Pantai Somandeng Gunungkidul Dan Pipa Saluran Air Laut

Pantai Somandeng Gunungkidul Dan Pipa Saluran Air Laut
3.3 (65%) 4 votes

Pantai Somandeng merupakan salah satu pantai yang baru dibuka sebagai kawasan wisata di sepanjang garis pantai di Gunungkidul. Menempati lokasi yang dahulu merupakan kawasan hutan cemara udang dan pandan laut yang ditanami oleh perhutani bekerjasama dengan Universitas Gadjah Mada. Pantai Somandeng dibuka menjadi kawasan wisata oleh penduduk setempat atas ijin pemerintah untuk memaksimalkan potensi wisata pantai di Gunungkidul.

Pantai Somandeng terletak di kawasan hutan cemara udang Pantai Sundak Timur, dusun Ngasem, desa Tepus, kecamatan Tepus, kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Memiliki ciri khas berupa pipa besar yang mengarah ke tengah laut.

Pipa Saluran Air Ke Laut Pantai Somandeng Gunungkidul

Pembukaan hutan tepi pantai ini tetap menjaga kelestarian dengan tidak melakukan penebangan pohon cemara udang yang berjajar di tepi jalan namun hanya merapikan dan memperindahnya saja. Namun tetap saja dalam prosesnya beberapa pohon ditebang dengan alasan untuk penataan. Suasana kawasan Pantai Somandeng ini cukup sepi bila dibandingkan dengan pantai yang terdapat di sebelah timurnya yaitu Pantai Pulang Syawal yang terdapat Resort dan Resto Cafe Indrayanti yang terlihat ramai meskipun bukan hari libur.

Gubug Santai Di Pantai Somandeng Gunungkidul

Pantai Somandeng Gunungkidul yang terbilang merupakan pantai baru yang dibuka sebagai kawasan wisata masih perlu banyak pembenahan. Hampir sama dengan Pantai Pulang Syawal (Indrayanti), Pantai Somandeng ini juga dikelola oleh swasta dan sedang dilakukan pembangunan sarana dan prasarana seperti penginapan, kamar mandi umum, dan warung makan. Memasuki kawasan pantai Somandeng disambut dengan rerimbunan pohon cemara udang dan beberapa warung penjual makanan dan minuman. Warung-warung pedagang dibangun berjajar seragam dan rapi di sela-sela pohon cemara udang dan pohon pandan laut.

Pemandangan Pantai Somandeng Gunungkidul Dari Atas Bukit

Berjalan menyusuri pantai Somandeng terlihat pemandangan pantai yang luas tanpa terhalang oleh pulau karang. Deburan ombak pantai sama seperti pantai yang berada di dekatnya. Ombak cukup besar dengan intensitas sedang khas pantai selatan yang kadang berbahaya digunakan untuk bermain ombak. Sebagian tepi laut dipenuhi karang yang ditumbuhi tanaman laut dimana pada celah-celah karang kadang tersangkut binatang laut seperti bintang laut dan ikan berukuran kecil.

Kondisi Pantai Somandeng Gunungkidul Saat Surut

Pipa-pipa yang mengarah ke lautan menjadi ikon atau ciri khas dari Pantai Somandeng. Pipa-pipa yang berukuran besar keluar dari timbunan pasir mengarah ke laut. Beberapa bagian pipa mengalami kerusakan akibat ganasnya ombak. Sepertinya pipa tersebur berfungsi untuk mengambil air laut untuk kolam-kolam milik Balai Benih Ikan Air Laut yang lokasinya tidak jauh dari pantai tersebut.

Tebing Sisi Timur Pantai Somandeng Gunungkidul
Pantai Somandeng memberikan kenyamanan berupa area rerimbunan pohon cemara udang yang saat ini gencar dilakukan penanaman di pesisir pantai selatan pulau Jawa untuk mencegah abrasi dan melindung pasir pantai. Walaupun pemandangan Pantai Somandeng terlihat datar dan kurang menarik, pantai ini masih menawarkan suasana pantai berpasir putih yang bersih.

Fasilitas pendukung kawasan Pantai Somandeng cukup lengkap dan tidak kalah dengan Pantai Pulang Syawal. Persewaan villa atau kamar penginapan, rumah makan yang menyediakan masakan laut (sea food), warung-warung yang menjajakan kelapa muda dan camilan, gubug-gubug gazebo yang disewakan untuk bersantai, dan sebagainya. Bedanya di kawasan pantai Somandeng belum tersedia atraksi laut seperti speedboat seperti Pantai Pulang Syawal (Indrayanti). Pantai Somandeng ini dapat menjadi pilihan alternatif bila kita merasa kurang nyaman akan keramaian Pantai Pulang Syawal yang terdapat disebelahnya. (text/foto: annosmile)

Ada 1 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. HeruLS:

    Wah, dekat Sundak ternyata yah

Kirim pendapat