Pantai Ngeden Gunungkidul, Sebelumnya Bernama Asli Pantai Ngedan

Pantai Ngeden Gunungkidul, Sebelumnya Bernama Asli Pantai Ngedan
3 (60%) 17 votes

Pantai Ngeden atau Ngedan merupakan daya tarik wisata alternatif baru yang belum lama ini dibuka sebagai obyek wisata. Kondisi pantai masih cukup alami dan masih dikategorikan sebagai pantai perawan. Konon, pemandangan Pantai Ngedan tidak kalah dengan pemandangan pantai di Pulau Bali bahkan Pulau Lombok sekalipun.

Pantai Ngedan yang berganti nama menjadi Pantai Ngeden berada di Dusun Bedalo, Desa Krambilsawit, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Pantai ini diresmikan sebagai kawasan wisata pada bulan Februari 2015.

Papan Petunjuk Arah Menuju Pantai Ngeden

Lokasi Pantai Ngedan berada di kecamatan Saptosari yang berada di sebelah barat daya dari kota Wonosari. Bila ditarik dari garis pantai, lokasi Pantai Ngedan berada diantara Pantai Ngobaran dengan Pantai Gesing. Namun untuk menuju ke Pantai Ngedan cukup sulit karena masih minim papan petunjuk arah menuju lokasi dan banyaknya persimpangan jalan.

Akses jalan menuju Pantai Ngedan berbeda dengan akses jalan menuju pantai lain yang ada didekatnya semisal Pantai Ngobaran dan Pantai Gesing. Satu-satunya jalan menuju Pantai Ngedan adalah pada simpangan kecil Jalur Lintas Selatan (JLS) yang menghubungkan antara kecamatan Saptosari dengan kecamatan Panggang, kabupaten Gunungkidul. Simpangan kecil tersebut ditandai dengan Masjid Nurul Huda dengan ciri bercat hijau yang dibangun diatas bukit.

Asal-usul nama Pantai Ngeden adalah sebuah nama yang diberikan untuk menggantikan nama pantai sebelumnya yaitu Pantai Ngedan. Nama “ngedan” dirasa kurang baik karena dalam bahasa Indonesia (ng)edan berarti gila. Penggunaan nama baru ini diumumkan saat peresmian kawasan Pantai Ngeden sebagai obyek wisata pada bulan Februari 2015. Namun saat ini sebagian orang masih memiliki menggunakan nama lama pantai yaitu Pantai Ngedan.

Pemandangan Pantai Ngeden Dari Atas Bukit

Awalnya, kondisi jalan menuju ke Pantai Ngedan cukup bagus dan telah diaspal dengan baik. Beberapa kilometer berselang dan menemukan sebuah pertigaan yang terdapat tugu kecil pada bagian tengah, ambil jalan ke arah kiri. Jalan tersebut telah diaspal namun kondisinya telah rusak dan belum diperbaiki. Disini calon pengunjung Pantai Dengan diuji dengan medan jalan rusak berlubang hampir dua kilometer. Perjalanan dilanjutkan dengan melewati jalan beraspal yang masih dalam kondisi baik.

Tantangan jalan tidak berhenti karena pengunjung pantai Ngedan diharuskan melewati jalan cor semen melewati area perkampungan penduduk. Jalan cor semen ini merupakan satu-satunya jalan menuju ke arah Pantai Ngedan dengan menggunakan kendaraan pribadi. Jalan tersebut memiliki berjarak  lebih dari 10 kilometer dan harus dilewati oleh pengunjung Pantai Ngedan bila ingin tiba di pantai. Namun jangan khawatir jalan cor semen yang dilalui cukup landai dan tidak naik turun curam seperti jalan cor semen menuju ke Pantai Kesirat (Gesirat).

Tulisan Pantai Ngeden Di Kawasan Pantai

Selama perjalanan menuju ke Pantai Ngedan belum ada pos penarikan retribusi wisata atau gratis. Sepertinya pengelola wisata setempat dan pemerintah daerah menggratiskan biaya masuk tempat ini sebagai promosi wisata dan ramai dikunjungi wisatawan. Sekitar seperempat jam berselang akhirnya tiba di kawasan Pantai Ngedan.

Area parkir Pantai Ngedan telah dibangun secara permanen dan berpaving. Cukup untuk menampung puluhan kendaraan roda dua dan beberapa kendaraan roda empat. Pembangunan area parkir ini sepertinya baru selesai dikerjakan karena kasih tampak bersih dan masih terlihat sisa-sisa material. Kondisi area parkir ini masih tampak gersang karena belum ada pohon sebagai perindang atau tenda untuk berlindung dari panasnya sinar matahari.

Pasir Pantai Ngedan Gunungkidul

Di samping area parkir Pantai Ngedan terdapat sebuah gasebo beratap warna biru. Gasebo ini menghadap langsung ke arah Pantai Ngedan tanpa ada penghalang. Cukup menarik digunakan untuk bersantai sambil menikmati pemandangan lautan dari Pantai Ngedan atau berteduh dari sengatan sinar matahari. Kondisi gasebo tersebut saat ini masih baru dan harapan kedepannya dirawat dengan baik.

Area Pantai Ngedan tidak luas dan diapit oleh dua buah tebing pada sisi kanan dan kiri. tebing tersebut dipenuhi oleh tanaman khas tepi pantai yang didominasi pohon pandan laut. Pasir Pantai Ngedan berwarna putih dengan tekstur butiran pasir lembut. Kondisi pasir pantai masih terlihat bersih dan belum ditemukan sampah yang tersembunyi di dalam pasir. Diharapkan wisatawan yang berkunjung ke Pantai Ngedan untuk menjaga kebersihan dan membuang sampah ditempat yang disediakan.

Batuan Karang Di Pantai Ngedan

Batuan karang Pantai Ngedan banyak terlihat pada sisi kiri pantai yang berhimpit dengan tebing. Ukurannya bermacam-macam mulai dari yang berukuran kecil hingga paling besar. Sebagian diantaranya tampak ketika ombak sedang surut karena terendam air laut saat ombak pasang. Tekstur batu karangnya cukup unik dan sebagian ditumbuhi oleh tanaman lumut.

Di sekitar Pantai Ngedan terdapat beberapa pantai yang menarik untuk dijelajahi seperti Pantai Jugala dan pantai Nglimun (Ngelimun). Kedua pantai tersebut masih satu kompleks dengan Pantai Ngedan dan dapat diakses dengan berjalan kaki melewati jalan setapak. Daya tarik pantai tersebut adalah sebagai lokasi memancing di laut. Menjelang sore hari banyak pemancing datang di kawasan pantai ini untuk memancing dari sore hingga pagi hari.

Annosmile Di Pantai Ngedan

Masih banyak catatan untuk mengembangkan kawasan Pantai Ngedan agar layak dikunjungi wisatawan. Sarana jalan yang rusak harus segera diperbaiki untuk mempermudah akses menuju ke lokasi. Fasilitas pendukung vital yang belum ada seperti kamar mandi dan wc umum hendaknya segera dibangun. Selain itu pembangunan warung-warung penjual harus diatur dan ditata agar tidak mengganggu pemandangan.

Beberapa waktu kedepan, Pantai Ngedan akan menjadi primadona wisata yang tidak kalah dengan wisata pantai terkenal di Gunungkidul. Terlebih ketika Jalur Lintas Selatan (JLS) yang melewati wilayah kabupaten Gunungkidul selesai dibangun dan infrastruktur jalan menuju ke pantai telah diperbaiki. Pantai ini memiliki daya tarik yang tidak kalah dibandingkan pantai-pantai lain yang sudah terkenal dan sudah lama dikembangkan sebagai kawasan wisata. Daya tarik wisata tersebut sebut saja pemandangan pantai alami berpasir putih, batuan karang, tempat berkemah (camping), dan salah satu lokasi memancing di laut. (text/foto: annosmile)

PETA

Ada 8 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. mawi wijna:

    ngeden = ngendog? namanya kok aneh2…

    • admin:

      Hi Mawi Wijna,
      Iya ganti nama pun tetep serba salah hihihi

  2. Andana Paringga:

    Wah apik iki…semoga segera bisa sampai sini…ngeden tu kalo susah keluar itu bukan ya mas…hahaha…

    • admin:

      Hi Andana Paringga,
      Betul mas jadi serba salah ganti nama ini :-)

  3. Wisataku:

    Pantai Ngeden sangat cantik dan masih perawan, sayangnya jalannya masih banyak yang rusak. Mudah-mudahan pembangunan sarana dan infrastruktur yang sedang berjalan bisa lebih cepat di selesaikan. Amin.

    • admin:

      Hi Wisataku,
      Seoga sarannya segera direspon oleh pemerintah daerah setempat :-)

  4. Nasirullah Sitam:

    Tahun lalu diajak ngecamp di sini pakai sepeda, tapi aku nggak kit hehehhe. Pengen ke sini kalo akhir pekan.

    • admin:

      Hi Nasirullah Sitam,
      Hihihi sekarang kayaknya sudah rame mas :-)

Kirim pendapat