menumpang di warung atau di masjid yang berada tidak jauh dari lokasi. Masalah sampah di tepi pantai sepertinya menjadi masalah sering dalam pengembangan kawasan pantai. Di tepi pantai banyak terdapat sampah ranting pohon dan kayu yang terdampar saat ombak sedang pasang. Di sisi lain sampah-sampah sisa makanan dan minuman menumpuk di bawah pohon yang cukup mengganggu pemandangan. Diharapkan pemerintah daerah cepat tanggap dalam mengatasi masalah ini. Secara keseluruhan Pantai Trisik kurang menarik lagi digunakan sebagai lokasi wisata karena banyaknya sampah berserakan yang tidak dibersihkan dan minimnya fasilitas pendukung wisata di kawasan pantai tersebut. (text/foto: annosmile)

INFORMASI
Pantai Trisik
Dusun Trisik, Desa Banaran, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta

Retribusi
Tiket Masuk: Rp 3.000,-/orang
Sepeda Motor; Rp 1.000,-

Kirim pendapat