Pantai Parang Kursi Banyuwangi Dan Mitos Ratu Laut Selatan

Pantai Parang Kursi Banyuwangi Dan Mitos Ratu Laut Selatan
3.2 (63.33%) 6 votes

Pantai Parang Kursi merupakan salah satu pantai perawan yang letaknya cukup tersembunyi di wilayah kabupate Banyuwangi. Akses menuju pantai ini tergolong cukup sulit karena harus berjalan kaki melewati area perbukitan dan lembah yang dipenuhi dengan hutan tropis milik Perhutani. Selain itu pantai ini memiliki mitos dimana terdapat bebatuan karang raksasa yang berbentuk kursi yang dipercaya sebagai singgasana Ratu Laut Selatan atau dikenal dengan Nyi Roro Kidul.

Pantai Parang Kursi terletak di dusun Ringinagung, desa Pesanggaran, kecamatan Pesanggaran, kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Rerimbunan Semak Di Tepi Pantai Parang Kursi Banyuwangi

Lokasi Pantai Parang Kursi berada di pesisir pantai Banyuwangi bagian selatan yang menghadap ke arah samudera Indonesia. Pada mulanya akses menuju ke pantai ini melalui jalan setapak yang berada di sebelah barat Pantai Lampon. Namun setelah kawasan Pantai Lampon digunakan sebagai tempat latihan tempur dan Pangkalan Selam Marinir TNI AL, akses jalan menuju pantai ini ditutup dan wisatawan dipersilakan melalui jalur lain. Saat ini satu-satunya akses menuju Pantai Parang Kursi melewati jalan setapak yang berada di dusun Ringinagung atau desa Pesanggaran.

Pemandangan Sisi Timur Pantai Parang Kursi Banyuwangi

Rute menuju Pantai Parang Kursi Banyuwangi hampir sama dengan rute menuju ke arah Pantai Pulau Merah karena letak pantai ini berada di sebelah timur Pantai Pulau Merah. Dari pusat kota Banyuwangi ikuti jalan menuju ke arah Rogojampi-Srono-Benculuk- Jajag. Dari pertigaan Jajag pilihlah jalan ke arah Pantai Pulau Merah higga tiba di Pasar Pesanggaran. Perjalanan dilanjutkan melewati jalur utama menuju ke Pantai Pulau Merah. Beberapa kilometer berselang ada pertigaan jalan kecil tanpa lampu merah dengan papan petunjuk arah menuju Pantai Parang Kursi berukuran kecil. Ikuti jalan kecil tersebut hingga tiba di pemukiman terakhir yang menyediakan penitipan sepeda motor. Kondisi jalan kecil tersebut sebagian rusak dan sebagian masih berupa jalan tanah. Pengunjung dapat menggunakan kendaraan roda empat hingga tiba di pemukiman terakhir namun disarankan menggunakan kendaraan roda dua seperti sepeda motor. Perkiraan waktu tempuh perjalanan dari pusat kota Banyuwangi hingga tiba di desa terakhir sekitar 2 (dua) jam.

Perjalanan menuju Pantai Parang Kursi Banyuwangi belum berakhir karena dari pemukiman terakhir atau tempat penitipan parkir harus berjalan menyusuri jalan setapak sejauh 3-4 kilometer menembus area hutan lindung milik perhutani. Medan jalan setapak yang dilewati terdiri beberapa bagian dimana melewati area hutan lindung pinggir pemukiman, menyeberangi muara sungai, melewati area tambang emas yang diusahakan rakyat, mendaki dan melewati area bukit atau gunung Tumpang, dan terakhir melewati hutan jati dan hutan lindung hingga tiba di tepi pantai. Saat musim hujan kondisi jalan setapak cukup licin, basah, dan kadang terdapat genangan air. Hal ini cukup sulit dilewati karena alas kaki akan penuh dengan gumpalan tanah dan memperberat kaki saat melangkah. Waktu tempuh dengan berjalan kaki ini berkisar antara 1-2 jam tergantung kecepatan dalam melangkah. Beberapa informasi yang kami dapat, medan jalan setapak ini dapat dilalui dengan kendaraan roda dua khususnya medan offroad pada musim kemarau karena kondisi tanah yang mengering dan tidak ada genangan air.

Pemandangan Sisi Barat Pantai Parang Kursi Banyuwangi

Pantai Parang Kursi Banyuwangi merupakan pantai landai berpasir putih dengan beberapa bongkahan karang di tepi pantai.  Sebuah bongkahan batu karang raksasa tampak di sisi kanan saat memasuki kawasan pasir pantai. Kondisi air laut saat itu sedang surut dan pengunjung dapat mendekati bongkahan batu karang raksasa tersebut. Namun ketika ombak pasang, seluruh area pasir pantai yang berada di sekitar batu tersebut tenggelam oleh air dan terlihat seperti pulau kecil yang terpisah oleh daratan.

Batu Karang Raksasa Di Pantai Parang Kursi Banyuwangi

Batu karang raksasa yang berada di tepi Pantai Karang Kursi tersebut menjadi asal usul nama pantai dan mitos yang berkaitan dengan Ratu Laut Selatan. Bila diperhatikan dengan teliti, batu karang raksasa tersebut menyerupai singgasana (kursi raja) dan konon menjadi salah satu singgasana milik Ratu Laut Selatan atau Nyi Roro Kidul. Meski sarat akan mitos, bentuk batu karang raksasa yang unik menjadi lokasi berfoto favorit bagi pengunjung yang datang ke pantai ini. Namun pengunjung harus berhati-hati karena batu karang tersebut cukup licin ketika basah dan ada beberapa bagian karang yang tajam. Bika kurang hati-hati akan sangat berbahaya karena dapat terluka atau jatuh ke laut yang dibagian dasar banyak terdapat karang-karang kecil.

Annosmile Di Pantai Parang Kursi Banyuwangi

Ada beberapa saran kepada pengunjung yang akan menuju ke Pantai Parang Kursi Banyuwangi. Saran tersebut antara lain berangkat bersama-sama taua tidak sendirian; kondisi tubuh sedang fit, sehat, dan tidak kelelahan; bawalah bekal makanan yang cukup karena tidak ada penjual makanan di area pantai; bawalah sampah kembali ke lokasi penitipan motor dan jangan dibuang sembarangan; berangkat pagi karena membutuhkan banyak waktu; dan tunda perjalanan ketika cuaca sedang tidak bersahabat. (text/foto: annosmile)

INFORMASI
Pantai Parang Kursi
Dusun Ringinagung, Desa Pesanggaran, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Retribusi
Tiket Masuk: gratis
Parkir Motor: Rp 2.000,-

Ada 6 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. bersapedahan:

    bener2 ngumpet nih pantai …. tapi memang keren dan bersih … asyikkk
    kayaknya kalau ke sini mesti rame2 ….

  2. Dadali:

    nica tulisannya kak, good

  3. Okawa:

    aduh coba ada begituan deket jakarta.. gratis lagi.. ludes deh hehe… bagus mas panoramanya

  4. febru kresnanto:

    waow…sip2…

  5. Vinz Prasetyo:

    bisa jadi list destinasi liburan brikutnya nih.!

  6. christina budi:

    aku malah drng tekan kene…

Kirim pendapat